Aksi “Kartu Merah” Warnai Diskusi, Pemprov Kaltim Siapkan Langkah Perkuat Sosialisasi Gratispol

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji

Foto : Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur, Seno Aji

Lintasjejaring.com, SAMARINDA – Diskusi antara Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, dan mahasiswa BEM FISIP Universitas Mulawarman berlangsung dinamis, Selasa (31/03/2026). Forum tersebut sempat diwarnai aksi simbolik berupa pengangkatan “kartu merah” oleh mahasiswa, sebagai bentuk penyampaian aspirasi.

Diskusi antara Wakil Gubernur Kaltim dan mahasiswa BEM FISIP Unmul menyoroti pentingnya penguatan komunikasi publik, dalam implementasi program Gratispol, di tengah kritik mahasiswa terkait minimnya sosialisasi. Meski diwarnai aksi simbolik “kartu merah”, forum tersebut tetap menjadi ruang dialog untuk menyampaikan kebijakan pemerintah sekaligus menyerap aspirasi, dengan komitmen pemerintah untuk memperbaiki penyampaian informasi melalui call center, dan sosialisasi langsung ke kampus-kampus.

Meski demikian, Seno Aji menilai jalannya diskusi tetap konstruktif dan menjadi ruang penting, untuk menyampaikan program pemerintah sekaligus menyerap masukan dari mahasiswa.

“Diskusi hari ini berjalan positif. Kami menyampaikan program Gratispol, dan mahasiswa juga mulai memahami, meskipun ada masukan terkait sosialisasi yang perlu diperkuat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memaparkan program pendidikan gratis atau Gratispol yang menjadi salah satu kebijakan prioritas daerah. Program ini, menurut Seno, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin akses pendidikan bagi generasi muda.

“Kami ingin masa depan anak-anak Kaltim lebih terjamin. Pendidikan mereka bisa didukung oleh pemerintah,” katanya.

Aksi “kartu merah” yang dilakukan mahasiswa, menurutnya, merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang wajar terjadi dalam ruang dialog terbuka.

“Itu bagian dari aspirasi. Mau ditujukan ke siapa pun, tetap kami terima. Mahasiswa adalah generasi penerus, jadi harus kita rangkul,” tegasnya.

Dalam diskusi tersebut, mahasiswa juga menyoroti kurangnya informasi yang jelas terkait implementasi Gratispol. Menanggapi hal itu, pemerintah provinsi berencana memperkuat sistem komunikasi publik.

Baca Juga:  Grace Warastuty, Desak PUPR Segera Bangun Drainase Antar Gang

Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menyediakan layanan pusat informasi atau call center sebagai kanal resmi bagi masyarakat untuk memperoleh informasi program.

“Kami akan siapkan call center dengan satu nomor resmi yang bisa dihubungi. Akan ada operator yang melayani, bahkan kalau memungkinkan selama 24 jam,” jelasnya.

Selain itu, Pemprov Kaltim juga akan memperluas sosialisasi dengan turun langsung ke kampus-kampus di seluruh wilayah.

“Kami akan datang ke 52 kampus, bekerja sama dengan rektor. Tim juga akan turun langsung ke lapangan,” tambahnya.

Di luar isu pendidikan, Seno Aji juga menanggapi kabar terkait penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Samarinda, yang disebut tertahan di tingkat provinsi. Ia memastikan tidak ada kendala substansial

Baca Juga:  Beredar Video Syur Siswa, DPRD Berau Dorong OPD Terkait Perkuat Pendampingan Anak

dalam proses tersebut.

“Tidak ada yang tertahan. Hanya ada kesalahan teknis pada draft surat dan sudah kami minta untuk diperbaiki,” pungkasnya.

 

 

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Kurangi Efek Kemarau Panjang, Polda Kaltara Siram Jalan Untuk Kurangi Debu
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Rabu, 9 September 2026 - 08:21 WITA

Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA