LKPD 2025 Diserahkan Ke BPK, Pemkot Samarinda Bidik Kembali Opini WTP

- Redaksi

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda, Ananta Fathurozzi,

Foto : Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda, Ananta Fathurozzi,

Lintasjejajaring.com, SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda mulai memasuki tahapan penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah. Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 resmi diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk diaudit.

Penyerahan tersebut menjadi bagian dari kewajiban tahunan pemerintah daerah, dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan anggaran, sekaligus menjadi penentu capaian opini audit, termasuk target mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Samarinda, Ananta Fathurozzi, mengatakan seluruh proses penyusunan laporan telah mengikuti ketentuan yang berlaku.

“Ini merupakan laporan rutin tahunan. Seluruh kegiatan sudah disusun sesuai mekanisme administrasi, dan regulasi sebelum disampaikan ke BPK,” ujarnya.

Menurutnya, BPK akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap laporan tersebut, mulai dari kesesuaian pelaksanaan anggaran hingga tingkat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Proses audit ini mencakup banyak aspek. BPK akan menilai kesesuaian, akuntabilitas, hingga kepatuhan terhadap aturan,” jelasnya.

Ananta memperkirakan proses audit berlangsung sekitar satu bulan. Hasil pemeriksaan tersebut dijadwalkan akan disampaikan pada akhir April hingga Mei 2026.

“Biasanya sekitar satu bulan. Kemungkinan hasilnya keluar di akhir April atau Mei,” katanya.

Terkait capaian opini, ia menyebutkan bahwa Pemerintah Kota Samarinda pada tahun sebelumnya berhasil meraih predikat WTP. Capaian tersebut diharapkan dapat kembali dipertahankan pada tahun ini.

“Kami optimistis bisa kembali meraih WTP, karena seluruh proses sudah mengacu pada standar dan arahan yang ditetapkan,” tegasnya.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa catatan maupun rekomendasi dari BPK baru akan diketahui setelah proses audit selesai dilakukan.

“Untuk catatan atau temuan, kita menunggu hasil pemeriksaan. Saat ini masih dalam tahap penilaian,” pungkasnya.

 

Baca Juga:  Budianto Bulang Serap Aspirasi Masyarakat Susuk Luar, Mulai Dari Keluhan Aktivitas Perusahaan Hingga Guru Honorer Tak Digaji
Baca Juga:  Masih Banyak LPJU Lawas, DPRD Samarinda Minta Pembaruan Jalan Protokol

(Kinka)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif
SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla
PMII Unmul Surati Prabowo-Gibran, Soroti Legitimasi Pemilihan Rektor
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:26 WITA

Beranda Imigrasi Hadir di MPP Kukar, Perkuat Layanan Publik yang Responsif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:46 WITA

Dinkes Samarinda Siagakan Puskesmas Palaran dan Makroman Hadapi Ancaman ISPA akibat Karhutla

Berita Terbaru