STY Pulangkan Negaranya, Indonesia Melaju Ke Semifinal

- Redaksi

Minggu, 28 April 2024 - 17:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Indonesia lolos ke Semifinal Piala AFC 2024

Foto: Indonesia lolos ke Semifinal Piala AFC 2024

LINTASJEJARING.COM, DOHA – Tim Nasional (Timnas) Indonesia berhasil mengalahkan Timnas Korea Selatan dalam ajang AFC U – 23 dalam memperebutkan tiket masuk ke semifinal, pada Kamis, 25 April 2024.

Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Timnas Korea Selatan (Korsel), dilangsungkan di Abdullah bin Khalifa Stadium, Doha, Qatar. Pertandingan ini sendiri, menjadi ajang perebutan tiket masuk ke semifinal untuk kedua tim.

Permainan sengit dan cantik pun berhasil disuguhkan oleh kedua timnas, mulai dari passing, umpan serta tembakan berbahaya kearah gawang, yang berhasil membuat para supporter, dari kedua tim dibuat deg – deg an dengan adegan yang terjadi di lapangan, baik yang menonton secara langsung di stadion, maupun yang menonton dirumah, semua merasakan roller coaster perasaan yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Walaupun melawan tim dari negaranya sendiri, Shin Tae Yong (STY) selaku pelatih dari timnas garuda, tetap tidak melemahkan strateginya. STY menggerahkan strategi terbaik demi melawan negaranya sendiri walau, dia mengakui bahwa hatinya cukup sakit melihat negaranya harus pulang dan gugur.

Permainan cantik, berhasil dihadirkan oleh Rafael Struick pada pertandingan kali ini, dengan menyumbangkan 2 gol pada menit ke 15 dan menit ke 48. Walaupun sebelumnya pada menit ke 45, Komang Teguh tidak sengaja mencetak gol bunuh diri yang memberikan poin pada timnas korea selatan.

Pada, babak kedua timnas korea selatan memberikan permainan menekan yang cukup merepotkan timnas indonesia, passing serta positioning yang dilakukan pemain korea selatan pun, akhirnya membuahkan gol pada menit ke 84 lewat tendangan keras dari Jeong Sang – Bin, yang menyamakan kedudukan antara Indonesia dengan Korea Selatan menjadi 2 – 2.

Baca Juga:  DPRD Berau Tegas: Perumda Bhakti Praja Hanya Jalan di Tempat, Perlu Evaluasi Serius
Foto : Istimewa.

Setelah berhasil membobol gawang Ernando Ari selaku penjaga gawang timnas indonesia, timnas korea selatan pun melakukan strategi defensif yang sering disebut sebagai “parkir bus”.

Strategi ini, terbukti cukup ampuh dan membuat pemain indonesia cukup kesusahan untuk membobol pertahanan timnas korea selatan. Walaupun, beberapa kesempatan emas berhasil diciptakan oleh pemain indonesia namun, eksekusi yang kurang baik selalu mengagalkan bertambahnya skor untuk indonesia.

Sengitnya, offensive yang dilakukan oleh pihak pemain korea selatan telah membuahkan kartu merah yang diberikan pada Lee Young – Jun, pemain bernomor punggung 9 ini mendapatkan kartu merahnya akibat tindakannya yang menginjak kaki dari Justin Hubner selaku bek tengah timnas indonesia.

Keputusan pemberian kartu merah sendiri telah didasari oleh hasil dari Video Assistant Referee (VAR) yang diperhatikan baik – baik oleh Shaun Evans selaku wasit yang memimpin pertandingan kali ini.

Dalam VAR terlihat jelas Lee Young – Jun dengan sengaja, melakukan gerakan tambahan untuk menginjak kaki dari Justin Hubner, sehingga membuat dirinya terkena kartu merah, dan menjadikan timnas korea selatan hanya berisikan 10 orang pemain di lapangan.

Ketegangan di lapangan pun kian memuncak ketika skor telah imbang namun, protes berlebihan dari Hwang Sun – Hong, selaku pelatih dari timnas korea selatan terus dilayangkan, sehingga membuat dirinya terkena kartu merah oleh wasit dan dikeluarkan dari area lapangan.

Baca Juga:  UU Cipta Kerja Wujudkan Ekonomi Indonesia Lebih Inklusif

Hingga Babak Waktu Tambahan habis pun, tidak ada gol yang tercetak dari kedua tim, walaupun banyak kesempatan emas berdatangan namun, eksekusi yang gagal menjadi kendala untuk kedua tim.

Hal ini tampak seolah – olah timnas korea selatan memaksa indonesia untuk melakukan adu pinalti sebagai penentu kemenangan pada pertandingan kali ini.

Adu pinalti pun dilakukan untuk kedua tim ;

Eksekutor pertama yang dikirim oleh kedua tim adalah, Kim Minwoo dari Korea Selatan dan Ramadhan Sananta dari Indonesia yang sama – sama berhasil mencetak 1 – 1.

Eksekutor kedua adalah, Lee Kanghee dan Arhan Pratama yang sama – sama berhasil mencetak angka menjadi 2 -2

Eksekutor ketiga adalah, Hwang Jaewon dan Rafael Struick sama – sama mencetak angka dan menyamakan kedudukan menjadi 3 – 3

Eksekutor keempat adalah, Paik Sanghoon dan Marselino Ferdinan yang berhasil membobol gawang lawan menghasilkan skor 4 – 4.

Foto: Istimewa.

Eksekutor kelima adalah, Byun Junsoo dan Justin Hubner yang sama – sama mencetak angka menjadikan 5 – 5, walaupun pada kesempatan pertama justin hubner gagal mencetak angka namun, penjaga gawang dari korea selatan melalukan kesalahan dimana dirinya melanggar aturan terkait kaki yang tidak menginjak garis batas gawang tengah, sehingga membuat justin hubner mendapatkan kesempatan menendang kedua.

Eksekutor keenam adalah, Kang Sangyoon yang tendangannya berhasil digagalkan oleh Ernando Ari, hal yang sama terjadi pada Arkhan Ari.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Minta Masyarakat Jaga Stabilitas Sosial : Kritik Boleh, Tapi Jangan Jadi Celah Kegaduhan

Eksekutor ketujuh adalah, Jeong Sangbin dan Kelly Stroyer berhasil mencuri gol dari gawang lawan.

Tendangan demi tendangan terus berhasil masuk ke gawang masing – masing tim, hingga akhirnya Tendangan Ramadhan Sananta dan Tepisan Ernando Ari berhasil memecah reli yang sedang berlangsung.

Tendangan terakhir Sananta menjadi penutup, sekaligus kunci kemenangan timnas Indonesia melawan timnas Korea Selatan.

Sorakan yang menggelegar pun terdengar di Stadion Abdullah bin Khalifa, supporter indonesia bersorak – sorai menyambut kemenangan timnas, yang melaju ke semifinal dan mengukir sejarah baru setelah sekian lama.

Hal ini juga dirasakan dari sabang hingga merauke, para supporter timnas yang menyaksikan dari tanah air bergelimang tangis dan sorakan kemenangan akan sejarah baru yang dihadirkan oleh timnas.

Berikut adalah susunan pemain pada pertandingan kali ini :

Indonesia: Ernando Ari; Komang Teguh (Muhammad Ferarri 46), Rizky Ridho, Justin Hubner; Rio Fahmi (Fajar Fathur Rahman 65, Jeam Kelly Sroyer 100), Ivar Jenner (Arkhan Fikri 100), Nathan Tjoe-A-On, Pratama Arhan; Witan Sulaeman (Ramadhan Sananta 105), Marselino Ferdinan, Rafael Struick.

Korea Selatan: Baek Jong-bum; Byun Jun-soo, Cho Hyun-taek, Hwang Jae-won, Hong Si-hoo (Jeong Sang-Bin 46), Lee Kang-hee, Paik Sang-hoon, Eom Ji-sung (Hong Yun-Sang 75), Kang Seong-jin (Jang Si-Young 80, Kim Min-Woo 105), Lee Tae-seok (Kang Sang-Yoon 46), Kim Dong-jin (Lee Young-Jun 46)

Penulis : Sean

Editor : Niken

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan  Tetap ‘Radical Break’
Andy Tanaya Pimpin PBPI Kutai Barat, Padel Bersiap Unjuk Gigi di Porprov Kaltim 2026
Kursi 2 RI Di Gugat, Administrasi Gibran Jadi Persoalan Di Meja MK
TC di Rumah Dinas Bupati, Sepak Bola Kubar Pacu Persiapan Menuju Porprov 2026
Usai Di Telpon Prabowo, Nahkoda Menkeu Di Gantikan Suahasil Nazara
Teguh Santosa: BRICS New Delhi Uji Arah Baru Politik Luar Negeri Indonesia
Perbosi Resmi Hadir di Sulawesi Tengah, Bidik Prestasi FORNAS 2027
Ratusan Rumah Rusak Akibat Gempa Sigi, PMII Serukan Gerakan Solidaritas Kemanusiaan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:00 WITA

Rocky Gerung Resmi Jadi Wantimpres Prabowo, Tegaskan  Tetap ‘Radical Break’

Minggu, 27 September 2026 - 00:37 WITA

Andy Tanaya Pimpin PBPI Kutai Barat, Padel Bersiap Unjuk Gigi di Porprov Kaltim 2026

Rabu, 23 September 2026 - 17:13 WITA

Kursi 2 RI Di Gugat, Administrasi Gibran Jadi Persoalan Di Meja MK

Rabu, 16 September 2026 - 17:03 WITA

TC di Rumah Dinas Bupati, Sepak Bola Kubar Pacu Persiapan Menuju Porprov 2026

Senin, 14 September 2026 - 15:06 WITA

Usai Di Telpon Prabowo, Nahkoda Menkeu Di Gantikan Suahasil Nazara

Berita Terbaru

Foto: BKPSDM hadiri RDP DPRD dan P3K di ruang serbaguna bahas soal penempatan P3K.

Advetorial

BKPSDM Kukar Kaji Masukan BKN untuk Penataan P3K Optimalisasi

Senin, 12 Okt 2026 - 16:56 WITA