Bupati PPU Temui Menteri PU, Dorong Proyek Strategis Segera Terwujud

- Redaksi

Kamis, 15 Mei 2025 - 21:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodoa.

Bupati PPU, Mudyat Noor, bersama Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodoa.

Lintasjejaring.com, Jakarta – Komitmen Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Mudyat Noor, dalam mempercepat pembangunan daerah kembali dibuktikan lewat langkah nyata.

Pada Kamis, (15/5/2025), ia melakukan pertemuan penting dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodoa, di Jakarta.

Pertemuan tersebut menjadi momen strategis untuk mengawal sejumlah proyek infrastruktur vital di PPU, terutama sebagai wilayah yang berperan sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu yang menjadi sorotan utama adalah percepatan pembangunan Jembatan Riko, yang selama ini dinanti-nantikan oleh warga.

Baca Juga:  PPU Selaraskan Tata Ruang dengan IKN, Tiga Titik Batas Sepaku Tunggu Keputusan Kemendagri

“Pertemuan ini sangat produktif. Kami memaparkan berbagai kebutuhan infrastruktur di PPU, dan alhamdulillah, respons dari Pak Menteri sangat positif,” ujar Bupati Mudyat usai pertemuan.

Jembatan Riko yang akan menghubungkan Kelurahan Gresik dan Buluminung diproyeksikan memangkas waktu tempuh warga dari beberapa kelurahan pesisir yakni Gresik, Pantai Lango, dan Jenebora ke pusat kota.

Saat ini, warga harus menempuh jalur laut atau darat yang memakan waktu hingga dua jam.

Nantinya, dengan jembatan tersebut, waktu tempuh bisa ditekan menjadi hanya 20 hingga 30 menit.

Baca Juga:  Disiplin ASN PPU Jadi Fokus Utama Lewat Sidak Rutin Wabup

“Ini bukan hanya soal aksesibilitas, tapi juga langkah penting untuk menggerakkan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir,” tambah Mudyat.

Selain Jembatan Riko, pembahasan juga menyentuh sejumlah proyek lain, seperti pembangunan Bendungan Lawe-Lawe, Bendung Gerak Sungai Telake, serta rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di TPA Buluminung.

Bupati juga menyampaikan pentingnya program ketahanan pangan untuk mendukung kemandirian daerah.

Menurut Bupati Mudyat, Menteri PU memberi perhatian serius terhadap status PPU sebagai wilayah strategis yang berkembang berdampingan dengan IKN.

“Beliau menyadari betul bahwa pembangunan di PPU harus berjalan beriringan dengan pembangunan ibu kota baru. Jangan sampai kita yang jadi tuan rumah justru tertinggal,” ujarnya.

Baca Juga:  Pentas PAI PPU 2026 Jadi Wadah Penguatan Karakter Siswa SD di Penajam, Wabup Beri Apresiasi

Langkah ini merupakan bagian dari program prioritas dalam 100 hari kerja Bupati Mudyat.

Ia berharap, dengan sinergi yang kuat bersama pemerintah pusat, berbagai proyek strategis di PPU bisa segera terealisasi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami terus bergerak, memastikan pembangunan tidak hanya fokus di pusat IKN, tapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat PPU,” tutupnya. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru

Foto: BKPSDM hadiri RDP DPRD dan P3K di ruang serbaguna bahas soal penempatan P3K.

Advetorial

BKPSDM Kukar Kaji Masukan BKN untuk Penataan P3K Optimalisasi

Senin, 12 Okt 2026 - 16:56 WITA