LintasJejaring.com, Samarinda – Pelantikan Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Kalimantan Timur di bawah kepemimpinan H. Murjani untuk masa khidmat terbaru berlangsung khidmat di Kota Samarinda, Minggu (Minggu, 25/01/2026).
Momentum inaugurasi ini tidak hanya menjadi penanda konsolidasi organisasi, tetapi juga ruang refleksi kebangsaan. H. Addin Jauharudin selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, dalam sambutannya menyoroti arah kebijakan nasional, yang tengah dijalankan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia menilai sejumlah program prioritas pemerintah memiliki fondasi nilai yang kuat dan sejalan dengan ajaran agama, Pancasila, serta Undang-Undang Dasar 1945.
Addin menyebut program Makan Bergizi Gratis sebagai contoh konkret kebijakan yang berpihak pada kemanusiaan. Ia menjelaskan, jika ditinjau dari perspektif Maqashid Syariah, program tersebut merupakan wujud pelaksanaan prinsip Hifdzun Nafs, yakni menjaga keselamatan dan keberlangsungan hidup manusia
“Gizi anak – anak yang terjaga, merupakan sebuah kunci agar dapat mempertahankan dan menjaga keberlangsungan hidup, dan kualitas dari para generasi masa depan. Selain melindungi kehidupan manusia, tindakan mencegah kelaparan dan gizi buruk merupakan sebuah ibadah,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyinggung program Sekolah Gratis bagi masyarakat miskin. Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan prinsip Hifdzul ‘Aql atau menjaga akal. Pendidikan dinilai sebagai instrumen utama untuk membangun kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus mata rantai kemiskinan struktural.
“Bagian vital dari menjaga kemaslahatan umat, adalah dengan menjaga dan mengembangkan akalnya melalui pendidikan, agar memiliki daya saing,” ucapnya.
Di bidang ekonomi, Addin menilai penguatan Koperasi Rakyat sebagai langkah strategis yang selaras dengan prinsip Hifdzul Maal atau menjaga harta. Ia menekankan bahwa koperasi merupakan bentuk nyata dari semangat ta’awun atau gotong royong dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
Secara keseluruhan, ia memandang kebijakan pemerintah yang berfokus pada ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan sebagai upaya kolektif menghadirkan kemaslahatan bersama.
“Kebijakan ini sejalan dengan nilai – nilai luhur dari Al – Qur’an, dan tidak menimbulkan pertentangan. Tentunya GP Ansor akan berkomitmen untuk terus mengawal, agar program-program tersebut benar-benar memberi manfaat nyata bagi rakyat,” tutupnya.
(Sean)








