Lintasjejaring.com, SAMARINDA – Di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, menegaskan pentingnya soliditas dan koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), untuk menjaga kinerja pemerintahan tetap optimal.
Sekretaris Daerah Kota Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, menekankan bahwa soliditas dan koordinasi antar-OPD menjadi kunci menjaga kinerja pemerintahan, di tengah keterbatasan fiskal. Dengan pendekatan kolaboratif dan komunikasi lintas sektor, pemerintah diharapkan tetap mampu menjalankan program secara efektif meski menghadapi tekanan anggaran.
Neneng resmi dilantik sebagai Sekda Samarinda di Rumah Jabatan Wali Kota, dan langsung dihadapkan pada tantangan keuangan daerah yang tidak ideal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita hadapi bersama-sama keadaan yang secara fiskal kurang menguntungkan. Seluruh OPD harus kita satukan, dan kolaborasikan agar program tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Ia menekankan, penguatan komunikasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi strategi utama, dalam menghadapi keterbatasan anggaran.
“Saya punya metode komunikasi dan kolaborasi. Semua kita rangkul untuk menjadikan Samarinda lebih baik,” katanya.
Selain internal pemerintah, ia juga membuka ruang partisipasi publik, termasuk media, dalam mendukung jalannya pemerintahan.
“Saya welcome, termasuk teman-teman media untuk memberikan informasi kepada kami,” ucapnya.
Dengan pengalaman sebagai aparatur sipil negara sejak 2002, Neneng menilai latar belakangnya di berbagai posisi, termasuk di Inspektorat, menjadi bekal penting untuk mengidentifikasi persoalan di tiap OPD.
“Karena pernah di Inspektorat, saya sudah bisa memotret permasalahan mendasar dan melihat di mana gap-nya,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan lembaga pengawas dan aparat penegak hukum, seperti kejaksaan, kepolisian, dan BPK, dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih baik.
Dalam proses seleksi, Neneng menyebutkan bahwa dirinya terpilih melalui sistem merit, yang menilai kompetensi dan rekam jejak kandidat.
Dengan jabatan barunya, ia kini memikul tanggung jawab untuk menjaga stabilitas kinerja pemerintahan di tengah keterbatasan anggaran.
“Ini amanah yang berat, tapi dengan dukungan semua pihak, kita optimistis bisa menjalankannya,” pungkasnya.
(Kinka)









