Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan mengumpulkan 74 kepala desa dalam kegiatan retreat yang berlangsung di Tanjung Selor. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah ingin memperkuat kapasitas aparatur desa sekaligus menyamakan arah pembangunan desa dengan program pembangunan kabupaten. Senin (20/09/2026).
Para peserta menerima pembekalan tentang kepemimpinan, tata kelola pemerintahan, pengelolaan keuangan desa, pelayanan publik, hingga penguatan integritas. Pemkab Bulungan juga menghadirkan sejumlah instansi untuk memberikan materi dan berbagi pengalaman kepada para kepala desa.
Bupati Bulungan Syarwani menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan penuh dari pemerintah desa. Menurutnya, desa memiliki peran penting karena bersentuhan langsung dengan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Retreat ini kami laksanakan sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa. Kami ingin memastikan setiap program pembangunan daerah mendapat dukungan dari pemerintah desa sehingga pelaksanaannya berjalan selaras,” kata Syarwani saat membuka Retreat Kepala Desa se-Bulungan, Senin.
Ia menilai kepala desa memegang peran strategis dalam menjalankan pemerintahan sekaligus mendorong pembangunan di wilayahnya.
“Kepala desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Karena itu, kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, dan pemahaman regulasi harus terus diperkuat,” ujarnya.
Fokus pada Tata Kelola dan Keuangan Desa
Dalam retreat tersebut, Pemkab Bulungan menempatkan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan desa sebagai salah satu materi utama.
Syarwani mengatakan kepala desa harus memahami aturan dan mampu mengelola anggaran secara terbuka. Langkah itu penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran administrasi.
“Forum ini bukan sekadar peningkatan kapasitas, tetapi juga memperkuat komitmen kepala desa dalam menjalankan pemerintahan yang baik serta mengelola keuangan desa secara akuntabel,” tegasnya.
Ia meminta seluruh kepala desa mengutamakan prinsip transparansi dalam setiap program pembangunan yang menggunakan dana desa.
Selaraskan Pembangunan Desa dengan Visi Bulungan
Pemkab Bulungan juga mengarahkan para kepala desa untuk mendukung visi daerah, yaitu Berdaulat dan Unggul melalui Pembangunan Hijau yang Berkelanjutan.
Menurut Syarwani, desa tidak dapat bergerak sendiri tanpa keterhubungan dengan program pemerintah daerah. Karena itu, pemerintah kabupaten terus mendorong koordinasi dan kolaborasi hingga tingkat desa.
“Pembangunan desa harus berjalan seiring dengan visi pembangunan daerah. Desa tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus menjadi bagian dari upaya bersama membangun Bulungan yang lebih maju dan berkelanjutan,” katanya.
Ia juga mengajak pemerintah desa memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat proses administrasi.
Bupati Ingatkan Pentingnya Menjaga Amanah
Dalam kesempatan tersebut, Syarwani kembali mengingatkan kepala desa agar menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa masyarakat memberikan kepercayaan besar kepada pemerintah desa.
“Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga. Kepala desa harus mengelola pemerintahan secara transparan, akuntabel, menaati peraturan perundang-undangan, dan menghadirkan solusi bagi setiap persoalan masyarakat,” ucapnya.
Menurut dia, integritas menjadi fondasi utama dalam menciptakan pemerintahan desa yang bersih dan profesional.
Jadi Wadah Bertukar Pengalaman Antar Desa
Retreat yang mengusung tema “Madu Ngempada Tenguyun Berdesa” itu juga membuka ruang diskusi antar kepala desa. Para peserta dapat berbagi pengalaman, tantangan, dan strategi pembangunan yang berhasil diterapkan di wilayah masing-masing.
Syarwani berharap forum tersebut mampu melahirkan berbagai inovasi baru yang dapat diterapkan di desa lain.
“Saya berharap para kepala desa dapat memanfaatkan forum ini untuk saling belajar, bertukar gagasan, dan melahirkan inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.
Libatkan Banyak Instansi
Selama kegiatan berlangsung, para kepala desa menerima materi dari Kodim 0903/Bulungan, Polresta Bulungan, Kejaksaan Negeri Bulungan, Inspektorat, Bappeda dan Litbang Bulungan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta sejumlah mitra pembangunan.
Materi tersebut mencakup regulasi pemerintahan desa, pengelolaan keuangan, pelayanan publik, pengawasan pemerintahan, dan pengembangan potensi desa berbasis inovasi.
Pemkab Bulungan berharap para kepala desa segera menerapkan hasil pembelajaran tersebut di wilayah masing-masing. Langkah itu diharapkan dapat memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mempercepat pembangunan dari tingkat desa.
Penulis : Yudistira
Editor : /Red/ADV/Diskominfo Bulungan










