Bupati PPU Dampingi Mentan Canangkan Modernisasi Pertanian

- Redaksi

Jumat, 9 Mei 2025 - 22:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor.

Foto: Bupati Penajam Paser Utara, Mudyat Noor.

Lintasjejaring.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Hal ini terlihat dari kehadiran langsung Bupati PPU Mudyat Noor mendampingi Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dalam pencanangan gerakan modernisasi pertanian di Desa Gunung Mulia, Kecamatan Babulu, Jumat, (9/5/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Wakil Gubernur Seno Aji, jajaran TNI-Polri, perwakilan kementerian, pimpinan Bulog dan Bankaltimtara, hingga unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) PPU.

Dalam sambutannya, Bupati Mudyat menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap sektor pertanian di daerahnya.

Ia menyebut modernisasi pertanian melalui Brigade Pangan merupakan langkah strategis untuk memacu produktivitas generasi muda dalam menggerakkan pertanian.

Sebagai bentuk dukungan konkret, pemerintah pusat mengucurkan berbagai bantuan, di antaranya optimasi lahan seluas 5.896 hektare untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) dari 167 menjadi IP 250.

Selain itu, 29 Brigade Pangan juga menerima bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Baca Juga:  Langkah Awal PPU-Rusia Bangun Kerja Sama Ekonomi

Tak hanya itu, kebijakan penyerapan gabah petani oleh Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram pun sudah berjalan efektif, menyerap lebih dari 4.4 juta kilogram gabah dari 1.122 petani lokal.

“Pemkab PPU akan terus berupaya hadir membantu para petani, baik secara teknis maupun kebijakan, agar sektor pertanian kita semakin berkembang dan berkelanjutan,” tegas Mudyat.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan apresiasi khusus kepada salah satu petani milenial asal Desa Gunung Intan yang berhasil meraih penghasilan hingga Rp24 juta per bulan.

Baca Juga:  KPC Belum Cair, Wabup PPU Minta Titik Kendala Segera Ditelusuri

Pencapaian itu katanya menjadi bukti nyata bahwa sektor pertanian bisa menjadi sumber penghidupan yang menjanjikan, terutama bagi generasi muda.

“Kalau generasi milenial bersungguh-sungguh menekuni pertanian, saya yakin sektor ini akan kembali berjaya,” ujarnya.

Momentum ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, tapi juga simbol semangat bersama untuk mewujudkan swasembada pangan.

Harapannya, semangat kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan petani ini bisa menjadi tonggak kemajuan pertanian di PPU dan Kalimantan Timur secara keseluruhan. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat
Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan
Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan
Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU
Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan
Dinkes PPU Atur Pemusnahan Obat Kedaluwarsa, Cegah Penyalahgunaan dan Pencemaran
BPBD PPU Terima Rp175 Juta, Tagihan Operasional Karhutla Jadi Prioritas
Dexlite Rp25.700 per Liter, DLH PPU Pangkas Armada Truk Sampah demi Efisiensi

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:58 WITA

Jangan Asal Buang Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Dorong Edukasi Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:50 WITA

Cegah Obat Terbuang, Dinkes PPU Perkuat Koordinasi Stok dengan Paser dan Balikpapan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:40 WITA

Cegah Obat Kedaluwarsa, Dinkes PPU Perkuat Pengawasan Stok hingga Fasilitas Kesehatan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:59 WITA

Sinkronisasi Data Penduduk Jadi Kunci Ketepatan Distribusi Obat Program di PPU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Cegah Pemborosan Stok Obat, Dinkes PPU Validasi Kebutuhan Fasilitas Kesehatan

Berita Terbaru