Belanja Daerah Bulungan Naik Rp28,2 Miliar, Lima Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Bulungan, Syarwani saat menghadiri Rapat paripurna DPRD Bulungan.

Foto: Bupati Bulungan, Syarwani saat menghadiri Rapat paripurna DPRD Bulungan.

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-PAPBD) Kabupaten Bulungan Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Bulungan. Senin (14/09/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Sidang Datu Adil DPRD Bulungan. Dalam kesempatan tersebut, Syarwani memaparkan perubahan struktur pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.

Belanja daerah mengalami peningkatan dari rencana awal sekitar Rp2,010 triliun menjadi Rp2,038 triliun. Dengan demikian, anggaran belanja bertambah sekitar Rp28,2 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Belanja daerah mengalami kenaikan dari perencanaan semula sekitar Rp2,010 triliun menjadi Rp2,038 triliun atau bertambah sekitar Rp28,2 miliar,” ujar Syarwani.

Lima Prioritas Pembangunan

Syarwani menjelaskan, tambahan anggaran tersebut akan mendukung lima prioritas pembangunan utama. Pemerintah mengarahkan anggaran pada sektor yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Penambahan anggaran belanja sebesar Rp28,2 miliar diarahkan untuk mendukung lima prioritas pembangunan utama, yaitu peningkatan pembangunan sumber daya manusia berkualitas, pembangunan ekonomi secara luas, percepatan pembangunan infrastruktur dan prasarana wilayah, tata pemerintahan yang baik dan bersih, serta penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial,” jelasnya.

Prioritas pertama mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Programnya meliputi akselerasi wajib belajar 12 tahun, peningkatan fasilitas pendidikan, serta penguatan mutu layanan kesehatan.

Baca Juga:  Peri Kombong Tanggapi Kursi Ketua DPRD Berau Belum Definitif

Pemkab juga memperhatikan kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, pemerintah mendorong penambahan tenaga medis dan dokter spesialis.

Prioritas kedua menyasar pembangunan ekonomi. Pemkab Bulungan akan memperkuat sektor pertanian, perkebunan, peternakan, serta perikanan tangkap dan budidaya.

Selanjutnya, pemerintah mempercepat pembangunan infrastruktur dan prasarana wilayah. Fokusnya mencakup penyelesaian serta pemeliharaan jalan dan jembatan antarkecamatan, sarana permukiman, air bersih, dan pengendalian banjir.

Pemerintah juga menempatkan tata pemerintahan yang baik dan bersih sebagai prioritas. Upaya tersebut mencakup peningkatan kompetensi aparatur birokrasi dan kualitas pelayanan publik.

Sementara itu, program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial mencakup pemenuhan hak dasar masyarakat miskin, kecukupan gizi, pelatihan keterampilan, serta perbaikan lingkungan hidup.

Baca Juga:  Shamri Soroti Kebocoran Parkir dan Reklame, DPRD Dorong Samarinda Lebih Mandiri

Pendapatan Daerah Turun, PAD Justru Naik

Di sisi pendapatan, Pemkab Bulungan mencatat penurunan target. Pendapatan daerah yang sebelumnya direncanakan sebesar Rp1.585.217.932.140 berubah menjadi Rp1.529.607.490.035.

Penurunan tersebut antara lain dipengaruhi turunnya pendapatan transfer menjadi Rp1.285.194.569.117.

Namun, kondisi berbeda terjadi pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Nilai PAD justru meningkat sekitar Rp10 miliar dari rencana awal.

“Meski demikian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) naik menjadi Rp244.412.920.918 atau bertambah sekitar Rp10 miliar dari rencana awal,” ungkap Syarwani.

Selain itu, Pemkab menyesuaikan penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Tahun Anggaran 2025.

Setelah audit BPK RI, nilai SiLPA berubah dari sekitar Rp424,98 miliar menjadi Rp508.838.442.634,76.

Pemkab Siapkan Strategi Hadapi Defisit

Perubahan pendapatan dan belanja tersebut membuat Pemkab Bulungan perlu mengatur kembali struktur anggaran. Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga efektivitas penggunaan APBD.

“Untuk menutupi kondisi anggaran defisit dan memaksimalkan alokasi belanja, Pemerintah Kabupaten Bulungan mengambil beberapa langkah strategis, di antaranya evaluasi dan optimalisasi PAD, penyusunan skala prioritas yang ketat, serta rasionalisasi program belanja di OPD,” kata Syarwani.

Pemkab akan mengevaluasi potensi PAD sekaligus mencari ruang untuk meningkatkan penerimaan daerah. Pada sisi belanja, pemerintah menerapkan skala prioritas agar anggaran tetap fokus pada program utama.

Baca Juga:  Budianto Bulang Tekankan Pentingnya Transparansi Anggaran dalam Penguatan Demokrasi Daerah

Rasionalisasi program pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga menjadi bagian dari strategi tersebut. Langkah ini bertujuan menjaga efisiensi anggaran tanpa mengurangi dukungan terhadap pelayanan publik dan pembangunan yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Dengan perubahan tersebut, R-PAPBD 2026 menjadi instrumen Pemkab Bulungan untuk menyesuaikan kemampuan fiskal daerah dengan kebutuhan pembangunan. Pemerintah tetap mengarahkan belanja pada sektor pelayanan dasar, penguatan ekonomi, infrastruktur, tata kelola pemerintahan, serta perlindungan masyarakat.

Penulis : Yudistira

Editor : Red/ADV/Diskominfo Bulungan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah
Kepala Dispora Kukar Dorong Pemuda Kembangkan Wirausaha Lewat Workshop
Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam
Bulungan Sahkan Dua Ranperda, Investasi dan Riset Jadi Fondasi Pembangunan Daerah
Disnakertrans Kukar Bentuk Enam Kelompok Tenaga Kerja Mandiri
Arbizz Space Kukar Disiapkan Jadi Ruang Putaran Ekonomi UMKM, Rekreasi dan Budaya Masyarakat
Milad ke-60 KAHMI Kukar, Bupati Aulia Tekankan Kontribusi Peran Alumni HMI 
DPMD Kukar Mulai Sosialisasikan Tata Cara Usulan Pembentukan Desa Baru di Marang Kayu

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:31 WITA

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:16 WITA

Kepala Dispora Kukar Dorong Pemuda Kembangkan Wirausaha Lewat Workshop

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:11 WITA

Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:08 WITA

Bulungan Sahkan Dua Ranperda, Investasi dan Riset Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:58 WITA

Disnakertrans Kukar Bentuk Enam Kelompok Tenaga Kerja Mandiri

Berita Terbaru

Foto: Kepala DPMPTSP Kukar Alfian Noor.

Advetorial

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah

Senin, 5 Okt 2026 - 17:31 WITA

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Ismi Mufiddah.

Advetorial

Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam

Senin, 5 Okt 2026 - 16:11 WITA