Dishub PPU Usulkan 200 Titik PJU di Nenang–Buluminung, Pembangunan Menunggu Provinsi

- Redaksi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Potret PJU di Sepanjang Jalan Provinsi di PPU.

Foto: Potret PJU di Sepanjang Jalan Provinsi di PPU.

Lintasjejaring.com, Penajam – Pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masih menghadapi keterbatasan anggaran. Untuk mendorong penambahan fasilitas penerangan di jalan provinsi, Dinas Perhubungan (Dishub) PPU telah mengusulkan pembangunan 200 titik PJU pada ruas Nenang hingga Buluminung kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Jumat (16/10/2026).

Usulan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan infrastruktur penerangan di jalur yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi. Namun, realisasinya masih menunggu tindak lanjut dan dukungan anggaran dari pemerintah yang berwenang.

Kepala Dishub PPU, Agus Dahlan, mengatakan pengajuan 200 titik PJU telah disampaikan sejak awal 2026. Pemerintah kabupaten belum mengalokasikan anggaran pembangunan baru untuk kebutuhan tersebut pada tahun ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk tahun ini belum ada dari anggaran APBD kita. Sebanyak 200 titik itu pada awal tahun kami usulkan ke provinsi untuk jalan provinsi,” ujar Agus.

Pembangunan PJU Menyesuaikan Kewenangan Jalan

Agus menjelaskan, usulan pembangunan PJU di ruas Nenang–Buluminung disampaikan kepada pemerintah provinsi karena jalan tersebut berada dalam kewenangan provinsi.

Baca Juga:  Ketua Komisi II DPRD Berau, Minta Pemkab Hadirkan Atraksi Wisata Rutin Di Destinasi Populer

Pembagian kewenangan itu menjadi dasar dalam menentukan pihak yang menangani pembangunan infrastruktur penerangan. Karena itu, Dishub PPU menunggu tindak lanjut pemerintah provinsi untuk memastikan usulan tersebut dapat direalisasikan.

Menurut Agus, penambahan PJU diperlukan untuk meningkatkan kualitas fasilitas jalan, terutama bagi masyarakat yang menggunakan jalur tersebut pada malam hari.

“Penerangan jalan dibutuhkan untuk mendukung kenyamanan pengguna jalan, khususnya ketika melintas pada malam hari, juga mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.

Meski telah diusulkan, Agus belum dapat memastikan waktu pelaksanaan pembangunan. Realisasi 200 titik PJU tersebut masih bergantung pada keputusan pemerintah provinsi dan ketersediaan anggaran.

Baca Juga:  Wapres Gibran Kunjungi IKN, Disambut Langsung Bupati PPU

Kebutuhan Pembangunan Lampu Jalan Capai 2.000 Titik

Selain di jalan provinsi, kebutuhan pembangunan PJU juga tersebar di sejumlah wilayah desa dan ruas jalan kabupaten. Dishub PPU memperkirakan permohonan pemasangan lampu jalan dari desa-desa mencapai hampir 2.000 titik.

Besarnya kebutuhan tersebut menunjukkan masih banyak fasilitas penerangan yang perlu dipenuhi melalui pembangunan secara bertahap. Namun, keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat pemerintah kabupaten harus menyesuaikan rencana pembangunan dengan anggaran yang tersedia.

“Kalau untuk kabupaten, tahun ini kami belum menganggarkan karena kondisi keuangan terbatas,” kata Agus.

Kondisi tersebut membuat pembangunan PJU baru di jalan kabupaten belum dapat diprioritaskan melalui anggaran tahun ini. Dishub PPU sementara memusatkan perhatian pada pemeliharaan fasilitas penerangan yang sudah tersedia dan penanganan kebutuhan mendesak.

Baca Juga:  DPRD Tahan Finalisasi Raperda Pajak Daerah, Tarif Sampah Dinilai Belum Berkeadilan

Pemenuhan Infrastruktur Dilakukan Bertahap

Pembangunan PJU di PPU memerlukan perencanaan yang mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kondisi infrastruktur jalan, serta pembagian kewenangan antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

Untuk ruas Nenang–Buluminung, Dishub PPU berharap usulan pembangunan 200 titik lampu dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah provinsi. Sementara itu, kebutuhan penerangan di jalan kabupaten dan desa masih harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.

Dengan perencanaan dan koordinasi antarpemerintah, pembangunan PJU diharapkan dapat dilakukan secara bertahap untuk mendukung peningkatan fasilitas jalan dan kenyamanan mobilitas masyarakat di Kabupaten PPU.

(Mat/ADV PPU)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa
Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif
Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi
Pemkab Kukar Siapkan Aset di Bukit Biru untuk Pembangunan Gudang Bulog 2027
Distanak Kukar Siapkan Transfer Pengetahuan Pertanian untuk Warga Binaan SAE Pastarung
Pemkab Kukar Dorong Pelaku Usaha Gunakan BBM Nonsubsidi untuk Dukung Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WITA

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WITA

Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WITA

Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi

Berita Terbaru