DLHK Kukar Tunggu Hasil Pengukuran Debu Halus, untuk Mengetahui Kondisi Kualitas Udara

- Redaksi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Alat pengukuran partikel debu PM2,5 yang digunakan DLHK Kukar untuk memantau kualitas udara di lapangan kompleks kantor Bupati Kukar.

Foto: Alat pengukuran partikel debu PM2,5 yang digunakan DLHK Kukar untuk memantau kualitas udara di lapangan kompleks kantor Bupati Kukar.

Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kutai Kartanegara (Kukar) masih menunggu hasil pengukuran partikel debu halus PM2,5 untuk mengetahui kondisi kualitas udara berdasarkan data pemantauan. Sabtu (24/10/2026)

Plt. Kepala DLHK Kukar, Yudiarta, mengatakan alat yang digunakan membutuhkan waktu pengukuran selama 24 jam sebelum data dapat diolah.

Baca Juga:  Kronologi Tak Sinkron, Kematian Siswa Di Samarinda Bongkar Retaknya Sistem Perlindungan Sosial

Yudiarta menjelaskan, alat pengukuran dipasang pada siang hari sebelumnya. Data baru dapat diambil setelah perangkat menyelesaikan pengukuran selama 24 jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu, hasil pengumpulan partikel debu harus melalui proses pengolahan terlebih dahulu sebelum dapat diketahui.

“Saat ini, kami baru melakukan pengukuran terkait PM2,5. Pengukuran menggunakan alat yang kami miliki harus dilakukan selama 24 jam,” jelas Yudiarta.

Hasil pemeriksaan diperkirakan baru tersedia pada Sabtu. Karena proses pengukuran dan pengolahan belum selesai, kondisi kualitas udara belum dapat disimpulkan berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut.

Baca Juga:  Lindungi Adat, Perkuat Ekonomi Kampung, Dua Raperda Inisiatif Usulan DPRD Berau
Baca Juga:  Sujarwo : RPJMD Harus Jadi Prioritas Bupati Terpilih

Dengan demikian, pihak DLHK masih menunggu data lengkap untuk memperoleh gambaran hasil pengukuran partikel debu.

“Alat tersebut dipasang pada siang hari kemarin, sehingga datanya baru bisa diambil setelah proses pengukuran selesai. Kemungkinan hasilnya baru bisa keluar pada Sabtu,” tutup Yudiarta.

(Adv/Diskominfo Kukar)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendamping RT-Ku Terbaik Kukar Mulai Bertugas pada Oktober hingga Desember 2026
Disdikbud Kukar Kolaborasi dengan Komunitas Takeru pada Panggung Ekspresi Budaya di Taman Musik
Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik
Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu
ASN Kukar Didorong Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun untuk Pengembangan Kompetensi
MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:10 WITA

Pendamping RT-Ku Terbaik Kukar Mulai Bertugas pada Oktober hingga Desember 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Disdikbud Kukar Kolaborasi dengan Komunitas Takeru pada Panggung Ekspresi Budaya di Taman Musik

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:58 WITA

DLHK Kukar Tunggu Hasil Pengukuran Debu Halus, untuk Mengetahui Kondisi Kualitas Udara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu

Berita Terbaru