Antisipasi Kebakaran, DPKP PPU Imbau Siskamling dan Patroli Diaktifkan

- Redaksi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kasi Pencegahan dan Sarpas DPKP PPU, Supriono.

Foto: Kasi Pencegahan dan Sarpas DPKP PPU, Supriono.

Lintasjejaring.com, Penajam – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendorong penguatan upaya pencegahan kebakaran hingga tingkat kelurahan dan rukun tetangga (RT). Minggu (18/10/2026).

Langkah tersebut dilakukan melalui pengaktifan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling), patroli malam, serta peningkatan mitigasi bencana di kawasan permukiman.

Kasi Pencegahan dan Sarpas DPKP PPU, Supriono, meminta masyarakat membantu organisasi perangkat daerah (OPD) berperan aktif dalam memperkuat koordinasi pencegahan kebakaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keterlibatan masyarakat saat ini baik di tingkat lingkungan dan pemerintahan diperlukan untuk mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini.

“Pencegahan kebakaran harus menjadi perhatian serius kita bersama. Kami memohon para OPD teknis, para camat, kelurahan, hingga pengurus RT dan seluruh masyarakat untuk memperkuat koordinasi dan mengaktifkan langkah-langkah pencegahan di lingkungan masing-masing,” ujar Supriono.

Ia menilai, kawasan permukiman padat penduduk memerlukan perhatian khusus karena kebakaran berpotensi menyebar dengan cepat apabila tidak segera ditangani.

Baca Juga:  Sakirman Ingatkan Kepala Kampung, Jalankan Tugas Dengan Penuh Tanggung Jawab

Oleh karena itu, patroli lingkungan dan peningkatan kewaspadaan masyarakat perlu berjalan beriringan dengan edukasi mengenai bahaya kebakaran.

Warga Diminta Waspadai Sumber Api

Supriono juga mengingatkan warga agar memperhatikan kondisi instalasi listrik, penggunaan kompor, serta berbagai sumber api di rumah.

Pemeriksaan kabel secara berkala, memastikan kompor telah dimatikan setelah digunakan, dan mencabut peralatan listrik yang tidak diperlukan merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko kebakaran.

“Keselamatan jiwa masyarakat harus menjadi prioritas. Upaya pencegahan tidak boleh hanya dilakukan setelah terjadi kebakaran, tetapi harus dimulai sejak dini melalui edukasi, pemantauan lingkungan, dan kesiapsiagaan masyarakat,” tegasnya.

Sarana dan Kesiapan Relawan Perlu Diperkuat

Selain mengoptimalkan pencegahan, pihak DPKP menekankan pentingnya dukungan terhadap sarana dan prasarana pemadam kebakaran.

Baca Juga:  Belanja Daerah Bulungan Naik Rp28,2 Miliar, Lima Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Kesiapan peralatan serta kemampuan petugas dan relawan menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan ketika kebakaran terjadi.

Menurutnya, Sukarelawan Kebakaran juga perlu mendapatkan dukungan berupa peralatan yang memadai, pelatihan, perlindungan, dan kesiapan operasional.

Dengan dukungan tersebut, relawan diharapkan dapat membantu penanganan awal secara efektif sesuai kemampuan dan prosedur keselamatan.

“Peralatan harus memadai dan para relawan perlu mendapatkan dukungan agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Kesiapan petugas dan relawan sangat penting untuk membantu mempercepat penanganan ketika terjadi kebakaran,” katanya.

Mitigasi Kebakaran Jadi Tanggung Jawab Bersama

Supriono berharap seluruh pihak baik pemerintah dan masyarakat dapat menjadikan mitigasi kebakaran sebagai perhatian dalam perencanaan program maupun penganggaran daerah.

Baca Juga:  Dispora Kukar Atur Akomodasi dan Transportasi Kontingen Porprov 2026

Dirinya juga mengajak masyarakat berpartisipasi aktif menjaga keamanan lingkungan agar risiko kebakaran dapat ditekan.

“Jangan menunggu kebakaran terjadi baru kita bergerak. Pencegahan harus dilakukan bersama-sama karena keselamatan masyarakat menjadi tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

(Mat/ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa
Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif
Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi
Pemkab Kukar Siapkan Aset di Bukit Biru untuk Pembangunan Gudang Bulog 2027
Distanak Kukar Siapkan Transfer Pengetahuan Pertanian untuk Warga Binaan SAE Pastarung
Pemkab Kukar Dorong Pelaku Usaha Gunakan BBM Nonsubsidi untuk Dukung Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WITA

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WITA

Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WITA

Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi

Berita Terbaru