DPRD Samarinda Ingatkan Warga Kesadaran Kelola Sampah Harus Dimulai Dari Rumah

- Redaksi

Senin, 28 Juli 2025 - 09:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah.

Foto : Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah.

Lintasjejaring.com, Samarinda — Masalah persampahan di Kota Samarinda kembali menjadi sorotan DPRD. Bukan hanya soal kurangnya infrastruktur, tapi lebih kepada lemahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah sejak dari sumbernya: rumah tangga.

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Andriansyah, menegaskan bahwa budaya memilah dan mengelola sampah seharusnya tumbuh dari inisiatif warga, bukan semata-mata karena tekanan aturan.

“Kalau kita terus menunggu aturan atau kampanye pemerintah, masalah sampah tidak akan selesai. Ini soal pola pikir dan kebiasaan,” ujar Andriansyah, Senin (28/7/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut bahwa pengelolaan sampah tidak cukup ditopang oleh keberadaan TPS, armada pengangkut, atau Bank Sampah. Tanpa perubahan perilaku masyarakat, semua fasilitas itu akan sulit bekerja optimal.

“Masalah utama bukan fasilitas. Kalau masyarakat mulai memilah dari rumah, sistem di lapangan akan jauh lebih ringan bebannya,” jelasnya.

Andriansyah juga menekankan bahwa regulasi seharusnya hadir sebagai pendukung kesadaran yang sudah tumbuh di tengah masyarakat, bukan menjadi alat paksaan utama.

“Bikin aturan itu mudah. Tapi yang paling berat adalah membangun budaya sadar sampah. Itulah yang harus dimulai dulu,” tegas politisi muda ini.

Ia mencontohkan pentingnya memilah sampah organik dan anorganik, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai sebagai bentuk tanggung jawab pribadi terhadap kebersihan kota.

Baca Juga:  Jelang Pesta Demokrasi Kaltim, Kesbangpol Tekankan Peran Pemuda Pada Pemilihan 2024
Baca Juga:  BKPRMI Bulungan Mantapkan Program Kerja Lewat Rakerda, Perkuat Sinergi dengan Pemda dan Serahkan Insentif Guru Mengaji

Menurutnya, jika kesadaran sudah tumbuh secara kolektif, maka sanksi dan denda tak perlu menjadi alat utama dalam pengendalian.

“Gerakan sadar sampah harus jadi gaya hidup. Bukan karena takut denda atau hanya ikut-ikutan kampanye,” tuturnya.

DPRD Kota Samarinda pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berhenti bersikap pasif. Budaya bersih dan peduli sampah dinilai sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah atau komunitas tertentu.

“Kalau semua mulai dari rumah sendiri, maka kota ini akan jauh lebih bersih tanpa harus terlalu bergantung pada peraturan,” pungkasnya.

 

Baca Juga:  DPRD Samarinda Tegaskan Isu Penghapusan Guru Honorer Tahun 2027 Tidak Benar

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau
Dishub Kukar Dorong Edukasi untuk Tingkatkan Kesadaran dan Keselamatan Berlalu Lintas
37 Orang Diperiksa Polisi, Dugaan Pencurian Kabel Bawah Tanah di Samarinda Diusut
Sekolah Lansia Kukar Siapkan Wisuda, DP2KB Sebut Pembelajaran Dorong Lansia Lebih Mandiri

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:25 WITA

PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terbaru