PKB Menuju Partai Modern, Syafruddin Gaungkan ‘High Value’ Kaderisasi

- Redaksi

Sabtu, 9 Agustus 2025 - 14:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : DPW PKB Kaltim, saat membuka Rakorwil PKB Kaltim di Balikpapan.

Foto : DPW PKB Kaltim, saat membuka Rakorwil PKB Kaltim di Balikpapan.

Lintasjejaring.com, Balikpapan – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya membangun partai modern melalui penguatan kaderisasi dan advokasi menyeluruh bagi masyarakat. Langkah strategis ini menjadi fokus Ketua DPW PKB Kaltim, Syafruddin, dalam Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bertema “Membangun Produktivitas Kader dan Struktur Partai”.

Langkah strategis PKB Kaltim dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas makin moncer. Tidak hanya dari loyalitas, tapi juga dari segi efektifitas kader. Berkaitan dengan hal tersebut, Syafruddin selaku Ketua DPW PKB Kaltim sekaligus Anggota DPR-RI Komisi XII Dapil Kaltim, memproyeksikan PKB menjadi Partai yang lebih modern.

Menurut penulis buku “Bima di Timur Borneo” tersebut, salah satu syarat menjadi partai modern adalah menjadi partai yang getol melakukan sistem kaderisasi yang berkelanjutan. Untuk itu, PKB dalam skala nasional, telah membentuk Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) yang bertugas memastikan seluruh pimpinan memiliki komitmen membangun partai yang kuat dan terstruktur.

“Ketua LKN di daerah harus mampu mengimplementasikan dan menerjemahkan arahan pusat. Ini bukan hanya sekadar bagaimana melakukan kaderisasi, tetapi juga melakukan pendampingan hukum yang menyeluruh bagi masyarakat,” ujar Syafruddin di hadapan jajaran seluruh kader pengurus PKB Kaltim, Sabtu (09/08/25).

Ia menambahkan, selama ini istilah advokasi lebih identik dengan LSM atau gerakan mahasiswa. Namun, PKB memaknai advokasi sebagai pendampingan kepada seluruh segmen masyarakat, termasuk memperjuangkan persoalan dan kebutuhan warga di tingkat lokal.

Foto : Para Pengurus dari DPW dan DPC PKB Kaltim.

Produktivitas Kinerja Kader

PKB Kaltim juga mendorong produktivitas kinerja kader, khususnya anggota DPRD bauk d tingkat Provinsi maupun Kab/Kota, agar memaksimalkan peran dan kontribusinya untuk rakyat. Hal ini diwujudkan melalui pelaksanaan manifesto politik PKB, yaitu politik kehadiran.

“Kader harus hadir memberikan manfaat, menangkap harapan rakyat, dan memperjuangkannya melalui fungsi DPRD,” tegasnya.

Persiapan Pemilu 2028

Baca Juga:  Kembali Berkiprah Di Kursi Legislatif, Jahidin Komitmenkan Diri Mengabdi  Melalui Jalur Hukum

Meski pemilu masih jauh, PKB Kaltim mulai memperkuat mesin politiknya. Secara bertahap, partai identik berlambang Lebah Madu tersebut ‘mencuri start’ persiapan melalui Lembaga Kaderisasi Daerah (LKD) yang nahkodai oleh Abdurrahman K A. Targetnya, peningkatan jumlah kader resmi dari 20 ribu menjadi 50 ribu ditahun 2028.

“Kita juga menyadari, bahwa generasi yang selevel dengan saya, mulai berkurang. Untuk itu kami butuh mencetak kader-kader muda yang militan,” kata politisi ulung yang juga penulis buku berjudul “Tegar Melawan Badai”.

Meski Syafruddin tergolong berhasil membawa arah baru PKB menjadi partai elite di Kaltim, langkah strategis pembangunan basis kaderisasi partai masih sangat diperhatikan oleh dirinya. Kabupaten Paser, Kota Balikpapan, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Bontang, masih terus di tingkatkan menjadi basis-basis ‘High Value’ di Kaltim.

Baca Juga:  Kaltim Kirimkan Perwakilan Mengikuti Kejuaraan Marching Band di Jogja

Tidak hanya itu, Kabupaten Kutai Timur, Kutai Barat, Mahakam Ulu dan Kabupaten Berau, juga di dorong untuk melahirkan generasi-generasi perubahan yang mendobrak kehadiran PKB di tengah masyarakat.

“Perjalanan menuju partai modern masih panjang. Kita tidak hanya mengejar hasil cepat, tapi strategi yang tepat untuk menjaga dan merawat harapan rakyat,” tutupnya.

 

(Zull)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Kurangi Efek Kemarau Panjang, Polda Kaltara Siram Jalan Untuk Kurangi Debu
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Rabu, 9 September 2026 - 08:21 WITA

Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA