Bupati Mudyat Sampaikan LKPD Unaudited PPU ke BPK RI Kaltim

- Redaksi

Kamis, 27 Maret 2025 - 19:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Momen penyerahan resmi LKPD 2024 oleh Bupati PPU di Auditorium BPK RI Perwakilan Kaltim, Samarinda.

Foto: Momen penyerahan resmi LKPD 2024 oleh Bupati PPU di Auditorium BPK RI Perwakilan Kaltim, Samarinda.

Lintasjejaring.com, Samarinda — Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2024 kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Kalimantan Timur, Rabu, (26/3/2025).

Dokumen LKPD tersebut diserahkan langsung oleh Bupati PPU, Mudyat Noor, kepada Kepala BPK RI Perwakilan Kaltim, Mochammad Suharyanto, di Auditorium Nusantara, Kantor BPK Kaltim, Samarinda.

Penyerahan ini juga merupakan tindak lanjut dari surat Bupati PPU Nomor 900/545-TU-PIMP/BKAD tertanggal 24 Maret 2025.

Kepala Perwakilan BPK Kaltim, Mochammad Suharyanto, mengapresiasi seluruh kabupaten/kota di Kaltim karena telah menyampaikan LKPD tepat waktu.

Menurutnya, ketepatan waktu ini menjadi indikator kedisiplinan tata kelola keuangan yang patut dipertahankan.

Selanjutnya, BPK akan melakukan proses audit selama dua bulan guna menentukan opini atas laporan keuangan dari masing-masing daerah.

Baca Juga:  Pantai Tanjung Jumlai Dibersihkan, Wabup PPU Ajak Warga Jadikan Kebersihan Sebagai Budaya Berwisata

Ia berharap daerah yang tahun lalu berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), termasuk Kabupaten PPU, dapat kembali mempertahankannya tahun ini.

“Ketepatan waktu adalah awal yang baik. Kami berharap pemeriksaan berjalan lancar dan seluruh data yang dibutuhkan tersedia lengkap,” ujar Suharyanto.

Ia juga mengingatkan agar seluruh kepala daerah memastikan pejabat terkait, khususnya yang menangani urusan keuangan, selalu siap mendampingi selama proses audit berlangsung.

Baca Juga:  Wakil Bupati PPU Jajaki Kerja Sama Ekonomi di Kedubes Singapura

Kehadiran mereka, menurutnya, sangat penting demi memperlancar pemeriksaan.

Langkah cepat dan tepat dari Pemkab PPU ini menunjukkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.

Harapannya, capaian positif ini dapat terus berlanjut, membawa Kabupaten PPU menuju pemerintahan yang semakin profesional dan dipercaya publik. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru