Terkait Guru Swasta, Ismail Latisi Serukan Kenaikan Insentif dan Penghargaan Lebih Layak

- Redaksi

Senin, 30 Juni 2025 - 18:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi

Foto : Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi

Lintasjejaring.com, Samarinda – Penghargaan terhadap profesi guru swasta dinilai masih belum setimpal dengan peran penting yang mereka emban dalam dunia pendidikan. Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Ismail Latisi, menyuarakan pentingnya peningkatan insentif dan perhatian berkelanjutan dari pemerintah, khususnya untuk guru-guru non-ASN di kota ini.

Ismail tak hanya berbicara dari sudut pandang pengambil kebijakan. Sebelum duduk di legislatif, ia pernah menjadi guru swasta selama hampir 15 tahun, pengalaman yang memberinya perspektif langsung tentang kondisi kesejahteraan guru yang minim.

“Saya mengalami sendiri bagaimana sulitnya menjadi guru swasta. Dari tahun 2016 sampai 2024, saya harus mengajar di dua sekolah, bahkan sambilan, hanya agar cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya, Senin (30/6/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, banyak guru swasta yang hanya menerima upah sekitar Rp500 ribu per bulan. Jumlah tersebut tentu sangat jauh dari kata layak, apalagi jika harus menopang keluarga.

Baca Juga:  Frans Lewi Dorong Pencabutan Memorandum, Demi Pemekaran Berau Pesisir Selatan

Menurutnya, insentif dari pemerintah kota menjadi bentuk dukungan yang meskipun belum ideal, setidaknya membantu meringankan beban finansial.

“Banyak dari mereka tetap bertahan bukan karena penghasilan, tapi karena dedikasi. Insentif itu sangat berarti, meskipun kecil, karena bisa menjadi penyambung hidup,” kata Ismail.

Ia juga mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang memberikan tambahan subsidi dan layanan seperti BPJS Kesehatan gratis bagi guru swasta. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk kepedulian konkret terhadap sektor pendidikan yang sering luput dari perhatian.

“Pemprov Kaltim sudah mulai menyalurkan bantuan tambahan. Ini langkah yang patut dihargai dan harus diperluas agar menyentuh semua guru swasta di daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ismail menekankan bahwa kesejahteraan guru memiliki korelasi langsung dengan kualitas pendidikan. Ketika guru mendapatkan dukungan finansial yang layak, mereka akan lebih fokus dan termotivasi dalam menjalankan tugas.

“Kalau gurunya dihargai secara finansial, semangat mengajarnya akan meningkat. Jangan sampai profesi guru dipandang sebelah mata oleh generasi muda hanya karena tidak menjanjikan kesejahteraan,” tegasnya.

Ismail juga berharap agar insentif bagi guru swasta ke depan tidak hanya ditingkatkan, tetapi juga diberikan secara konsisten dan merata.

“Langkah ini penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang adil, di mana semua guru baik negeri maupun swasta memiliki akses terhadap dukungan negara,” tandasnya.

(Ard/ADV DPRD Samarinda)

Baca Juga:  Andy Tanaya Pimpin PBPI Kutai Barat, Padel Bersiap Unjuk Gigi di Porprov Kaltim 2026
Baca Juga:  Lakukan Uji Kompetensi Eselon III, BKD Kaltim Ingin Bangun Pemimpin Kompetitif

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik
Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu
ASN Kukar Didorong Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun untuk Pengembangan Kompetensi
MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa
Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif
Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:00 WITA

ASN Kukar Didorong Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun untuk Pengembangan Kompetensi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WITA

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Berita Terbaru