Deni Hakim Soroti Parkir Sembarangan, Jukir Minim Latihan Dan Sistem Pengawasan Lemah

- Redaksi

Selasa, 29 Juli 2025 - 10:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar

Foto : Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar

Lintasjejaring.com, Samarinda — Kondisi parkir di Kota Samarinda kembali disorot tajam dari Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, yang menyatakan sistem pengelolaan parkir saat ini belum tertata dengan baik karena lemahnya pembinaan terhadap juru parkir (jukir) serta buruknya sistem pengawasan di lapangan.

“Kalau akar persoalan di hulunya dibiarkan, penertiban di lapangan tidak akan pernah tuntas. Jukir yang bertugas harus paham aturan, bukan sekadar berdiri dan menarik uang,” ujar Deni, Selasa (29/7/25).

Ia menilai banyak jukir di Samarinda yang belum mendapatkan pelatihan dasar, termasuk soal larangan parkir di trotoar, bahu jalan sempit, hingga area yang mengganggu lalu lintas. Kondisi ini memperparah semrawutnya lalu lintas di sejumlah titik.

“Pembinaan itu tugas Dishub. Tapi kalau kita tanya sekarang, berapa jukir yang sudah dilatih, bagaimana sistem penempatannya, dan di mana pengawasannya jawabannya belum jelas,” tegasnya.

Tak hanya soal SDM, Deni juga menyoroti keberadaan jukir liar yang masih bebas mengatur kendaraan di zona-zona terlarang. Praktik ini tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga membuka peluang pungutan liar yang merugikan masyarakat dan PAD.

“Kalau praktik liar terus dibiarkan, bukan hanya pengguna jalan yang dirugikan, tapi juga citra tata kelola kota. Ini seperti pembiaran yang disengaja,” tuturnya.

Komisi III DPRD pun mendorong Dishub melakukan evaluasi total terhadap sistem perizinan jukir, pelatihan berkelanjutan, serta pengawasan di lapangan. Bahkan jika diperlukan, pembaruan regulasi akan didorong untuk mempertegas sanksi.

“Kalau memang regulasinya lemah, kita siap perbaiki. Tapi niat untuk menertibkan harus muncul dulu dari dinas teknis,” kata Deni.

Menurutnya, penataan parkir bukan hanya soal teknis, melainkan mencerminkan wajah kota yang tertib atau tidak.

“Kalau parkir dibiarkan semrawut, jangan salahkan kalau orang enggan datang ke pusat kota. Ini efek domino dari sistem yang tidak disiplin,” tutupnya.

 

Baca Juga:  Sukses Gelar Persami, SMP Negeri 3 Samarinda Tempa Karakter Kepemimpinan Siswa
Baca Juga:  Bupati Aulia Berharap Pengurangan Subsidi Pusat Diikuti Penguatan Sektor Produktif

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif
SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Berita Terbaru