Jaga Kekayaan Bunda Hayati, Bupati Ajak 74 Kades Tanam Pohon Endemik Di Hutan Kota

- Redaksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 18:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Kabupaten Bulungan, Syarwani (tengah) saat memimpin penanaman pohon di hutan Kota Bunda Hayati, bersama 74 Kades.

Foto: Bupati Kabupaten Bulungan, Syarwani (tengah) saat memimpin penanaman pohon di hutan Kota Bunda Hayati, bersama 74 Kades.

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Sebanyak 74 kepala desa se-Kabupaten Bulungan melakukan aksi penanaman pohon dan buah endemik di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Rabu (22/07/2026).

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan penanaman pohon menjadi rangkaian kegiatan retret kepala desa se-Kabupaten Bulungan yang berlangsung pada 19–23 Juli. Setiap kepala desa membawa tanaman khas dari wilayah masing-masing untuk ditanam di kawasan Kebun Raya Bundayati.

“Kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari rangkaian retret kepala desa se-Kabupaten Bulungan. Masing-masing kepala desa membawa tanaman khas dari wilayahnya untuk kita tanam bersama di Kebun Raya Bundayati,” ujar Syarwani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beragam jenis pohon dan buah lokal ikut menghiasi kawasan kebun raya. Tanaman tersebut berasal dari spesies khas Kabupaten Bulungan maupun Kalimantan Utara.

Lestarikan Tanaman Khas Daerah

Salah satu tanaman yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut ialah buah lepiu. Tanaman ini menjadi maskot Kebun Raya Bundayati sekaligus bagian dari kekayaan hayati khas daerah.

Baca Juga:  Atasi Darurat Sampah Sangatta Utara, DLH Targetkan TPOC Beroperasi 2026

Syarwani menilai penanaman tanaman lokal memiliki nilai penting bagi upaya konservasi. Pemerintah daerah ingin memastikan tanaman khas Bulungan tetap dikenal dan terjaga keberadaannya.

“Kita ingin tanaman-tanaman lokal yang ada di desa masing-masing tetap kita jaga. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan hayati yang kita miliki,” katanya.

Menurut Syarwani, setiap desa memiliki potensi tanaman yang berbeda. Keragaman tersebut menjadi kekayaan yang dapat memperkuat identitas daerah apabila pemerintah dan masyarakat merawatnya secara bersama-sama.

“Setiap desa tentu memiliki tanaman atau buah khas masing-masing. Ini menjadi kekayaan Bulungan yang harus kita rawat, sehingga generasi berikutnya masih bisa mengenal dan melihat tanaman endemik yang tumbuh di daerah kita,” ungkapnya.

Kebun Raya Bundayati Jadi Aset Daerah

Kebun Raya Bundayati memiliki luas sekitar 86 hektare. Syarwani menegaskan kawasan tersebut merupakan aset masyarakat Bulungan yang membutuhkan perhatian dan pengelolaan berkelanjutan.

Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai kegiatan yang dapat memperkuat fungsi kebun raya sebagai kawasan konservasi. Penanaman pohon oleh para kepala desa menjadi salah satu bentuk keterlibatan pemerintah desa dalam menjaga kawasan tersebut.

“Kebun Raya Bundayati ini merupakan aset kita bersama. Luasnya sekitar 86 hektare, sehingga tentu membutuhkan perhatian dan dukungan semua pihak agar kawasan ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Syarwani.

Pemkab Bulungan melalui Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pemeliharaan terhadap tanaman yang telah ditanam. Petugas akan memantau pertumbuhan tanaman dan memberikan perawatan sesuai kebutuhan.

Baca Juga:  Belanja Daerah Bulungan Naik Rp28,2 Miliar, Lima Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Syarwani berharap keterlibatan pemerintah desa tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Ia mendorong setiap kepala desa ikut menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan di wilayah masing-masing.

“Saya berharap setelah penanaman ini, kepedulian terhadap lingkungan juga semakin kuat di masing-masing desa. Jadi bukan hanya menanam, tetapi juga bagaimana kita memastikan tanaman tersebut tumbuh dan terus dirawat,” tegasnya.

Kepala Desa Dorong Penanaman Berkelanjutan

Kepala Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Alan Bilung, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap aksi penanaman pohon dapat terus berlanjut dalam berbagai kesempatan.

Baca Juga:  DPUPR-Perkim Kaltara: 2024, Kaltara Penuh Pembangunan Jalan

Menurut Alan, kegiatan tersebut memberikan pesan penting tentang perlunya menjaga lingkungan. Keterlibatan kepala desa juga menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki perhatian terhadap kelestarian alam.

Ia berharap masyarakat ikut menjaga tanaman yang tumbuh di lingkungan desa maupun kawasan konservasi. Dengan cara itu, upaya pelestarian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Sementara itu, Syarwani menilai kegiatan penanaman pohon dapat menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Kita ingin semangat menjaga lingkungan ini terus berjalan. Pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat harus bergerak bersama agar kekayaan alam dan keanekaragaman hayati Bulungan tetap terpelihara,” pungkasnya.

Melalui penanaman pohon endemik tersebut, Pemkab Bulungan berharap Kebun Raya Bundayati semakin kaya dengan koleksi tanaman lokal. Selain itu, kawasan tersebut dapat berkembang sebagai ruang konservasi sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat dan generasi muda.

Penulis : Yudistira

Editor : Red/ADV/Diskominfo Bulungan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4.959 PBI BPJS Kesehatan Dialihkan ke Bulungan, Pemkab Siapkan Rp500 Juta
DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi
Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan
Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan
Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan
Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani
Belanja Daerah Bulungan Naik Rp28,2 Miliar, Lima Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:17 WITA

4.959 PBI BPJS Kesehatan Dialihkan ke Bulungan, Pemkab Siapkan Rp500 Juta

Selasa, 22 September 2026 - 10:42 WITA

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi

Kamis, 17 September 2026 - 20:41 WITA

Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Selasa, 15 September 2026 - 19:27 WITA

Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan

Berita Terbaru