Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Kebutuhan biaya untuk merehabilitasi bangunan SD 021 yang terdampak kebakaran di kawasan Jalan Kartini, Tenggarong, diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar. Minggu (18/10/2026).
Perkiraan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Heriansyah saat ditemui awak media.
Ia menjelaskan, angka tersebut merupakan perkiraan biaya yang dibutuhkan untuk merehabilitasi kembali bangunan yang terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau kerugian itu mungkin sekitar Rp2 miliaran, bangunan itu kalau kita rehabilitasi kembali lagi,” pungkasnya.
Perkiraan biaya tersebut menjadi gambaran besarnya kebutuhan pemulihan sarana setelah kebakaran. Rehabilitasi diperlukan agar bangunan yang terdampak dapat kembali mendukung aktivitas pendidikan.
Meski terdapat kerusakan pada bangunan, tidak seluruh fasilitas sekolah dilaporkan terbakar. Heriansyah menyebut perangkat komputer masih aman, sementara kursi-kursi sekolah masih dapat digunakan.
“Kemarin enggak ada sih alat komputer yang terbakar itu enggak ada. Yang kursinya juga masih bisa kita gunakan,” katanya.
Keberadaan fasilitas yang masih bisa dimanfaatkan dapat membantu mendukung aktivitas sekolah selama proses pemulihan.
Sementara itu, kebutuhan rehabilitasi bangunan tetap perlu diperhatikan agar sarana yang terdampak dapat kembali berfungsi.
“Kami juga memastikan pembelajaran telah berjalan kembali dengan metode yang menyesuaikan situasi dan kondisi lingkungan sekolah,” pungkasnya.
(Adv/Diskominfo Kukar










