PPU Susun RPJMD 2025–2029, Bupati: Ini Cetak Biru Masa Depan Daerah

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025 - 23:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor.

Foto: Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor.

Lintasjejaring.com, Balikpapan – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus menunjukkan komitmen kuat dalam menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan.

Melalui kegiatan sinkronisasi penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 dengan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dikumpulkan dalam satu forum strategis di Ballroom Hotel Novotel Balikpapan, Kamis, (8/5/2025).

Kegiatan yang digagas Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU ini melibatkan kolaborasi dengan tim ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Tim Penyusun Pemda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sinergi ini dirancang untuk menghasilkan kebijakan pembangunan yang terukur, terintegrasi, dan sejalan dengan visi daerah.

Baca Juga:  Mudyat Noor Soal Pasar Petung:  Masih Pertimbangkan Lanjutkan Kerjasama Atau Kelola Mandiri

Bupati PPU, Mudyat Noor, dalam arahannya menekankan bahwa RPJMD dan Renstra bukan sekadar formalitas, melainkan pondasi utama dalam menggerakkan seluruh sektor pemerintahan.

Ia menyebut, dokumen ini memuat visi, misi, dan program prioritas yang harus menjadi pedoman semua OPD dalam merancang kegiatan pembangunan.

“RPJMD ini adalah panduan utama kita. Jika disusun dengan arah kebijakan yang solid dan konsisten, dampaknya bisa terasa jauh ke depan,” ujar Bupati Mudyat.

Ia menegaskan bahwa visi besar pembangunan PPU untuk periode 2025–2029,

“Berkolaborasi Membangun Penajam Paser Utara yang Unggul, Berkeadilan, Sejahtera, dan Berdaya Saing sebagai Gerbang Ibu Kota Nusantara.”

Untuk itu, visi ini wajib diterjemahkan secara nyata ke dalam misi, sasaran, dan program di setiap OPD.

Baca Juga:  TTG XI Tingkat Provinsi Berakhir, Semangat Inovasi Terus Menyala

Bupati Mudyat juga memaparkan enam misi utama yang menjadi landasan RPJMD 2025–2029, mulai dari peningkatan SDM dan tata kelola pemerintahan, penguatan ekonomi dan ketahanan pangan, hingga pemerataan pembangunan dan pengembangan sosial budaya yang inklusif.

Tak kalah penting, ia menekankan agar penyusunan Renstra dilakukan secara kolaboratif dan tidak hanya menjadi dokumen administratif.

“Setiap rupiah dari APBD adalah amanah rakyat. Maka Renstra harus SMART — spesifik, terukur, bisa dicapai, relevan, dan tepat waktu,” tegasnya.

Bupati juga menginstruksikan Sekda, para Asisten, dan Kepala Bapelitbang untuk mengawal ketat arah pembangunan ini hingga RPJMD resmi ditetapkan sebagai Peraturan Daerah.

Baca Juga:  Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban

“Kita hanya punya satu kesempatan penting ini. RPJMD harus benar-benar jadi cetak biru pembangunan PPU sebagai gerbang utama IKN,” katanya penuh keyakinan.

Di penghujung arahannya, Bupati mengajak seluruh jajaran OPD menjadikan momen ini sebagai titik tolak untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan menyatukan langkah menuju kemajuan daerah.

“Langkah hari ini adalah warisan untuk masa depan PPU dan generasi penerus,” tutupnya.

Dengan langkah serius ini, Pemkab PPU menunjukkan tekad untuk membangun fondasi yang kuat menuju daerah yang makin tangguh, inklusif, dan siap menyambut era baru sebagai bagian dari Ibu Kota Nusantara. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru