Lomba Posyandu dan Tari Jadi Ruang Kreativitas Anak serta Penguatan Pelayanan Kesehatan di Tanjung Selor

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Bulungan, Syarwani.

Foto: Bupati Bulungan, Syarwani.

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Lomba Posyandu serta Tari Pesisir dan Pedalaman menjadi bagian dari upaya Kecamatan Tanjung Selor memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus membuka ruang kreativitas bagi anak dan remaja. Jumat (14/08/2026).

Pengumuman pemenang berlangsung dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kecamatan Tanjung Selor di Aula Kecamatan Tanjung Palas.

Kecamatan Tanjung Selor menyelenggarakan kegiatan tersebut dengan menggabungkan aspek kesehatan, kreativitas, dan pelestarian seni budaya. Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si. menutup rangkaian kegiatan sekaligus menyerahkan piala dan plakat kepada para pemenang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syarwani Dorong Posyandu Terus Berinovasi

Dalam kesempatan itu, Syarwani menilai lomba Posyandu bukan sekadar ajang kompetisi. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat mendorong kader untuk menghadirkan inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Posyandu memiliki peran penting dalam memberikan edukasi pola hidup sehat, mendampingi ibu hamil, serta membantu mencegah stunting sejak masa 1.000 hari pertama kehidupan.

“Kita harus mampu hadir, melahirkan kegiatan-kegiatan yang bersifat inovatif, yang semuanya dalam rangka untuk membangun kesadaran orang tua untuk bagaimana kita memberikan pelayanan kepada anak-anak kita, utamanya di usia balita,” kata Syarwani.

Karena itu, ia mendorong kader Posyandu terus meningkatkan kreativitas dalam menjalankan pelayanan. Dengan inovasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan ibu dan anak sejak dini.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Soroti Kualitas Guru dan Keterbatasan SDM di Sektor Pendidikan

Kegiatan Seni Kurangi Ketergantungan Anak pada Gawai

Selain pelayanan kesehatan, Syarwani juga mendorong pemerintah dan masyarakat memperbanyak kegiatan seni dan budaya untuk anak serta remaja.

Menurutnya, kegiatan seperti lomba tari dapat menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan bakat. Langkah tersebut juga menjadi salah satu cara menghadirkan aktivitas alternatif di tengah penggunaan telepon seluler dan media sosial yang semakin tinggi.

“Kalau kegiatan-kegiatan seperti ini frekuensinya kita lebih seringkan, otomatis waktu mereka untuk melihat handphone mereka sudah berkurang.”

Ia melanjutkan, kegiatan seni dapat mengarahkan perhatian anak pada aktivitas yang produktif sekaligus membangun kreativitas.

“Karena ada fokus baru yang kita ajak ke mereka dalam membangun kreativitas, membangun minat anak-anak kita dalam seni budaya,” ujarnya.

Dengan begitu, pelestarian budaya tidak hanya berlangsung melalui pertunjukan, tetapi juga melalui keterlibatan langsung generasi muda.

Baca Juga:  Dari Warung Kopi Ke Kejurnas, Olahraga Domino Di Kaltim Mulai Diseriusi

Posyandu Menur Desa Gunung Sari Raih Juara I

Dalam lomba Posyandu, Posyandu Menur Desa Gunung Sari meraih Juara I. Posyandu Merudung Desa Jelarai menempati Juara II, sedangkan Posyandu Teratai Kelurahan Tanjung Selor Hulu meraih Juara III.

Sementara itu, Posyandu Satelit Desa Apung meraih Juara IV. Panitia juga memberikan penghargaan Kader Posyandu Terbaik kepada Pratiwi Kartikasari dari Posyandu Menur.

Baca Juga:  Kasus Panti Sosial Di Samarinda Menguak Masalah Sistemik, DPRD Minta Penanganan Nasional

Sanggar Tari Tampilkan Seni Pesisir dan Pedalaman

Pada kategori Tari Pesisir, Sanggar Tari Semandak Buayoy Kelurahan Tanjung Selor Hilir berhasil meraih Juara I. Selanjutnya, Sanggar Tari Kesbul Desa Jelarai menempati Juara II.

Kemudian, kategori Tari Pedalaman menempatkan Sanggar Tari Sungai Kayan Kelurahan Tanjung Selor Hilir sebagai Juara I. Sanggar Tari Temi’it Desa Jelarai meraih Juara II.

Juara III diraih Tunas Bahuma Desa Apung, sedangkan Sanggar Tari Likuray Desa Gunung Seriang memperoleh Juara Harapan I.

Rangkaian lomba tersebut menunjukkan bahwa kegiatan HAN dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat perhatian terhadap kesehatan anak sekaligus mengembangkan kreativitas dan kecintaan generasi muda terhadap seni budaya daerah.

Penulis : Yudistira

Editor : Red/ADV/Diskominfo Bulungan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi
Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan
Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan
Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan
Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani
Belanja Daerah Bulungan Naik Rp28,2 Miliar, Lima Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
Pemkab Bulungan dan TNI-Polri Tanam 2.500 Pohon untuk Jaga Ekosistem

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:42 WITA

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Selasa, 15 September 2026 - 19:27 WITA

Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WITA

Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan

Senin, 14 September 2026 - 18:46 WITA

Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani

Berita Terbaru