Lintasjejaring.com, Bontang – Partai Kebangkitan Bangsa memberikan sinyal kuat dengan menarik Partai Demokrat masuk kedalam koalisi mereka menghadapi pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bontang mendatang.
Salah seorang pengurus inti Partai Demokrat yang tak ingin namanya dicantumkan menyampaikan bahwa komunikasi politik intens telah dibangun, antara para elit partai dan membahas terkait koalisi itu sejak hasil Pemilihan Legislatif Daerag mengemuka.
Partai Demokrat sadar bahwa pihaknya harus mengambil langkah lebih awal dari partai – partai lain, dikarenakan hanya memiliki satu kursi saja. Serta, memberikan karpet merah bagi Ahmad Bajuri selaku mantan Bhabinkamtibmas Lok Tuan di dalam partai ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bajuri dianggap memiliki nilai elektoral yang cukup baik untuk diperhitungkan dan sebagai salah satu tokoh jawa yang menonjol.
“Bargaining Demokrat kecil. Jadi memang harus lincah, salah satu partai yang membuka pintu lebar untuk kami adalah PKB, Bajuri dipasang sebagai opsi Wakil Walikota. Di sisi lain Amriadi (Ketua DPC Demokrat) juga punya kedekatan dengan Basri Rase,” ucapnya.
PKB sendiri diwakilkan oleh Firman Nawawi selaku sekretaris dan Jasman Japar selaku Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota mendatangi Kantor Demokrat di Jalan DI Panjaitan, Bontang Utara pada Sabtu, 21 April 2024.
Mereka telah mengambil formulir penjaringan Bakal Calon Walikota untuk Ketua DPC PKB Basri Rase. Koalisi Dua partai ini cukup mengantar satu pasangan. Dengan komposisi 4 kursi PKB dan 1 Kursi demokrat.
Kedatangan rombongan PKB sendiri disambut hangat oleh Amriadi selaku Ketua DPD Demokrat Bontang beserta jajarannya. Di antaranya tim penjaringan Sumardi Syawal, dan Kader Demokrat Potensial Ahmad Bajuri.
Jasman Japar juga menyampaikan modal 4 kursi di parlemen yang telah dikantongi oleh partainya belum cukup, untuk dapat mengusung satu pasangan calon. Butuh tambahan satu kursi.
Duet ini pun menjadi kesempatan besar bagi Partai Demokrat.
“Tentu ini sangat dinamis kami berharap juga Demokrat nanti juga mendaftar penjaringan yang kami buka dalam waktu dekat ini,” katanya.
Terkait soal tagline yang selama ini diasosiasikan Basri Rase dan Najirah kembali berpasangan, Jasman memberikan jawaban berupa politik dinamis, segalanya pasti berubah.
Ia juga menyampaikan bahwa tagline sekali lagi bukan gambaran bakal calon wali kota dan wakil walikota. Namun, itu tetap merupakan deklarasi dari salah satu ormas di Bontang.
“Persoalan “Sekali Lagi” itu walikota dan wakil wali kota bukan calon waki wali kota. Sampai saat ini kan wali kotanya mereka. (Basri-Najirah). Dan internal PDIP juga masih belum kita tahu kepastiannya seperti apa,” tutupnya.
Penulis : Sean
Editor : Niken









