Lintasjejaring.com, Balikpapan – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya membangun partai modern melalui penguatan kaderisasi dan advokasi menyeluruh bagi masyarakat. Langkah strategis ini menjadi fokus Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bertema “Membangun Produktivitas Kader dan Struktur Partai”.
Langkah strategis PKB Kaltim dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas makin moncer. Tidak hanya dari loyalitas, tapi juga dari segi efektifitas kader. Berkaitan dengan hal tersebut, Syafruddin selaku Ketua DPW PKB Kaltim sekaligus Anggota DPR-RI Komisi XII Dapil Kaltim, memproyeksikan PKB menjadi Partai yang lebih modern.
Menurut penulis buku “Bima di Timur Borneo” tersebut, salah satu syarat menjadi partai modern adalah menjadi partai yang getol melakukan sistem kaderisasi yang berkelanjutan. Untuk itu, PKB dalam skala nasional, telah membentuk Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) yang bertugas memastikan seluruh pimpinan memiliki komitmen membangun partai yang kuat dan terstruktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ketua LKN di daerah harus mampu mengimplementasikan dan menerjemahkan arahan pusat. Ini bukan hanya sekadar bagaimana melakukan kaderisasi, tetapi juga melakukan pendampingan hukum yang menyeluruh bagi masyarakat,” ujar Syafruddin di hadapan jajaran seluruh kader pengurus PKB Kaltim, Sabtu (09/08/25).
Ia menambahkan, selama ini istilah advokasi lebih identik dengan LSM atau gerakan mahasiswa. Namun, PKB memaknai advokasi sebagai pendampingan kepada seluruh segmen masyarakat, termasuk memperjuangkan persoalan dan kebutuhan warga di tingkat lokal.

Produktivitas Kinerja Kader
PKB Kaltim juga mendorong produktivitas kinerja kader, khususnya anggota DPRD bauk d tingkat Provinsi maupun Kab/Kota, agar memaksimalkan peran dan kontribusinya untuk rakyat. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan manifesto politik PKB, yaitu politik kehadiran.
“Kader harus hadir memberikan manfaat, menangkap harapan rakyat, dan memperjuangkannya melalui fungsi DPRD,” tegasnya.
Persiapan Pemilu 2028
Meski pemilu masih jauh, PKB Kaltim mulai memperkuat mesin politiknya. Secara bertahap, partai identik berlambang Lebah Madu tersebut ‘mencuri start’ persiapan melalui Lembaga Kaderisasi Daerah (LKD) yang nahkodai oleh Abdurrahman K A. Targetnya, peningkatan jumlah kader resmi dari 20 ribu menjadi 50 ribu ditahun 2028.
“Kita juga menyadari, bahwa generasi yang selevel dengan saya, mulai berkurang. Untuk itu kami butuh mencetak kader-kader muda yang militan,” kata politisi ulung yang juga penulis buku berjudul “Tegar Melawan Badai”.
Meski Syafruddin tergolong berhasil membawa arah baru PKB menjadi partai elite di Kaltim, langkah strategis pembangunan basis kaderisasi partai masih sangat diperhatikan oleh dirinya. Kabupaten Paser, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Bontang, masih terus di tingkatkan menjadi basis-basis ‘High Value’ di Kaltim.
Tidak hanya itu, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu dan Kabupaten Berau, juga di dorong untuk melahirkan generasi-generasi perubahan yang mendobrak kehadiran PKB di tengah masyarakat.
“Perjalanan menuju partai modern masih panjang. Kita tidak hanya mengejar hasil cepat, tapi strategi yang tepat untuk menjaga dan merawat harapan rakyat,” tutupnya.
(Zull)









