Regulasi Belum Optimal, Pengembangan Pasar Tradisional Dan Desa Wisata Di Samarinda Terkendala

- Redaksi

Senin, 24 Maret 2025 - 23:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Rusdi Doviyanto, Anggota DPRD Kota Samarinda

Foto : Rusdi Doviyanto, Anggota DPRD Kota Samarinda

Lintasjejaring.com, Samarinda – Upaya pengembangan sektor pariwisata dan pasar tradisional di Kota Samarinda masih menghadapi berbagai hambatan, terutama karena belum optimalnya regulasi yang mengatur tata kelola sektor ini.

Akibatnya, pedagang serta pelaku usaha desa wisata mengalami kesulitan dalam menjalankan usahanya.

Menanggapi hal tersebut Sekretaris Komisi II DPRD Samarinda, Rusdi Doviyanto, menekankan perlunya percepatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai desa wisata dan pasar tradisional.

Ia menilai bahwa regulasi yang jelas akan memberikan kepastian hukum serta meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jika dikelola dengan baik, pasar tradisional dan UMKM dapat menjadi sumber PAD yang potensial,” ujarnya.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Desak Percepatan Kecamatan Tangguh Bencana, Jangan Tunggu Banjir Baru Bergerak

Ia menjelaskan bahwa pasar tradisional di Samarinda masih mengalami berbagai tantangan, terutama terkait dengan penataan lokasi dan fasilitas pendukung. Banyak pedagang terpaksa berjualan di tempat yang kurang layak karena belum adanya aturan yang mengatur pengelolaan pasar secara komprehensif.

Disektor pariwisata, Rusdi juga menyoroti pentingnya regulasi yang dapat mengarahkan pengembangan desa wisata agar lebih terstruktur. Dengan adanya aturan yang jelas, aspek pendanaan, operasional, hingga strategi pengembangan destinasi wisata di Samarinda bisa dikelola lebih baik.

Baca Juga:  Sumadi : Rp106 Miliar Anggaran Berau, Dialihkan Ke Sektor Pendidikan Dan Kesehatan

“Harapan kami, dengan adanya Raperda ini, pengelolaan desa wisata bisa lebih maksimal sehingga sektor pariwisata di Samarinda berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” pungkasnya.

(Has)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Berita Terbaru