TPP ASN PPU Rp66 Miliar Masuk APBD Perubahan, Pencairan September Tunggu DPA

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir.

Foto: Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir.

Lintasjejaring.com, penajam –  Kabar soal keterlambatan pembayaran Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat kepastian. Kamis (01/10/2026).

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU memastikan kekurangan anggaran TPP sebesar Rp66 miliar sudah masuk dalam APBD Perubahan 2026. Anggaran tersebut disiapkan untuk membiayai TPP ASN selama empat bulan, yakni September hingga Desember 2026. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) PPU, Muhajir, mengatakan anggaran tersebut telah terakomodir dalam APBD Perubahan yang ditetapkan melalui rapat paripurna DPRD PPU pada Rabu (30/09/2026) kemarin.

“Kekurangan anggaran TPP sudah diakomodir di APBD Perubahan. Jadi, teman-teman pegawai tidak perlu khawatir, TPP untuk empat bulan ke depan sudah aman,” kata Muhajir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Muhajir menjelaskan, kekurangan anggaran tersebut muncul karena APBD Murni 2026 hanya menyediakan alokasi TPP untuk delapan bulan.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Kukar Cek Volume Minyakita di Tenggarong Sesuai Standar

Pemkab PPU kemudian memasukkan kebutuhan empat bulan berikutnya dalam APBD Perubahan 2026. Dengan skema tersebut, kebutuhan TPP ASN hingga akhir tahun telah masuk dalam perencanaan anggaran daerah.

“Memang anggaran TPP yang tersedia di APBD Murni hanya untuk delapan bulan. Sisanya kita alokasikan melalui APBD Perubahan,” ujarnya.

Alokasi Rp66 miliar itu mencakup kebutuhan pembayaran TPP ASN untuk September, Oktober, November, dan Desember 2026.

Dengan demikian, persoalan yang saat ini muncul bukan lagi terkait ketersediaan anggaran, melainkan tahapan administrasi sebelum pembayaran dapat dilakukan.

TPP September Masih Tunggu Evaluasi APBD-P

Muhajir mengatakan pembayaran TPP September yang seharusnya berlangsung pada awal Oktober belum dapat dilakukan. Pemkab PPU masih menunggu hasil evaluasi APBD Perubahan 2026 dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Baca Juga:  Jangkau Hampir Seluruh Wilayah, Listrik dan Air Bersih di Sangatta Utara Kian Merata

Setelah proses evaluasi selesai, pemerintah daerah masih harus menunggu penerbitan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Perubahan Tahun Anggaran 2026.

“Untuk TPP September yang seharusnya dibayarkan awal Oktober ini memang masih tertunda karena kita menunggu hasil evaluasi APBD Perubahan dari Pemprov Kaltim, kemudian DPA perubahan juga harus terbit,” jelas Muhajir.

Menurutnya, DPA menjadi salah satu dokumen penting sebelum perangkat daerah dapat menjalankan anggaran hasil perubahan. Karena itu, pembayaran TPP belum bisa langsung dilakukan meskipun alokasinya sudah tersedia dalam APBD Perubahan.

Baca Juga:  Kopdes dan BUMDes Harus Sinergi, Bukan Tumpang Tindih

Muhajir Minta ASN Bersabar

Pemkab PPU meminta ASN tidak khawatir mengenai keberlanjutan pembayaran TPP hingga akhir tahun. Pemerintah memastikan kebutuhan anggaran September hingga Desember sudah masuk dalam APBD Perubahan.

Muhajir meminta pegawai menunggu sampai seluruh tahapan administrasi selesai. Setelah DPA Perubahan terbit, pembayaran TPP dapat diproses sesuai mekanisme pengelolaan keuangan daerah.

“Kami meminta teman-teman pegawai untuk bersabar menunggu DPA turun. Setelah itu, TPP bisa kita bayarkan,” pungkasnya.

Dengan masuknya Rp66 miliar dalam APBD Perubahan 2026, Pemkab PPU memastikan kebutuhan TPP ASN selama empat bulan terakhir tahun anggaran telah mendapat alokasi. Pemerintah kini menunggu penyelesaian tahapan evaluasi dan administrasi sebelum pembayaran berjalan.

(Mat/ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Tahun 2026, Bupati Kukar Prioritaskan Program Internet Jangkau Seluruh Desa
Dispora Kukar Pastikan Perawatan Stadion Aji Imbut Tetap Berjalan Sesuai Kontrak
Bupati Kukar Minta Realisasi Anggaran Tetap Berpijak pada Program
Pemkab PPU Dorong Bandara IKN Jadi Komersial, Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang Ikut Diajukan
Efisiensi APBD Kukar, Sekda Sunggono Sebut Sejumlah Belanja Daerah Disesuaikan
Disbun Kukar Terus Perkuat Pengelolaan Perizinan pada Usaha Perkebunan
Pemkab Kukar Ajak Pelajar Kenali Nilai Pancasila Lewat Peringatan Hari Kesaktian
Kemiskinan PPU Turun Jadi 5,78 Persen, Pemerintah Perkuat Intervensi Berbasis Data

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Akhir Tahun 2026, Bupati Kukar Prioritaskan Program Internet Jangkau Seluruh Desa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:05 WITA

Dispora Kukar Pastikan Perawatan Stadion Aji Imbut Tetap Berjalan Sesuai Kontrak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Bupati Kukar Minta Realisasi Anggaran Tetap Berpijak pada Program

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:38 WITA

Pemkab PPU Dorong Bandara IKN Jadi Komersial, Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang Ikut Diajukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09 WITA

Efisiensi APBD Kukar, Sekda Sunggono Sebut Sejumlah Belanja Daerah Disesuaikan

Berita Terbaru