Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Kegiatan Jamboree on the Air dan Jamboree on the Internet (JOTA-JOTI) membuka peluang bagi anggota Pramuka Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk memperluas jaringan persahabatan hingga ke tingkat internasional melalui komunikasi radio dan internet. Jumat (16/10/2026).
Peluang tersebut menjadi salah satu materi dalam pelatihan JOTA-JOTI 2026 yang dibuka Kepala Bidang Kepramukaan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Novan Solihin, di Gedung Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kukar, Tenggarong.
JOTA-JOTI merupakan kegiatan kepramukaan dunia yang berada dalam naungan World Organization of the Scout Movement (WOSM). Melalui kegiatan ini, anggota Pramuka dapat memanfaatkan teknologi untuk mengenal dan berkomunikasi dengan sesama anggota dari berbagai daerah maupun negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Novan mengatakan, kemampuan menggunakan perangkat komunikasi dan penguasaan bahasa asing menjadi bekal penting agar peserta dapat memanfaatkan peluang tersebut.
“Jika adik-adik mampu berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris, mereka memiliki peluang lebih besar untuk menjalin pertemanan dan memperluas silaturahmi dengan anggota Pramuka dari seluruh dunia,” kata Novan.
Ia berharap anggota Pramuka Kukar terus didorong untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing, terutama bahasa Inggris, sehingga semakin percaya diri ketika berkomunikasi dengan peserta dari luar negeri.
“Karena itu, kami berharap ada dorongan dari berbagai pihak untuk meningkatkan kemampuan bahasa asing anggota Pramuka agar mereka semakin siap mengikuti kegiatan komunikasi internasional,” ujarnya.
Pelatihan JOTA-JOTI Kukar tahun ini diikuti 40 peserta perwakilan Kwartir Ranting. Mereka mendapatkan materi pemanfaatan perangkat digital dan komunikasi radio dengan dukungan pelatih serta Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI).
Melalui kegiatan tersebut, anggota Pramuka tidak hanya mempelajari teknologi, tetapi juga berkesempatan memperluas wawasan tentang persahabatan dan kerja sama lintas daerah maupun negara.
“Kami pun berharap pembinaan ini menjadi bekal bagi generasi muda untuk tampil lebih percaya diri dalam jaringan kepramukaan yang lebih luas sekaligus memperkenalkan semangat dan potensi generasi muda Kutai Kartanegara kepada dunia,” tandas Novan.
(ADV/Diskominfo Kukar)










