Dorong Pembentukan UPTD Pemakaman, Aris Mulyanata Soroti Pengelolaan TPU di Samarind

- Redaksi

Jumat, 21 Maret 2025 - 19:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Aris Mulyanata, Anggota DPRD Kota Samarinda

Foto : Aris Mulyanata, Anggota DPRD Kota Samarinda

Lintasjejaring.com, Samarinda – Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Aris Mulyanata, mendorong pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pemakaman guna mengelola tempat pemakaman umum (TPU) secara lebih terorganisir.

Aris mengungkapkan bahwa hingga kini, Samarinda belum memiliki UPTD khusus yang bertanggung jawab atas pengelolaan TPU, meskipun Pemkot telah menyiapkan beberapa lahan pemakaman di berbagai kecamatan. Kurangnya koordinasi dan belum adanya organisasi resmi membuat masyarakat kesulitan mendapatkan informasi mengenai lokasi-lokasi pemakaman yang tersedia.

Baca Juga:  Atasi Pasar Tumpah dan Lapak Kosong, DPRD Samarinda Dorong Perda Penataan Pasar

“Kami dari Pansus dan Komisi I DPRD Samarinda telah merekomendasikan kepada bagian organisasi Pemkot untuk segera membentuk UPTD Pemakaman. Saat ini, belum ada lembaga yang mengelola serta mengawasi pemakaman secara resmi di Samarinda,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa pembentukan UPTD ini sangat penting agar pemerintah dapat menjalankan kewajibannya sesuai dengan regulasi Kementerian Dalam Negeri (Permendagri), yang mengharuskan setiap daerah menyediakan lahan pemakaman umum.

Baca Juga:  Grab Menjadi Perusahaan Teknologi Pertama Raih Sertifikat Penetapan Program Kepatuhan

Saat ini, Samarinda memiliki dua TPU utama, yakni TPU Serayu dan TPU Khusnul Khotimah di Samarinda Utara. Namun, dengan bertambahnya populasi dan tingginya kebutuhan pemakaman, ketersediaan lahan menjadi tantangan tersendiri.

“Banyak warga yang mengeluhkan keterbatasan lahan pemakaman. Selain itu, sebagian besar TPU di Samarinda dikelola oleh pihak swasta, sehingga muncul unsur komersialisasi yang menyulitkan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga:  Gaji Guru Honorer Tertunda Sejak Awal Tahun, DPRD Berau Desak Pemkab Ambil Tindakan

Aris menekankan bahwa Pemkot Samarinda harus mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan lahan pemakaman yang memadai serta sistem pengelolaan yang transparan dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.

(Has)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendamping RT-Ku Terbaik Kukar Mulai Bertugas pada Oktober hingga Desember 2026
Disdikbud Kukar Kolaborasi dengan Komunitas Takeru pada Panggung Ekspresi Budaya di Taman Musik
DLHK Kukar Tunggu Hasil Pengukuran Debu Halus, untuk Mengetahui Kondisi Kualitas Udara
Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik
Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu
ASN Kukar Didorong Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun untuk Pengembangan Kompetensi
MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:10 WITA

Pendamping RT-Ku Terbaik Kukar Mulai Bertugas pada Oktober hingga Desember 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Disdikbud Kukar Kolaborasi dengan Komunitas Takeru pada Panggung Ekspresi Budaya di Taman Musik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:58 WITA

DLHK Kukar Tunggu Hasil Pengukuran Debu Halus, untuk Mengetahui Kondisi Kualitas Udara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu

Berita Terbaru