Turun ke Desa, Budianto Bulang Tegaskan Demokrasi Harus Hidup Dalam Keseharian Warga

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Budianto Bulang Dalam Kegiatan Penguatan Dasar Demokrasi Di Desa Rantau Sentosa, Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur.

Foto : Budianto Bulang Dalam Kegiatan Penguatan Dasar Demokrasi Di Desa Rantau Sentosa, Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur.

LintasJejaring.com, Kutai Timur – Anggota Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Budianto Bulang, kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesadaran demokrasi di tengah masyarakat melalui Kegiatan Penguatan Dasar Demokrasi yang digelar di Desa Rantau Sentosa, Kecamatan Busang, Kabupaten Kutai Timur, Jumat (23/1/2026) malam pukul 20.00 WITA.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Budianto Bulang dalam mendorong masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan, agar memiliki pemahaman yang utuh mengenai demokrasi, tidak hanya sebagai sistem politik, tetapi juga sebagai nilai yang harus dihidupi dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sambutannya, Politikus Partai Golongan Karya ini menegaskan bahwa penguatan dasar demokrasi menjadi sangat penting di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi yang kerap tidak disertai dengan literasi politik yang memadai.

“Demokrasi itu bukan hanya soal pemilu lima tahunan. Demokrasi adalah bagaimana masyarakat memahami hak dan kewajibannya, berani menyampaikan pendapat dengan cara yang benar, dan tetap menjaga persatuan,” ujar Budianto Bulang di hadapan peserta kegiatan.

Ia menilai, masyarakat desa memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi, karena nilai-nilai musyawarah, gotong royong, dan kebersamaan sejatinya telah lama hidup dan tumbuh di lingkungan pedesaan.

“Kita jangan merasa bahwa demokrasi itu hanya urusan kota atau elit politik. Justru di desa inilah nilai-nilai demokrasi yang paling murni itu hidup, melalui musyawarah, saling menghargai, dan kebiasaan menyelesaikan masalah bersama,” ungkapnya.

Kegiatan Penguatan Dasar Demokrasi ini turut menghadirkan dua narasumber, yakni Hasbi dan Achmad Hasan, yang memberikan pemaparan terkait prinsip-prinsip dasar demokrasi, partisipasi masyarakat dalam pembangunan, serta pentingnya menjaga ruang demokrasi agar tetap sehat dan beretika.

Baca Juga:  Lombok Gelar Jambore Desa Wisata 2024, Upaya Tingkatkan Pengunjung

Budianto Bulang menambahkan, pemahaman demokrasi yang baik akan membantu masyarakat terhindar dari provokasi, hoaks, serta narasi-narasi yang berpotensi memecah belah persatuan.

“Kita ingin masyarakat cerdas secara politik, bukan masyarakat yang mudah diadu domba. Demokrasi harus berjalan seiring dengan etika, moral, dan rasa tanggung jawab,” tegasnya.

Menurutnya, kehadiran negara melalui wakil rakyat di tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa demokrasi tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga dirasakan manfaatnya secara nyata.

“Saya datang ke sini bukan hanya untuk menyampaikan materi, tapi untuk mendengar. Aspirasi masyarakat desa itu sangat penting dan harus menjadi bagian dari proses pembangunan,” katanya.

Antusiasme warga Desa Rantau Sentosa terlihat cukup tinggi. Sejumlah peserta aktif mengajukan pertanyaan dan menyampaikan pandangan mereka terkait penerapan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam pengambilan keputusan di tingkat desa.

Baca Juga:  Kronologi Tak Sinkron, Kematian Siswa Di Samarinda Bongkar Retaknya Sistem Perlindungan Sosial

Menanggapi hal tersebut, Budianto Bulang menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang dinilai semakin terbuka dan kritis terhadap isu-isu publik.

“Diskusi seperti ini yang kita harapkan. Demokrasi yang sehat itu lahir dari dialog, bukan dari saling mencurigai atau memaksakan kehendak,” ucapnya.

Ia berharap, melalui kegiatan Penguatan Dasar Demokrasi ini, masyarakat semakin percaya diri untuk terlibat aktif dalam proses pembangunan, sekaligus tetap menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman.

“Harapan saya sederhana, masyarakat paham demokrasi secara benar, mampu menggunakannya untuk kebaikan bersama, dan tetap menjunjung tinggi persatuan serta nilai-nilai kebangsaan,” pungkasnya.

 

(Sean)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
Sekolah Lansia Kukar Siapkan Wisuda, DP2KB Sebut Pembelajaran Dorong Lansia Lebih Mandiri
Program Bunga Desaku Kukar Terpilih Ikuti Kompetisi Inovasi Tingkat Provinsi

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:09 WITA

Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas

Berita Terbaru