Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani

- Redaksi

Senin, 14 September 2026 - 18:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Bupati Bulungan, Kilat, saat membagikan ribuan bibit sawit dan kakao kepada masyarakat.

Foto: Wakil Bupati Bulungan, Kilat, saat membagikan ribuan bibit sawit dan kakao kepada masyarakat.

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus mendorong sektor perkebunan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi teknik budidaya sekaligus penyaluran bibit unggul kelapa sawit dan kakao kepada kelompok tani. Senin (14/09/2026).

Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., membuka kegiatan sosialisasi dan penyerahan bantuan tersebut di Balai Desa Jelarai, Kecamatan Tanjung Selor.

Dalam kegiatan itu, Kilat bersama jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan menyerahkan ribuan bibit perkebunan siap tanam kepada sejumlah kelompok tani penerima manfaat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sawit dan Kakao Punya Potensi Besar

Kilat mengatakan kelapa sawit dan kakao memiliki peluang pasar yang baik untuk dikembangkan di Bulungan. Namun, pengembangan kedua komoditas tersebut perlu mengikuti kesesuaian lahan, teknologi budidaya, peningkatan produktivitas, kualitas hasil, serta prinsip keberlanjutan.

“Kelapa sawit dan kakao memiliki peluang cukup baik untuk terus dikembangkan. Tentunya dengan memperhatikan kesesuaian lahan, penerapan teknologi budidaya yang tepat, produktivitas, kualitas hasil, serta prinsip-prinsip keberlanjutan,” ujar Kilat.

Karena itu, pemerintah tidak hanya menyalurkan bantuan bibit. Pemkab juga memberikan edukasi kepada petani agar mereka mampu mengelola perkebunan secara lebih efektif dan profesional.

Baca Juga:  DPRD Apresiasi WTP Pemkot Samarinda, Namun Minta Catatan BPK Segera Dituntaskan

Menurut Kilat, luas lahan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan usaha perkebunan. Petani perlu meningkatkan kualitas pengelolaan agar lahan mampu menghasilkan produksi secara optimal dalam jangka panjang.

Pengelolaan tersebut mencakup pemilihan benih unggul, persiapan lahan, teknik penanaman, pemeliharaan, pemupukan berimbang, pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT), hingga proses panen dan pascapanen.

4.830 Bibit Sawit dan 11 Ribu Kakao

Pada kesempatan tersebut, Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan menyalurkan 4.830 polybag benih kelapa sawit berusia empat bulan. Selain itu, pemerintah juga menyerahkan 11.000 polybag benih kakao siap tanam.

Baca Juga:  Abdul Waris Desak Perbaikan Sistem Distribusi : Rakyat Jangan Jadi Korban Harga Mahal

Bantuan tersebut menyasar sejumlah kelompok tani di wilayah setempat. Pemkab berharap petani dapat memanfaatkan bibit secara optimal dan menerapkan teknik budidaya yang disampaikan dalam sosialisasi.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bulungan Kristiyanto, S.P., M.T., mengatakan bantuan bibit harus berjalan beriringan dengan peningkatan pengetahuan petani.

Menurutnya, edukasi dan bimbingan teknis menjadi bagian penting untuk memperbaiki tata kelola perkebunan. Dengan pengelolaan yang lebih baik, petani memiliki peluang meningkatkan hasil produksi sekaligus pendapatan.

Produktivitas Sawit Masih Bisa Ditingkatkan

Kristiyanto menjelaskan, kelapa sawit sebenarnya memiliki potensi produksi mencapai 20 hingga 35 ton per hektare per tahun. Namun, rata-rata produksi petani lokal saat ini masih berada di kisaran 15 ton per hektare per tahun.

Baca Juga:  Tak Hanya Padamkan Api, Damkarmat Kutim Kini Jadi Garda Terdepan Penyelamatan

Kesenjangan tersebut menunjukkan masih terdapat ruang besar untuk meningkatkan produktivitas melalui perbaikan tata kelola perkebunan.

“Jika petani hanya menghasilkan 15 ton per hektare, berarti ada potensi sekitar 20 ton per hektare yang hilang per tahunnya karena tata kelola yang belum maksimal,” ungkap Kristiyanto.

Sementara itu, komoditas kakao juga memiliki peluang peningkatan produksi. Potensi hasilnya dapat mencapai 800 kilogram hingga 1 ton per hektare per tahun. Namun, produksi petani saat ini baru berkisar 300–400 kilogram per hektare per tahun.

Dengan demikian, peningkatan keterampilan petani menjadi faktor penting untuk mengoptimalkan potensi tersebut. Pemkab Bulungan melalui Dinas Pertanian mendorong petani tidak hanya memperluas areal perkebunan, tetapi juga memperbaiki teknik budidaya agar hasil panen semakin tinggi dan berkualitas.

Penulis : Yudistira

Editor : Red/ADV/Diskominfo Bulungan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi
Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan
Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan
Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan
Belanja Daerah Bulungan Naik Rp28,2 Miliar, Lima Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
Pemkab Bulungan dan TNI-Polri Tanam 2.500 Pohon untuk Jaga Ekosistem
Wakil Bupati Bulungan Turun Langsung Padamkan Karhutla di Mangkupadi

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:42 WITA

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Selasa, 15 September 2026 - 19:27 WITA

Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WITA

Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan

Senin, 14 September 2026 - 18:46 WITA

Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani

Berita Terbaru