ASN Kukar Didorong Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun untuk Pengembangan Kompetensi

- Redaksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala BKPSDM Kutai Kartanegara, Rendra Abadi.

Foto: Kepala BKPSDM Kutai Kartanegara, Rendra Abadi.

Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) didorong terus memenuhi kebutuhan pembelajaran tahunan sebagai bagian dari pengembangan kompetensi. Jumat (23/10/2026).

Salah satu poin yang disampaikan Kepala BKPSDM Kukar, Rendra Abadi, adalah pembelajaran sebanyak 20 jam pelajaran (JP) dalam setahun melalui berbagai kegiatan, termasuk seminar dan kegiatan pengembangan kompetensi lainnya.

Rendra menjelaskan, JP atau jam pelajaran merupakan satuan untuk menghitung bobot pembelajaran yang diperoleh peserta dalam suatu kegiatan. Satuan ini digunakan untuk mencatat beban pembelajaran, sedangkan durasi waktu sebenarnya mengikuti ketentuan penyelenggara kegiatan.

Ia menerangkan bahwa setiap seminar atau kegiatan pembelajaran dapat memiliki bobot berbeda. Ada kegiatan dengan bobot 1 JP, 1,5 JP, hingga 2 JP.

Dengan mengikuti sejumlah kegiatan yang relevan, ASN dapat mengumpulkan jam pembelajaran secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan tahunan.

“Jadi satu-satu sertifikat itu ada yang 2 JP, ada yang 1,5 JP, jadi 20 JP dalam setahun,” kata Rendra,

Ia menambahkan, kegiatan pembelajaran yang dimaksud berada di luar pendidikan dan pelatihan kedinasan. Karena itu, ASN dapat memanfaatkan berbagai kesempatan pengembangan diri dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku serta kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan kompetensi.

Baca Juga:  DPRD Berau Tegas: Perumda Bhakti Praja Hanya Jalan di Tempat, Perlu Evaluasi Serius

Sertifikat dapat membantu mendokumentasikan keikutsertaan dan riwayat pembelajaran ASN. Dokumentasi tersebut juga mendukung pemetaan kompetensi aparatur dan menjadi salah satu unsur yang berkaitan dengan proses manajemen talenta.

Baca Juga:  Pemkab Kukar Dorong Pelaku Usaha Gunakan BBM Nonsubsidi untuk Dukung Kebutuhan Masyarakat

BKPSDM Kukar mendorong ASN memanfaatkan kesempatan belajar secara berkelanjutan agar kompetensi yang dimiliki terus berkembang seiring kebutuhan organisasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Terakhir, Rendra menegaskan bahwa pemenuhan jam pembelajaran merupakan bagian dari pengembangan diri ASN.

“Dalam ASN itu 20 JP dalam setahun, dia harus mengikuti pembelajaran 20 JP dalam setahun,” tutupnya.

(ADV/Diskominfo Kukar)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik
Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu
MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa
Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif
Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi
Pemkab Kukar Siapkan Aset di Bukit Biru untuk Pembangunan Gudang Bulog 2027

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Bupati Kukar Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi untuk Dukung Kukar Idaman Terbaik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:35 WITA

Kukar Siapkan Permohonan Alokasi Gas untuk Dukung Nelayan dan Kawasan Industri Marangkayu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:00 WITA

ASN Kukar Didorong Penuhi 20 Jam Pelajaran per Tahun untuk Pengembangan Kompetensi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WITA

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Berita Terbaru