Efisiensi APBD Kukar, Sekda Sunggono Sebut Sejumlah Belanja Daerah Disesuaikan

- Redaksi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sekretaris Daerah, Sunggono.

Foto: Sekretaris Daerah, Sunggono.

Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan penyesuaian pada sejumlah komponen belanja dalam APBD Perubahan 2026. Dari langkah tersebut, akumulasi efisiensi anggaran di daerah mencapai lebih dari Rp100 miliar. Kamis (01/10/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono mengatakan, efisiensi dilakukan sebagai bagian dari penyesuaian belanja terhadap kondisi keuangan daerah.

Kebijakan tersebut mengacu pada sejumlah regulasi, salah satunya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2025 yang mengatur langkah efisiensi anggaran pemerintah daerah.

Beberapa pos yang terkena penyesuaian meliputi perjalanan dinas, belanja penunjang, kebutuhan operasional serta kendaraan dinas. Pengurangan perjalanan dinas, misalnya, dilakukan hingga 50 persen.

“Nilai lebih dari Rp100 miliar itu bukan berasal dari satu pos saja. Perhitungannya merupakan gabungan dari berbagai belanja yang selama ini kita sesuaikan,” ujar Sunggono.

Menurutnya, penyesuaian tersebut diperlukan agar belanja pemerintah tetap berada dalam batas kemampuan keuangan daerah. Langkah itu juga menjadi bagian dari pengendalian anggaran setelah pemerintah melakukan pembahasan APBD Perubahan.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Support Penuh Pembangunan Wisma Polri, Siap Tampung Personel Baru

Sunggono yang juga menjabat Kepala Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kukar mengatakan, kondisi tersebut turut menjadi pertimbangan dalam menentukan pelaksanaan program pemerintah.

“Jadi kita tidak melihat efisiensi hanya dari satu kegiatan. Semua komponen belanja dievaluasi agar penggunaan anggaran benar-benar menyesuaikan kondisi keuangan daerah,” jelasnya.

Meski sejumlah belanja dikurangi, pemerintah daerah tetap mempertahankan ruang untuk menjalankan program prioritas. Pelaksanaannya menyesuaikan kemampuan organisasi perangkat daerah dan hasil pembahasan bersama DPRD Kukar.

Baca Juga:  Abdul Waris Minta Izin Penginapan Di Biduk - Biduk Dipermudah

Dalam APBD Perubahan 2026, Pemkab Kukar juga mencatat komponen pinjaman sekitar Rp820 miliar. Dengan pencatatan tersebut, total APBD berada di kisaran Rp7,9 triliun.

“Dengan berbagai penyesuaian yang sudah dilakukan, termasuk pencatatan pinjaman, total anggaran kita tetap berada sekitar Rp7,9 triliun, belum sampai Rp8 triliun,” pungkas Sunggono.

(Adv/Diskominfo kukar)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Tahun 2026, Bupati Kukar Prioritaskan Program Internet Jangkau Seluruh Desa
Dispora Kukar Pastikan Perawatan Stadion Aji Imbut Tetap Berjalan Sesuai Kontrak
Bupati Kukar Minta Realisasi Anggaran Tetap Berpijak pada Program
Pemkab PPU Dorong Bandara IKN Jadi Komersial, Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang Ikut Diajukan
Disbun Kukar Terus Perkuat Pengelolaan Perizinan pada Usaha Perkebunan
Pemkab Kukar Ajak Pelajar Kenali Nilai Pancasila Lewat Peringatan Hari Kesaktian
Kemiskinan PPU Turun Jadi 5,78 Persen, Pemerintah Perkuat Intervensi Berbasis Data
PPU Selaraskan Tata Ruang dengan IKN, Tiga Titik Batas Sepaku Tunggu Keputusan Kemendagri

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Akhir Tahun 2026, Bupati Kukar Prioritaskan Program Internet Jangkau Seluruh Desa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:05 WITA

Dispora Kukar Pastikan Perawatan Stadion Aji Imbut Tetap Berjalan Sesuai Kontrak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Bupati Kukar Minta Realisasi Anggaran Tetap Berpijak pada Program

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:38 WITA

Pemkab PPU Dorong Bandara IKN Jadi Komersial, Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang Ikut Diajukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09 WITA

Efisiensi APBD Kukar, Sekda Sunggono Sebut Sejumlah Belanja Daerah Disesuaikan

Berita Terbaru