Pemkab Malinau Gencar Lakukan Penurunan Stunting, Sesuai Target Nasional.

- Redaksi

Jumat, 8 Maret 2024 - 11:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist.

Foto: Ist.

Lintasjejaring.com, Malinau- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malinau katakan Anggaran Pendapatan belanja Daerah (APBD) Malinau 2024 akan berfokus pada penanganan stunting di masyarakat. Jumat (08/03/24).

Penanganan stunting terus di lakukan dikawasan Utara Pulau Kalimantan, termasuk Kabupaten Malinau.

Dalam rembuk stunting se-Provinsi Kalimantan Utara di Malinau, dipaparkan sejumlah kegiatan penanganan dan alokasi anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun keseluruhan anggaran kegiatan intervensi berjumlah Rp 123,6 miliar dengan total 5 kegiatan pembangunan yang bersinggungan dengan program intervensi penanganan stuntinh di Kab. Malinau, yakni :

  • Program Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum dengan total anggaran Rp 22,5 miliar.
  • Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan sebesar Rp 750 juta.
  • Pemberdayaan Masyarakat Desa berupa penyediaan dana Penurunan Stunting pada desa lokus senilai Rp 1,2 miliar.
  • Program RT BERSIH dilaksanakan sebagai penunjang aktivitas ekonomi masyarakat, penunjang ketahanan pangan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan total anggaran Rp 99 miliar.
  • Dan RASDA PLUS dilaksanakan program peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan masyarakat Rp 117,7 juta.
Baca Juga:  Rudi P mangunsong Dukung Upaya Pemkab Berau Mempercantik Dermaga Sanggam
Foto: Wakil Bupati Kab. Malinau sekaligus Ketua TPPS Ka. Malinau

Wakil Bupati Malinau, Jakaria sekaligus Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Malinau menerangkan, jika Pemkab Malinau telah merencanakan sejumlah kegiatan untuk menekan angka stuntibg di Malinau.

“Di awal tahun 2024 ini, kita telah merencanakan sejumlah kegiatan penekanan stunting. Jika kita berkaca pada program tahun 2023 lalu, hasil dari pelaksanaan peogram tersebut hasil positif dan dapat menurunkan angka stunting di Malinau,” ungkapnya. Kamis (07/03/24).

Dengan pelaksanaan program stunting di tahun 2023 lalu yang menunjukkan hasil positif, maka pada tahun 2024 ini, Pemkab. Malinau akan terus berupaya meningkatkan program intervensi stunting yang lebih optimal lagi. Salah satunya, dengan program penurunan angka stunting yang akan dipaketkan dengan kegiatan lintas sektoral.

Baca Juga:  Hutan Tanpa Pengelola, Surga Aktivitas Ilegal? YKAN Angkat Dilema Pelemahan Harga Kayu

“Di tahun ini, sesuai dengan SK Bupati Malinau, lokus stunting kita tersebar di 5 kecamatan. Dan kita sudah merumuskan skema yang tepat dengan dibarengi kwgiatan OPD di tahun ini,” pungkas Jakaria.

Pemkab Malinau berkomitmen untuk menekan angka stunting di masyarakat Malinau hingga sesuai pada target angka nasional.

Angka prevalensi stunting atau tengkes di Kabupaten Malinau ditarget dapat turun hingga 9 persen pada tahun 2024. Hal ini masih menjadi upaya kerja keras Pemkab Malinau, untuk menurunkan angka pravalensi stunting Malinau yang masih duduk di angka 23 persen dan masih jauh dari angka minimal.

Baca Juga:  Kekurangan Petugas Kebersihan Di Pesisir Berau, DPRD Sarankan Skema Outsourcing

Beberapa waktu lalu, Agustinus selaku Kepala Bappeda Litbang Kab. Malinau menerangkan, terdapat beberapa perlakuan yang telah dicanangkan dalam bentuk program yang mengarah pada desa lokus stunting 2024.

Foto: Kepala Bappeda Litbang Kab. Malinau, Agustinus.

Tentunya, beberapa perlakuan yang dilakukan merupakan hasil dari temuan lapangan tentang kebutuhan untuk menekan angka stunting. Agustinus mengatakan, jika perlakuan tiap desa tentu memiliki prioritas tersendiri dalam upaya penurunkan angka stunting.

“Ya yang jelas, persoalan di tiap desa pasti berbeda-beda. Ini yang coba kita identifikasi, apa masalahnya. Sehingga nanti bisa disampaikan dalam rembuk kabupaten,” katanya beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, angka stunting di Kota Tarakan, mencapai 15.2% pada tahun 2023, Bulungan 16 %, Malinau 23 %, Kab. Tana Tidung (KTT) 10,26% dan Nunukan 17,5 %.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Pemkab Malinau Tambahkan Anggaran SOA Untuk Pengadaaan Ambulans Udara
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Jumat, 10 Mei 2024 - 16:35 WITA

Pemkab Malinau Tambahkan Anggaran SOA Untuk Pengadaaan Ambulans Udara

Jumat, 8 Maret 2024 - 11:24 WITA

Pemkab Malinau Gencar Lakukan Penurunan Stunting, Sesuai Target Nasional.

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA