Panen Raya Desa Sidorejo: Bukti Nyata Potensi Pertanian PPU

- Redaksi

Selasa, 25 Maret 2025 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati PPU, Mudyat Noor, saat mengikuti panen raya padi bersama Gapoktan Sri Maju di Desa Sidorejo.

Foto: Bupati PPU, Mudyat Noor, saat mengikuti panen raya padi bersama Gapoktan Sri Maju di Desa Sidorejo.

Lintasjejaring.com, Penajam — Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mudyat Noor turut hadir dalam panen raya yang digelar kelompok tani Gapoktan Sri Maju di Desa Sidorejo, Kecamatan Penajam, pada Senin, (24/3/2025).

Kegiatan ini menandai masa panen raya di lahan seluas 365 hektar yang dikelola secara gotong royong oleh para petani desa.

Panen kali ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan desa yang dibiayai dari dana desa sebesar 20%.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program tersebut juga didukung oleh Dinas Pertanian PPU, tim penyuluh, dan brigade pertanian dalam upaya mendorong swasembada pangan serta optimalisasi lahan sawah di wilayah kabupaten.

Dalam sambutannya, Bupati Mudyat menyampaikan apresiasi atas hasil panen yang menggembirakan. Ia mengungkapkan bahwa dari satu hektar sawah, petani mampu menghasilkan hingga 6 ton gabah.

Baca Juga:  Wabup PPU Sidak RSUD RAPB, Tekankan Layanan Ramah dan Cepat

“Kalau Bulog menyerap gabah dengan harga Rp6.500 per kilogram, petani bisa memperoleh puluhan juta dari hasil panen ini. Ini luar biasa dan patut kita banggakan,” ujarnya di hadapan para petani dan penyuluh.

Mudyat juga menyoroti tantangan pertanian lokal, terutama sistem tanam yang masih bergantung pada curah hujan.

Namun, ia optimistis dengan strategi tanam yang tepat seperti sistem pindah tanam, pemilihan bibit unggul, dan perawatan yang maksimal, produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan.

“Kualitas lebih penting dari sekadar luas lahan. Dengan bibit unggul, pemupukan tepat, dan pengairan cukup, hasil panen bisa meningkat dari 4 ton menjadi 6 ton per hektar seperti yang kita lihat sekarang,” jelasnya.

Baca Juga:  Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku

Lebih jauh, Bupati menegaskan komitmennya menjadikan PPU sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Timur.

Ia mendorong sinergi antara Dinas Pertanian, penyuluh lapangan, dan brigade pertanian agar terus mendampingi petani meningkatkan hasil pertanian mereka.

“Petani kita harus terus maju. Mari kelola lahan sawah ini sebaik-baiknya, jangan sampai dialihkan untuk kepentingan lain. Nilai ekonominya sangat besar jika kita kelola dengan serius,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas hasil panen.

Dengan harga beli gabah dari Bulog yang cukup menjanjikan, ia berharap ada keuntungan seimbang bagi petani maupun kualitas beras nasional.

Baca Juga:  SILAT PESUT “E-Controlling”, Inovasi Baru Pemkab PPU untuk Monitoring Kegiatan

Panen raya ini turut dihadiri Sekda PPU Tohar, Dandim 0913 PPU Letkol Inf Arfan Affandi, Asisten I Nico Herlambang, anggota DPRD PPU, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Bulog, perwakilan perbankan, serta para petani dan penyuluh dari Desa Sidorejo.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Pemkab PPU juga menyerahkan bantuan traktor panen kepada 22 brigade pertanian.

Acara diakhiri dengan simbolis pemotongan padi dan panen menggunakan mesin pertanian modern.

Dengan kolaborasi yang kuat dan semangat petani yang tinggi, pertanian PPU menunjukkan arah yang cerah. Semoga panen seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Bumi Benuo Taka. (Adv)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya
Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya
Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu
Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU
PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD
Sorot Pegawai Yang Sering Bolos, Wabup PPU Dorong Perda Ketertiban
Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku
PPU Siapkan Tenaga Lokal, Bandara Nusantara Diharapkan Jadi Pintu Ekonomi Baru

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:40 WITA

Produksi Ikan Budidaya PPU Tembus 12 Ribu Ton, Hilirisasi Jadi Tantangan Berikutnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:57 WITA

Kartu Penajam Cerdas PPU, 5.885 Siswa Akan Terima Beasiswa Secepatnya

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:18 WITA

Serapan APBD PPU 61,6 Persen, Rp208 Miliar Dana Kurang Salur Masih Ditunggu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:30 WITA

PPU Kejar Kemandirian Benih Ikan, BBI Nenang Didorong Jadi UPTD

Berita Terbaru