LintasJejaring.com, SAMARINDA – Kota Samarinda tengah dilanda “demam” olahraga baru. Padel, yang dulu terdengar asing, kini menjelma menjadi magnet gaya hidup sehat yang digandrungi berbagai kalangan, dari anak muda hingga ibu rumah tangga.
Dalam beberapa waktu terakhir, geliat olahraga ini tumbuh pesat. Lapangan padel bahkan mulai bermunculan di berbagai penjuru kota, menandai perubahan pola hidup masyarakat yang semakin sadar akan pentingnya aktivitas fisik yang fun dan sosial.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Muslimin, melihat fenomena ini sebagai sinyal positif bagi perkembangan olahraga sekaligus ekonomi daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Hampir di setiap kecamatan sekarang sudah ada lapangan padel. Ini menunjukkan olahraga ini cepat sekali diterima,” ungkapnya.
Ia menyebut, tren tersebut tidak berdiri sendiri. Samarinda mengikuti gelombang besar yang sebelumnya lebih dulu terjadi di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, hingga Makassar.
Namun di balik popularitasnya, Muslimin mengingatkan bahwa saat ini padel masih berada pada kategori olahraga rekreasi, belum masuk dalam cabang olahraga prestasi resmi.
“Statusnya masih olahraga masyarakat. Tapi melihat perkembangannya, ke depan bukan tidak mungkin bisa naik kelas menjadi cabang yang dipertandingkan,” jelasnya.
Lebih dari sekadar olahraga, kehadiran padel juga membawa efek domino terhadap sektor ekonomi. Mulai dari investasi pembangunan lapangan, penciptaan lapangan kerja, hingga tumbuhnya aktivitas usaha di sekitar lokasi.
“Ini bukan hanya soal olahraga, tapi juga pergerakan ekonomi. Ada tenaga kerja terserap, usaha-usaha baru ikut hidup,” tambahnya.
Meski demikian, pemerintah tetap mengingatkan agar euforia ini tidak berakhir sebagai tren musiman. Berkaca dari pengalaman di sejumlah negara Eropa, popularitas padel bisa naik cepat, tapi juga berpotensi meredup jika tidak dikelola dengan baik.
“Kita tidak ingin ini hanya jadi tren sesaat. Harapannya padel bisa benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Samarinda,” tegas Muslimin.
Melihat potensi yang terus berkembang, Disporapar membuka peluang untuk menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih terintegrasi di masa mendatang, termasuk memasukkan padel dalam pengembangan kawasan sport center.
“Dengan animo sebesar ini, tentu sangat layak dipertimbangkan untuk pengembangan fasilitas olahraga ke depan,” pungkasnya.
(Kinka)









