Soroti Ancaman Ketahanan Pangan Samarinda, Andi Saharudin : Lahan Menyusut Dan Penyuluh Terkendala

- Redaksi

Kamis, 20 Maret 2025 - 11:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOto : Andi Saharuddin, Anggota DPRD Kota Samarinda

FOto : Andi Saharuddin, Anggota DPRD Kota Samarinda

Lintasjejaring.com, Samarinda – Wakil Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Andi Saharuddin, menilai pemerintah perlu memberikan atensi lebih terhadap mobilitas penyuluh pertanian yang menghadapi kendala akses di kawasan pinggiran.

Hal itu ia sampaikan mengingat, ketahanan pangan di Kota Tepian menghadapi ancaman serius. Seiring dengan menyusutnya lahan pertanian, akibat pesatnya perkembangan kota.

“Mobilitas penyuluh itu penting. Mereka turun ke lapangan dengan kondisi sebaran pertanian Samarinda berada di pinggiran kota,” ujarnya.

Menuritnya Samarinda memang lebih dikenal sebagai pusat jasa dan perdagangan, bukan sentra pertanian. Namun, kawasan seperti Makroman, Lempake, dan Bentuas masih memiliki lahan pertanian yang menjadi sumber utama kebutuhan lokal.

“Sayangnya, akses menuju area ini sering kali menjadi hambatan bagi para penyuluh yang bertugas memberikan pendampingan kepada petani,” ujarnya.

Andi Saharuddin bilang, penyuluh pertanian memiliki peran vital dalam menjaga produktivitas dan keberlanjutan sektor ini.

“Kalau tidak ada dukungan fasilitas, bagaimana mereka bisa menjalankan tugasnya dengan optimal? Ketahanan pangan kita bisa semakin rapuh,” tegasnya.

Baca Juga:  Dinkes Petakan Kebutuhan untuk Tambah Formasi ASN, Dorong Pemenuhan Kekurangan Dokter di Puskesmas PPU

Dia menyoroti pentingnya transportasi yang layak agar para penyuluh bisa lebih efektif dalam memberikan edukasi dan inovasi kepada petani lokal.

Selain kendala mobilitas penyuluh, ancaman utama lainnya adalah alih fungsi lahan yang semakin marak. Perkembangan infrastruktur dan permukiman di Samarinda kerap mengorbankan area pertanian.

Tanpa regulasi yang ketat dan kebijakan yang berpihak pada pertanian, kota ini akan semakin bergantung pada pasokan dari daerah lain.

Baca Juga:  Miris! Akses Muara Ancalong-Busang Rusak Parah, Budianto Bulang : Ini Jalan Utama Masyarakat, Kenapa Begitu Tidak Layak

“Kalau kita terus-terusan bergantung, kita kehilangan kendali atas ketahanan pangan kita sendiri,” tambah Andi.

Untuk itu, dia mendorong Pemerintah Kota Samarinda agar tidak hanya fokus pada sektor jasa dan perdagangan. Menurutnya, pertanian juga merupakan sektor strategis yang harus mendapatkan perhatian serius.

“Jangan hanya sibuk memoles sektor jasa. Kalau kita benar-benar peduli dengan ketahanan pangan, harus ada kebijakan konkret yang mendukung pertanian,” pungkasnya.

(Has)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dispar Kukar Dorong Mamanda Tetap Eksis Lewat Kolaborasi dan Inovasi Pelaku Ekraf
Dispar Kukar Beri Insentif Bagi Talent yang Tampil di Panggung SOE
Pemkab Kukar Matangkan Regulasi dan Anggaran untuk Salurkan Insentif Guru Ngaji
Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla
Kabag Kesra Kukar: Rekening Tidak Aktif Hambat Bantuan 91 Penerima Beasiswa Kukar, Kini Tersisa Tiga Orang
Fathul Ingatkan Calon Pendaftar Beasiswa Kukar Idaman Terbaik 2027 Lebih Teliti Persyaratan Sejak Awal
Dispora Kukar Buka Peluang Kota Bangun Jadi Tuan Rumah Kejurkab Bulu Tangkis
Diduga Dianiaya karena Tuduhan Curi Peralatan Bengkel, Pria di Samarinda Tewas Di Sungai Mahakam

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:08 WITA

Dispar Kukar Dorong Mamanda Tetap Eksis Lewat Kolaborasi dan Inovasi Pelaku Ekraf

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:55 WITA

Dispar Kukar Beri Insentif Bagi Talent yang Tampil di Panggung SOE

Minggu, 11 Oktober 2026 - 19:38 WITA

Pemkab Kukar Matangkan Regulasi dan Anggaran untuk Salurkan Insentif Guru Ngaji

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Tak Hanya di Balik Jeruji, Lapas Narkotika Samarinda Hadir Bantu Warga Hadapi Asap Karhutla

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:05 WITA

Kabag Kesra Kukar: Rekening Tidak Aktif Hambat Bantuan 91 Penerima Beasiswa Kukar, Kini Tersisa Tiga Orang

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda.

Advetorial

Dispar Kukar Beri Insentif Bagi Talent yang Tampil di Panggung SOE

Minggu, 11 Okt 2026 - 19:55 WITA