Peta Jalan Hijau Kutim: Arah Pembangunan 30 Tahun Ditentukan Demi Lingkungan

- Redaksi

Jumat, 14 November 2025 - 21:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lintasjejaring.Com –  Mengantisipasi tantangan pembangunan di masa depan, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) kini tengah merancang sebuah peta jalan (roadmap) lingkungan yang akan berlaku selama 30 tahun ke depan. Dokumen yang dikenal sebagai Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) ini dibahas secara intensif dalam sebuah forum strategis yang digelar di Hotel Royal Victoria, Sangatta.

Penyusunan RPPLH ini menjadi langkah fundamental untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur yang masif di Kutim tidak berjalan membabi buta dan mengorbankan kelestarian alam. Dokumen ini nantinya akan berfungsi sebagai panduan tertinggi yang wajib dipatuhi oleh semua sektor, baik pemerintah maupun swasta, dalam setiap aktivitas mereka.

Baca Juga:  Jangkau Hampir Seluruh Wilayah, Listrik dan Air Bersih di Sangatta Utara Kian Merata

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutim, Aji Wijaya Effendie, menyatakan bahwa RPPLH adalah instrumen untuk menyatukan visi dan menghentikan “ego sektoral” dalam pembangunan. Menurutnya, tanpa adanya panduan induk ini, setiap dinas atau lembaga akan berjalan sendiri-sendiri, yang berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan yang tidak terkendali.

“Peta jalan ini akan menjadi acuan kita bersama. Apakah sebuah wilayah cocok untuk pertambangan, perkebunan, atau harus dilindungi sebagai kawasan konservasi, semuanya akan diatur di sini. Tujuannya adalah harmoni antara kemajuan ekonomi dan kesehatan ekosistem,” papar Aji Wijaya.

Baca Juga:  Pariwisata Berau Bangkit, DPRD Dorong Perbaikan Infrastruktur Dan Akses Penerbangan

Dengan melibatkan berbagai ahli dan pemangku kepentingan, Pemkab Kutim berupaya melahirkan sebuah dokumen perencanaan yang solid dan visioner. RPPLH ini diharapkan menjadi warisan kebijakan yang menjamin bahwa kekayaan alam Kutim dapat terus dinikmati dan menjadi penopang kehidupan untuk generasi yang akan datang.

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Sumpah Pemuda, Bupati Kukar Tekankan Kepedulian Sosial Anak Muda
Asisten II Setkab Kukar Sebut Tiga Kecamatan di Kukar Sudah Buka Gerai Layanan melalui Mini MPP
Bupati Kukar Pertimbangkan Lahan Eks Tambang untuk Perluas Area Pemberdayaan Warga Binaan
SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar
Pembukaan Festival Gemini Academy 2026, Heriansyah Tekankan Peran Guru dalam Pendidikan
Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan
Pemekaran Desa di Kukar Diusulkan Jadi Desa Persiapan, Arianto: Masih Tahap Verifikasi
Dishub Kukar Harapkan Perusahaan Bantu Bus Sekolah di Wilayah Sulit Dijangkau

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:01 WITA

Peringati Sumpah Pemuda, Bupati Kukar Tekankan Kepedulian Sosial Anak Muda

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:47 WITA

Asisten II Setkab Kukar Sebut Tiga Kecamatan di Kukar Sudah Buka Gerai Layanan melalui Mini MPP

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:20 WITA

Bupati Kukar Pertimbangkan Lahan Eks Tambang untuk Perluas Area Pemberdayaan Warga Binaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:40 WITA

SAE PasTarung Diperkenalkan Lewat Penandatanganan Prasasti, Produk Warga Binaan Disiapkan Tembus Pasar

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:23 WITA

Pemkab Kukar Benahi Regulasi untuk Perkuat Pengembangan Inovasi Pemerintahan

Berita Terbaru