Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Sebanyak 74 kepala desa se-Kabupaten Bulungan melakukan aksi penanaman pohon dan buah endemik di Kebun Raya Bundayati, Tanjung Selor, Kalimantan Utara. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keanekaragaman hayati sekaligus memperkuat kepedulian terhadap lingkungan. Rabu (22/07/2026).
Bupati Bulungan Syarwani mengatakan penanaman pohon menjadi rangkaian kegiatan retret kepala desa se-Kabupaten Bulungan yang berlangsung pada 19–23 Juli. Setiap kepala desa membawa tanaman khas dari wilayah masing-masing untuk ditanam di kawasan Kebun Raya Bundayati.
“Kegiatan penanaman ini merupakan bagian dari rangkaian retret kepala desa se-Kabupaten Bulungan. Masing-masing kepala desa membawa tanaman khas dari wilayahnya untuk kita tanam bersama di Kebun Raya Bundayati,” ujar Syarwani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Beragam jenis pohon dan buah lokal ikut menghiasi kawasan kebun raya. Tanaman tersebut berasal dari spesies khas Kabupaten Bulungan maupun Kalimantan Utara.
Lestarikan Tanaman Khas Daerah
Salah satu tanaman yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut ialah buah lepiu. Tanaman ini menjadi maskot Kebun Raya Bundayati sekaligus bagian dari kekayaan hayati khas daerah.
Syarwani menilai penanaman tanaman lokal memiliki nilai penting bagi upaya konservasi. Pemerintah daerah ingin memastikan tanaman khas Bulungan tetap dikenal dan terjaga keberadaannya.
“Kita ingin tanaman-tanaman lokal yang ada di desa masing-masing tetap kita jaga. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan hayati yang kita miliki,” katanya.
Menurut Syarwani, setiap desa memiliki potensi tanaman yang berbeda. Keragaman tersebut menjadi kekayaan yang dapat memperkuat identitas daerah apabila pemerintah dan masyarakat merawatnya secara bersama-sama.
“Setiap desa tentu memiliki tanaman atau buah khas masing-masing. Ini menjadi kekayaan Bulungan yang harus kita rawat, sehingga generasi berikutnya masih bisa mengenal dan melihat tanaman endemik yang tumbuh di daerah kita,” ungkapnya.
Kebun Raya Bundayati Jadi Aset Daerah
Kebun Raya Bundayati memiliki luas sekitar 86 hektare. Syarwani menegaskan kawasan tersebut merupakan aset masyarakat Bulungan yang membutuhkan perhatian dan pengelolaan berkelanjutan.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong berbagai kegiatan yang dapat memperkuat fungsi kebun raya sebagai kawasan konservasi. Penanaman pohon oleh para kepala desa menjadi salah satu bentuk keterlibatan pemerintah desa dalam menjaga kawasan tersebut.
“Kebun Raya Bundayati ini merupakan aset kita bersama. Luasnya sekitar 86 hektare, sehingga tentu membutuhkan perhatian dan dukungan semua pihak agar kawasan ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” jelas Syarwani.
Pemkab Bulungan melalui Dinas Lingkungan Hidup akan melakukan pemeliharaan terhadap tanaman yang telah ditanam. Petugas akan memantau pertumbuhan tanaman dan memberikan perawatan sesuai kebutuhan.
Syarwani berharap keterlibatan pemerintah desa tidak berhenti pada kegiatan penanaman. Ia mendorong setiap kepala desa ikut menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan di wilayah masing-masing.
“Saya berharap setelah penanaman ini, kepedulian terhadap lingkungan juga semakin kuat di masing-masing desa. Jadi bukan hanya menanam, tetapi juga bagaimana kita memastikan tanaman tersebut tumbuh dan terus dirawat,” tegasnya.
Kepala Desa Dorong Penanaman Berkelanjutan
Kepala Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Alan Bilung, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia berharap aksi penanaman pohon dapat terus berlanjut dalam berbagai kesempatan.
Menurut Alan, kegiatan tersebut memberikan pesan penting tentang perlunya menjaga lingkungan. Keterlibatan kepala desa juga menunjukkan bahwa pemerintah desa memiliki perhatian terhadap kelestarian alam.
Ia berharap masyarakat ikut menjaga tanaman yang tumbuh di lingkungan desa maupun kawasan konservasi. Dengan cara itu, upaya pelestarian tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.
Sementara itu, Syarwani menilai kegiatan penanaman pohon dapat menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Kita ingin semangat menjaga lingkungan ini terus berjalan. Pemerintah kabupaten, pemerintah desa, dan masyarakat harus bergerak bersama agar kekayaan alam dan keanekaragaman hayati Bulungan tetap terpelihara,” pungkasnya.
Melalui penanaman pohon endemik tersebut, Pemkab Bulungan berharap Kebun Raya Bundayati semakin kaya dengan koleksi tanaman lokal. Selain itu, kawasan tersebut dapat berkembang sebagai ruang konservasi sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat dan generasi muda.
Penulis : Yudistira
Editor : Red/ADV/Diskominfo Bulungan









