Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menyiapkan aset daerah di kawasan Timbau, Bukit Biru, sebagai lokasi pembangunan gudang Bulog yang direncanakan pada 2027. Pemilihan lokasi mempertimbangkan akses distribusi, ketersediaan fasilitas pendukung, serta risiko banjir. Rabu (21/10/2026).
Asisten III Setkab Kukar, Dafip Haryanto, mengatakan penyediaan lokasi tersebut merupakan bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap program pembangunan gudang Bulog yang ditawarkan pemerintah pusat.
Menurut Dafip, lokasi pembangunan harus memenuhi sejumlah persyaratan agar dapat menunjang penyimpanan dan distribusi logistik maupun bahan pangan. Di antaranya, lokasi tidak rawan banjir, mudah dijangkau untuk distribusi, serta memiliki ketersediaan listrik dan air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang penting, lokasinya tidak banjir dan memiliki akses yang mudah untuk distribusi. Selain itu, harus tersedia sarana pendukung seperti listrik dan air,” ujar Dafip.
Ia menjelaskan, sebelumnya terdapat dua alternatif lokasi yang dipertimbangkan, yakni di Tenggarong dan Kecamatan Kembang Janggut. Namun, lokasi di Kembang Janggut tidak direkomendasikan karena memiliki potensi banjir yang terjadi secara periodik.
“Namun, lokasi di Kembang Janggut tidak direkomendasikan karena berpotensi mengalami banjir,” jelasnya.
Dengan mempertimbangkan aspek tersebut, aset daerah di kawasan Timbau, Bukit Biru, menjadi salah satu lokasi yang dipertimbangkan untuk pembangunan gudang Bulog.
Dafip menambahkan, proses administrasi hibah aset masih perlu diselesaikan sebelum lahan diserahkan kepada pemerintah pusat melalui Bulog.
Pemkab Kukar menargetkan pengajuan persetujuan kepada DPRD dapat dituntaskan dalam dua bulan, sehingga persiapan pembangunan pada 2027 dapat berjalan sesuai rencana.
(Adv/Diskominfo Kukar)










