“Demam” Padel Landa Samarinda, Dari Tren Jadi Gaya Hidup

- Redaksi

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Disporapar Kota Samarinda, Muslimin

Foto : Kepala Disporapar Kota Samarinda, Muslimin

LintasJejaring.com, SAMARINDA – Kota Samarinda tengah dilanda “demam” olahraga baru. Padel, yang dulu terdengar asing, kini menjelma menjadi magnet gaya hidup sehat yang digandrungi berbagai kalangan, dari anak muda hingga ibu rumah tangga.

Dalam beberapa waktu terakhir, geliat olahraga ini tumbuh pesat. Lapangan padel bahkan mulai bermunculan di berbagai penjuru kota, menandai perubahan pola hidup masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya aktivitas fisik yang fun dan sosial.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin, melihat fenomena ini sebagai sinyal positif bagi perkembangan olahraga sekaligus ekonomi daerah.

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Hampir di setiap kecamatan sekarang sudah ada lapangan padel. Ini menunjukkan olahraga ini cepat sekali diterima,” ungkapnya.

Ia menyebut, tren tersebut tidak berdiri sendiri. Samarinda mengikuti gelombang besar yang sebelumnya lebih dulu terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, hingga Makassar.

Namun di balik popularitasnya, Muslimin mengingatkan bahwa saat ini padel masih berada pada kategori olahraga rekreasi, belum masuk dalam cabang olahraga prestasi resmi.

“Statusnya masih olahraga masyarakat. Tapi melihat perkembangannya, ke depan bukan tidak mungkin bisa naik kelas menjadi cabang yang dipertandingkan,” jelasnya.

Lebih dari sekadar olahraga, kehadiran padel juga membawa efek domino terhadap sektor ekonomi. Mulai dari investasi pembangunan lapangan, penciptaan lapangan kerja, hingga tumbuhnya aktivitas usaha di sekitar lokasi.

“Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga pergerakan ekonomi. Ada tenaga kerja terserap, usaha-usaha baru ikut hidup,” tambahnya.

Meski demikian, pemerintah tetap mengingatkan agar euforia ini tidak berakhir sebagai tren musiman. Berkaca dari pengalaman di sejumlah negara Eropa, popularitas padel bisa naik cepat, tapi juga berpotensi meredup jika tidak dikelola dengan baik.

“Kita tidak ingin ini hanya jadi tren sesaat. Harapannya padel bisa benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Samarinda,” tegas Muslimin.

Melihat potensi yang terus berkembang, Disporapar membuka peluang untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih terintegrasi di masa mendatang, termasuk memasukkan padel dalam pengembangan kawasan sport center.

“Dengan animo sebesar ini, tentu sangat layak dipertimbangkan untuk pengembangan fasilitas olahraga ke depan,” pungkasnya.

 

Baca Juga:  Bendera Jolly Roger One Piece Berkibar, Pakar UMY : Simbol Identitas Dan Kritik Sosial
Baca Juga:  Soroti Kinerja Sistem Keamanan Gedung, DPRD Samarinda Tagih Hasil Investigasi Kebakaran Big Mall

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Kurangi Efek Kemarau Panjang, Polda Kaltara Siram Jalan Untuk Kurangi Debu
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Rabu, 9 September 2026 - 08:21 WITA

Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA