Proses PAW NasDem Rampung Administratif, Tinggal Tunggu Restu Mendagri

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 16:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari

Foto : Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari

Lintasjejaring.com, SAMARINDA — Proses Pergantian Antar Waktu (PAW), kursi Partai NasDem di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur kini tinggal menunggu persetujuan pemerintah pusat.

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menyebutkan bahwa proses PAW kursi Partai NasDem di DPRD Kaltim, tinggal menunggu persetujuan pemerintah pusat, dengan nama pengganti mengacu pada aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yakni, Andi Burhanuddin Solong berdasarkan perolehan suara terbanyak berikutnya.

Baca Juga:  Pelican Cross Mulai Digunakan, Tapi Pelanggaran Masih Jadi Tantangan Di Samarinda

Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Celni Pita Sari, menyampaikan jika seluruh persyaratan administratif telah dinyatakan lengkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semua syarat sudah clear. Sekarang tinggal menunggu proses dari Mendagri melalui provinsi,” ujarnya

Terkait pengganti, ia menegaskan prosesnya mengacu pada aturan Komisi Pemilihan Umum, yakni berdasarkan perolehan suara terbanyak berikutnya.

“Kalau sesuai aturan KPU, itu Andi Burhanuddin Solong,” jelasnya.

Namun, jadwal pelantikan belum dapat dipastikan karena menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

Baca Juga:  Evaluasi Kinerja Kepala DTPHP Berau Dinilai Perlu, DPRD Soroti Keluhan Mahasiswa

Di sisi lain, Celni juga menyoroti insiden dugaan tindakan represif terhadap jurnalis perempuan saat aksi demonstrasi beberapa waktu lalu.

“Kita sangat menyayangkan kejadian itu. Harusnya demo berjalan lancar tanpa ada kericuhan atau tindakan yang merugikan pihak lain,” katanya.

Ia menilai insiden tersebut kemungkinan dipicu situasi yang tidak kondusif di lapangan, mengingat besarnya massa aksi.

“Mungkin karena situasi panik di lapangan,” ucapnya.

Meski demikian, ia menegaskan semua pihak pada dasarnya menjalankan tugas masing-masing, baik aparat maupun jurnalis.

Baca Juga:  Melalui Disbun Kukar, Korban Kebakaran Melayu dan Loa Ipuh Terima Bantuan CSR Rp150 Juta

Ke depan, ia berharap tidak ada lagi insiden serupa dan mendorong pemerintah untuk lebih responsif terhadap aspirasi masyarakat.

“Kalau ada demo, sebaiknya segera dilakukan dialog agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.” tandasnya.

 

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif
SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Berita Terbaru