Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 19:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Bulungan, Syarwani saat memberikan bantuan alat peternakan.

Foto: Bupati Bulungan, Syarwani saat memberikan bantuan alat peternakan.

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Kabupaten Bulungan masih menghadapi kekurangan pasokan ayam potong untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat. Setiap hari, kebutuhan unggas mencapai sekitar 8.000 ekor atau setara 6 ton daging, sementara peternak lokal baru mampu memasok sekitar 1.500 ekor. Selasa (15/09/2026)

Kondisi tersebut disampaikan Bupati Bulungan Syarwani saat membuka Puncak Peringatan Bulan Bakti Peternakan yang digelar Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan di kawasan Rumah Potong Hewan (RPH), Jalan Sabanar Lama, Tanjung Selor.

Menurut Syarwani, selisih kebutuhan dan produksi lokal masih sangat besar. Pemkab Bulungan harus mendatangkan sekitar 6.500 ekor ayam per hari dari luar daerah, di antaranya Kabupaten Berau dan Kota Tarakan.

“Konsumsi harian unggas kita mencapai 8.000 ekor atau 6 ton per hari. Namun, peternak kita baru sanggup memasok 1.500 ekor. Sisanya sekitar 6.500 ekor masih harus didatangkan dari luar daerah, seperti Kabupaten Berau dan Kota Tarakan,” ujar Syarwani.

Dorong Desa Jadi Sentra Peternakan

Syarwani menilai ketergantungan terhadap pasokan luar daerah menjadi pekerjaan rumah bersama. Karena itu, Pemkab Bulungan ingin memperkuat produksi peternakan lokal sekaligus mendorong kemandirian pangan daerah.

Langkah tersebut tidak hanya membutuhkan peran pemerintah kabupaten. Pemerintah desa dan pelaku usaha peternakan juga perlu mengambil bagian untuk meningkatkan populasi dan produksi unggas.

Baca Juga:  SPMB 2025 Dikeluhkan, DPRD Samarinda Desak Reformasi Sistem dan Tegaskan Peran Pengawasan

Bupati kemudian mendorong seluruh kepala desa memanfaatkan Dana Desa untuk memicu pembentukan kelompok usaha ekonomi produktif, khususnya di sektor peternakan.

Menurutnya, dukungan melalui kelompok usaha dapat membuka peluang bagi masyarakat desa untuk mengembangkan usaha peternakan secara lebih terarah.

“Saya minta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) menyusun regulasi teknis penggunaan Alokasi Dana Desa. Ini menjadi panduan kades dalam membentuk kelompok usaha produktif peternakan unggas,” kata Syarwani.

Desa Apung Jadi Contoh

Syarwani juga memberikan apresiasi kepada Desa Apung yang telah menyatakan komitmennya untuk mengembangkan wilayah tersebut sebagai sentra peternakan unggas.

Baca Juga:  Sudah Siap Secara Fisik, Atlet Silat Kaltim Fokus Pada Pemantapan Teknik

Ia berharap langkah Desa Apung dapat menjadi contoh bagi desa lain. Dengan semakin banyak desa mengembangkan peternakan unggas, produksi lokal diharapkan meningkat dan secara bertahap mampu mengurangi ketergantungan Bulungan terhadap pasokan dari luar daerah.

Selain memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, pengembangan peternakan juga berpotensi membuka lapangan usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat desa.

Dengan kebutuhan mencapai 8.000 ekor per hari dan produksi lokal baru sekitar 1.500 ekor, Bulungan masih memiliki ruang yang besar untuk mengembangkan sektor peternakan. Pemkab pun mendorong sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa dan pelaku usaha agar kesenjangan pasokan tersebut dapat ditekan.

Penulis : Yudistira

Editor : Red/ADV/Diskominfo Bulungan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah
Kepala Dispora Kukar Dorong Pemuda Kembangkan Wirausaha Lewat Workshop
Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam
Bulungan Sahkan Dua Ranperda, Investasi dan Riset Jadi Fondasi Pembangunan Daerah
Disnakertrans Kukar Bentuk Enam Kelompok Tenaga Kerja Mandiri
Arbizz Space Kukar Disiapkan Jadi Ruang Putaran Ekonomi UMKM, Rekreasi dan Budaya Masyarakat
Milad ke-60 KAHMI Kukar, Bupati Aulia Tekankan Kontribusi Peran Alumni HMI 
DPMD Kukar Mulai Sosialisasikan Tata Cara Usulan Pembentukan Desa Baru di Marang Kayu

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:31 WITA

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:16 WITA

Kepala Dispora Kukar Dorong Pemuda Kembangkan Wirausaha Lewat Workshop

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:11 WITA

Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:08 WITA

Bulungan Sahkan Dua Ranperda, Investasi dan Riset Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:58 WITA

Disnakertrans Kukar Bentuk Enam Kelompok Tenaga Kerja Mandiri

Berita Terbaru

Foto: Kepala DPMPTSP Kukar Alfian Noor.

Advetorial

MPP Kukar Dikembangkan, Layanan Publik Ditargetkan Bertambah

Senin, 5 Okt 2026 - 17:31 WITA

Foto: Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Ismi Mufiddah.

Advetorial

Kepala Dinkes Kukar Dorong Seluruh Puskesmas Siaga UGD 24 Jam

Senin, 5 Okt 2026 - 16:11 WITA