LINTASJEJARING.COM, Jakarta – Beragam destinasi wisata populer didunia tengah dilanda isu overtourism. Fenomena ini sendiri membuat sejumlah destinasi wisata mengambil langkah – langkah untuk menangani permasalahan overtourism, dengan menghasilkan aturan baru.
Destinasi wisata yang berada di Pulau Bali pun turut menjadi salah satu destinasi wisata yang terkena overtourism.
Dua media luar seperti CNN International dan Channel News Asia (CNA) tengah membahas isu yang melanda pulau dewata tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
I Putu Anom, selaku Pengamat Wisata sekaligus seorang Guru Besar Pariwisata dari Universitas Udayana menyampaikan pandangannya terkait isu overtourism yang menjadi perhatian utama dari industri pariwisata.

Menurutnya, isu terkait overtourism yang dibuat oleh media asing terhadap Bali adalah informasi yang prematur.
Dia juga menyampaikan bahwa isu yang mengikutsertakan Bali terjadi karena Bali punya kelemahan dalam sisi infrastruktur, hinhga banyak aktivitas wisata di Bali bagian selatan, yang berakibat pada kepadatan dan penumpukan di sekitar daerah tersebut.
Ia juga menyoroti terkait permasalahan pengelolaan sampah dan infrastruktur yang belum memadai, seperti di kota Denpasar yang sering mengalami banjir setelah diterpa hujan. Pemerintah Provinsi juga diharapkan dapat segera melakukan perbaikan drainase.
“Banyaknya pembangunan juga menyebabkan kurangnya ruang terbuka hijau semakin berkurang, yang mengakibatkan penurunan resapan air. Ini bukan masalah overtourism, tapi ketidakmerataan dan kekecewaan karena fasilitas yang kurang,” ucapnya.
Adapun, fokus pariwisata di Bali dilakukan pada Bali bagian selatan seperti Nusa Dua, Kuta Utara, Kuta Tengah, dan Kuta Selatan.
“Pelabuhan Benoa, yang menjadi titik penyeberangan ke Tiga Gili di Lombok, juga berlokasi di sini (Bali Selatan),” jelasnya.
Dari sudut pandang anom, sangat jelas bahwa bali sangat membutuhkan sebuah pendekatan yang lebih seimbang dalam menggembangkan pariwisatanya. Transportasi massal yang direncanakan agar dapat memudahkan perjalanan wisatawan ke tempat – tempat wisata lain di Bali.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur yang merata serta pengelolaan sampah yang lebih baik, dan kebijakan yang mendukung keberlanjutan lingkungan hidup adalah kunci utama dalam memastikan langkah agar Bali dapat terus berkembang tanpa mengorbankan keindahan dan keunikan yang dimilikinya.
Penulis : Sean
Editor : Niken









