KPC Belum Cair, Wabup PPU Minta Titik Kendala Segera Ditelusuri

- Redaksi

Senin, 28 September 2026 - 17:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin.

Foto: Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin.

Lintasjejaring.com, Penajam –  Pencairan bantuan pendidikan melalui Kartu Penajam Cerdas (KPC) kembali menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Senin (28/09/2026).

Wakil Bupati PPU Abdul Waris Muin meminta pihak terkait segera mencari tahu penyebab pencairan yang hingga akhir September 2026 belum juga terealisasi. Padahal, sebelumnya bantuan tersebut ditargetkan mulai cair pada Agustus.

Waris mengatakan, pihaknya perlu memastikan kembali tahapan yang membuat pencairan KPC belum berjalan. Apalagi, Bank Kaltimtara sebelumnya telah menyampaikan kesiapan untuk mendukung proses penyaluran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya kira waktu itu Kepala BPD Kaltimtara menyampaikan sudah siap, bahkan untuk bulan Juni kemarin. Tapi ternyata sampai sekarang belum juga. Jadi nanti kita coba lihat apa sebenarnya penyebabnya,” ujar Waris usai rapat paripurna DPRD PPU.

Kendala Pencairan Perlu Dicari

Menurut Waris, keterlambatan pencairan perlu dilihat dari seluruh tahapan. Pemerintah harus memastikan apakah persoalan berada pada proses transfer, administrasi pemerintah daerah, data penerima, atau mekanisme penyaluran melalui perbankan.

Baca Juga:  Lawan Api Hingga Debu, Petugas BPBD PPU Akan Lakukan Pemeriksaan Kesehatan

Ia pun meminta perangkat daerah terkait segera berkoordinasi dengan pihak perbankan agar persoalan tersebut tidak terus berlarut.

“Makanya kita perlu lihat dulu di sana. Apakah memang transfernya dari pusat, atau pemerintah yang masih dalam proses menyalurkan, atau ada kendala lain,” katanya.

Dengan penelusuran tersebut, pemerintah dapat mengetahui titik persoalan sekaligus menentukan langkah penyelesaian.

Waris Soroti Alasan Data

Persoalan data juga menjadi perhatian Waris. Ia mempertanyakan jika masalah tersebut kembali muncul sebagai alasan keterlambatan, sementara program KPC sudah berjalan sebelumnya.

“Kalau memang masalahnya data, masa sudah dua tahun berjalan masih soal data juga? Tapi ya kita belum tahu, nanti kita lihat dulu mana yang sebenarnya menjadi kendala,” ujarnya.

Karena itu, Waris mendorong komunikasi antara Bank Kaltimtara dan Disdikpora PPU berjalan lebih intensif. Pemerintah perlu memastikan data penerima dan persyaratan administrasi sudah sesuai sehingga proses pencairan tidak tersendat.

Baca Juga:  Support Penanganan Karhutla PPU, BKAD Cairkan BTT Rp287 Juta

Anggaran Sudah Disahkan

Dari sisi penganggaran, Waris memastikan KPC telah masuk dalam APBD. Setelah anggaran mendapatkan pengesahan, tahapan selanjutnya tinggal memastikan mekanisme penyaluran berjalan sesuai aturan.

“Kalau dari pemerintah, ketika APBD sudah disahkan dan anggarannya sudah masuk untuk tahun 2026, berarti anggarannya sudah berjalan. Tinggal bagaimana mekanisme penyalurannya,” jelasnya.

Menurut Waris, keterlambatan yang berulang perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Pemerintah daerah, perbankan, dan perangkat daerah terkait perlu duduk bersama agar persoalan yang sama tidak terus muncul.

Baca Juga:  Inisiatif DPRD Samarinda Susun Raperda Anti Diskriminasi Usia Dalam Rekrutmen Kerja

KPC merupakan program bantuan pendidikan yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan pelajar di PPU. Karena itu, kepastian pencairan menjadi hal penting bagi penerima manfaat.

Waris berharap seluruh pihak segera memberikan kejelasan mengenai posisi pencairan KPC. Pemerintah daerah juga perlu memastikan koordinasi berjalan efektif sehingga bantuan dapat diterima sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Dengan penelusuran tersebut, Pemkab PPU berharap kendala pencairan KPC segera terurai dan penerima manfaat tidak terus menunggu tanpa kepastian.

(Mat/ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Akhir Tahun 2026, Bupati Kukar Prioritaskan Program Internet Jangkau Seluruh Desa
Dispora Kukar Pastikan Perawatan Stadion Aji Imbut Tetap Berjalan Sesuai Kontrak
Bupati Kukar Minta Realisasi Anggaran Tetap Berpijak pada Program
Pemkab PPU Dorong Bandara IKN Jadi Komersial, Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang Ikut Diajukan
Efisiensi APBD Kukar, Sekda Sunggono Sebut Sejumlah Belanja Daerah Disesuaikan
Disbun Kukar Terus Perkuat Pengelolaan Perizinan pada Usaha Perkebunan
Pemkab Kukar Ajak Pelajar Kenali Nilai Pancasila Lewat Peringatan Hari Kesaktian
Kemiskinan PPU Turun Jadi 5,78 Persen, Pemerintah Perkuat Intervensi Berbasis Data

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:19 WITA

Akhir Tahun 2026, Bupati Kukar Prioritaskan Program Internet Jangkau Seluruh Desa

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:05 WITA

Dispora Kukar Pastikan Perawatan Stadion Aji Imbut Tetap Berjalan Sesuai Kontrak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:31 WITA

Bupati Kukar Minta Realisasi Anggaran Tetap Berpijak pada Program

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:38 WITA

Pemkab PPU Dorong Bandara IKN Jadi Komersial, Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang Ikut Diajukan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:09 WITA

Efisiensi APBD Kukar, Sekda Sunggono Sebut Sejumlah Belanja Daerah Disesuaikan

Berita Terbaru