Kepatuhan 99 Persen, WFH Di Samarinda Tekan BBM Dan Emisi

- Redaksi

Jumat, 24 April 2026 - 14:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Walikota Samarinda, Andi Harun

Foto : Walikota Samarinda, Andi Harun

LintasJejaring.com, SAMARINDA, – Kebijakan Work From Home (WFH) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda mencatat tingkat kepatuhan hingga 99 persen, sekaligus menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sekitar 1.900 liter per hari.

Kebijakan WFH yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat, telah memasuki Minggu kedua di Kota Samarinda, dengan beberapa saran perbaikan di Minggu pertama dari Walikota Samarinda, Andi Harun, di Minggu kedua ini, ada banyak perubahan signifikan yang terjadi.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyebutkan bahwa kebijakan tersebut juga berdampak pada efisiensi energi dan penurunan emisi, tanpa mengganggu kinerja aparatur sipil negara (ASN).

“Secara rata-rata hampir 100 persen, sudah sesuai dengan target dan harapan,” ujarnya,

Evaluasi dilakukan melalui sistem monitoring digital berbasis kecerdasan buatan, atau Artificial Intelligence yang mampu memantau kinerja dan aktivitas ASN secara real time.

“Semua aktivitas bisa dideteksi dan dilaporkan secara digital, jadi tidak bisa dimanipulasi,” jelasnya.

Meski demikian, masih terdapat sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum optimal dalam penerapan sistem tersebut, di antaranya Dinas Perikanan, DP2PA, dan Sekretariat DPRD.

“Kita akan cek apakah ini karena kurang paham atau memang disengaja,” tegasnya.

Pemerintah kota juga akan melakukan evaluasi lanjutan, termasuk pemeriksaan laporan kerja ASN secara berkala. Jika ditemukan pelanggaran, sanksi disiplin akan diterapkan sesuai ketentuan.

Baca Juga:  Catat, Open Turnamen Pickleball Akan Digelar di Kota Samarinda 14-17 November

Dalam kesempatan yang sama, praktisi AI Ainun Najib juga menyampaikan jika penggunaan teknologi kecerdasan buatan, dalam birokrasi mulai bergeser dari sekadar alat menjadi asisten kerja.

“Sekarang AI bukan hanya tool, tapi sudah menjadi semacam rekan kerja,” ujarnya.

Ia menilai Samarinda berpotensi menjadi daerah pertama di Indonesia yang mengadopsi konsep “ASN AI”, yakni pemanfaatan AI sebagai pendamping kerja aparatur.

Baca Juga:  Kekurangan Petugas Kebersihan Di Pesisir Berau, DPRD Sarankan Skema Outsourcing

Pemkot Samarinda menargetkan dalam 1–3 tahun ke depan, pemanfaatan AI akan diperluas untuk mendukung kinerja ASN, dengan tetap menekankan penggunaan yang bijak.

“AI ini kan awalnya memang dibuat untuk membantu kinerja manusia, makanya kita manfaatkan sebaik mungkin untuk bisa membantu pekerjaan kita,” tutup Andi Harun.

 

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas
150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja
Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk
Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan
Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun
HUT Polwan ke-78, Polres Berau Dorong Polisi Wanita Adaptif Hadapi Era Digital
Kurangi Efek Kemarau Panjang, Polda Kaltara Siram Jalan Untuk Kurangi Debu
Kemarau Tekan Cadangan Air Balikpapan, Puluhan Ribu Pelanggan Hadapi Pengurangan Jam Layanan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:32 WITA

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WITA

150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Rabu, 9 September 2026 - 08:21 WITA

Polisi Ungkap Modus Dugaan Pencabulan Siswa SMP di Nunukan, Korban Diduga Diberi Tuak Hingga Mabuk

Rabu, 9 September 2026 - 08:01 WITA

Pekerja Proyek Stadion Malinau Asal Makassar Meninggal Dunia, Polisi Tak Temukan Bukti Kekerasan

Rabu, 9 September 2026 - 07:50 WITA

Ribuan Warga Kutim Gelar Salat Istisqa, Berharap Hujan Segera Turun

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi IAIN Tana Tidung. (MetaAI)

Tana Tidung

20,13 Hektar Untuk IAIN Tana Tidung, Pemkab Kebut Sertifikas

Rabu, 9 Sep 2026 - 09:32 WITA