Seleksi PPPK Samarinda, Ronald : Pengabdian Honorer Jangan Diabaikan

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Lonteng

Foto : Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Lonteng

Lintasjejaring.com, Samarinda — Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronald Lonteng, menyampaikan keprihatinan terhadap proses seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang dinilai belum berpihak pada tenaga honorer lama.

Ia menilai banyak honorer yang telah mengabdi bertahun-tahun justru gagal lolos seleksi, meskipun memiliki kontribusi besar dalam pelayanan publik.

“Tidak sedikit tenaga honorer yang sudah bekerja lebih dari satu dekade, tetapi gagal dalam seleksi. Padahal kontribusi dan dedikasi mereka terhadap pelayanan publik sudah sangat nyata,” kata Ronald, Rabu (25/6/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, seleksi PPPK saat ini terlalu berfokus pada hasil tes akademik tanpa mempertimbangkan pengalaman kerja maupun loyalitas pegawai yang sudah lama berkecimpung di pemerintahan.

Baca Juga:  Syarat Dapur Terpisah Jadi Ganjalan, Ratusan UMKM Kutim Sulit Kantongi Izin PIRT

Ia menyebut sistem yang ada belum sepenuhnya mencerminkan prinsip keadilan bagi mereka yang telah menunjukkan kinerja nyata selama bertahun-tahun.

Ronald menegaskan bahwa kecakapan akademis memang penting, tetapi bukan satu-satunya indikator kelayakan seseorang untuk diangkat sebagai pegawai. Ia menilai loyalitas dan rekam jejak pengabdian juga harus menjadi bagian dari penilaian dalam sistem rekrutmen.

“Jika seleksi hanya berpijak pada skor tes, maka mereka yang sudah menunjukkan kinerja dan loyalitas tinggi justru tersisih. Pemerintah seharusnya mencari orang yang betul-betul berkomitmen, bukan sekadar pintar di atas kertas,” ujarnya.

Ia pun meminta pemerintah agar tidak menutup mata terhadap nasib tenaga honorer yang tidak lolos seleksi. Menurutnya, perlu ada pendekatan yang lebih manusiawi dalam setiap kebijakan pengangkatan pegawai, agar para honorer tidak merasa dipinggirkan.

“Jangan sampai mereka merasa sebagai pihak yang dikorbankan. Pemerintah harus hadir dan memberikan kepastian kepada mereka yang telah lama menjadi bagian dari sistem pelayanan,” tegasnya.

Ronald berharap ke depan ada formulasi seleksi yang lebih berimbang antara kemampuan teknis dan rekam jejak pengabdian.

“Perubahan itu penting untuk menghadirkan keadilan bagi para tenaga honorer, terutama yang telah lama menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Baca Juga:  Wabup PPU Soroti Kabut Asap yang Kian Pekat, Minta Pemantauan Kualitas Udara
Baca Juga:  Anggota DPRD PPU Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Peternakan Bebek

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Berita Terbaru