DLH PPU Tekankan Budaya Bersih untuk Raih Adipura 2026

- Redaksi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: DLH PPU mulai fokus terhadap Adipura.

foto: DLH PPU mulai fokus terhadap Adipura.

Lintasjejaring.com, Penajam – Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) berupaya membangun kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan sebagai bagian dari persiapan menghadapi penilaian Adipura 2026. Minggu (18/10/2026)

Upaya tersebut tidak hanya berorientasi pada perolehan penghargaan, tetapi juga mendorong kebersihan menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari masyarakat.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten PPU, Syamsiah, mengatakan menjaga kebersihan seharusnya menjadi tanggung jawab bersama yang dilakukan secara konsisten, tanpa bergantung pada pelaksanaan penilaian oleh pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, lingkungan yang bersih membutuhkan kedisiplinan petugas kebersihan, dukungan pemerintah daerah, serta partisipasi masyarakat dalam mengelola sampah dengan baik.

“Karena kalau menurut saya, tidak harus ada Adipura kita harus bersih. Intinya kebersihan itu rutin setiap hari kita lakukan,” ucap Syamsiah.

Ia menjelaskan, penghargaan Adipura tetap menjadi salah satu target pemerintah daerah. Namun, upaya untuk mencapainya harus berjalan beriringan dengan pembenahan sistem pengelolaan sampah dan pemeliharaan kebersihan di berbagai kawasan.

Baca Juga:  Minim Penerangan Jalan, DPRD Berau Desak Pemkab Segera Ambil Tindakan

Targetkan Anugerah Adipura untuk Kota Kecil

Dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah, terdapat sejumlah tingkatan hasil yang ditentukan berdasarkan nilai akhir.

Kategori tersebut mencakup pengawasan, pembinaan, sertifikat Adipura, Anugerah Adipura, hingga Adipura Kencana sesuai rentang nilai yang ditetapkan dalam ketentuan penilaian.

Dengan mempertimbangkan status wilayah Penajam sebagai kota kecil, DLH PPU menargetkan capaian nilai yang dapat membawa daerah memperoleh Anugerah Adipura.

“Untuk mendukung target tersebut, pembenahan difokuskan pada lokasi-lokasi yang memiliki bobot penilaian besar,” bebernya.

TPA Buluminung Jadi Salah Satu Titik Perhatian

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian utama adalah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Buluminung. Area ini memiliki peran penting dalam penilaian aspek fisik pengelolaan sampah sehingga kondisi dan tata kelolanya perlu terus diperhatikan.

Baca Juga:  Panen Jagung di PPU, Bukti Sinergi Sektor Pertanian dan Industri

Syamsiah menilai, pengelolaan sampah di TPA tidak hanya berkaitan dengan kebersihan kawasan, tetapi juga membutuhkan sistem penanganan yang teratur dan dukungan sarana prasarana yang memadai.

“TPA Buluminung menjadi salah satu titik krusial yang perlu kita perhatikan. Pembenahan di lokasi ini harus dilakukan bersama dengan perbaikan kebersihan di kawasan lain,” ujarnya.

Selain TPA, kawasan permukiman, pasar, perkantoran, fasilitas umum, serta ruang publik juga perlu dijaga kebersihannya. Penataan di berbagai lokasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas lingkungan secara menyeluruh.

Baca Juga:  DPRD Samarinda Soroti Kualitas Guru dan Keterbatasan SDM di Sektor Pendidikan

DLH Dorong Partisipasi Masyarakat Kelola Sampah

DLH PPU pun mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengurangi sampah, membuang sampah pada tempatnya, dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Kebiasaan seperti tidak membuang sampah sembarangan, menjaga kebersihan lingkungan, menerapkan bank sampah, memilah sampah dari rumah, sangat penting agar hasil pembenahan dapat bertahan dalam jangka panjang,” tandasnya.

Melalui konsistensi penanganan sampah dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab PPU berharap budaya bersih semakin kuat sekaligus mendukung pencapaian target Adipura 2026.

(Mat/ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa
Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif
Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi
Pemkab Kukar Siapkan Aset di Bukit Biru untuk Pembangunan Gudang Bulog 2027
Distanak Kukar Siapkan Transfer Pengetahuan Pertanian untuk Warga Binaan SAE Pastarung
Pemkab Kukar Dorong Pelaku Usaha Gunakan BBM Nonsubsidi untuk Dukung Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WITA

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WITA

Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WITA

Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi

Berita Terbaru