Pemkab Kukar dan Pemkot Samarinda Satukan Langkah Tangani Persoalan Aliran Air Loa Janan Ulu

- Redaksi

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wali Kota Samarinda Andi Harun serta kepala PU Kukar, Wiyono.

Foto: Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dan Wali Kota Samarinda Andi Harun serta kepala PU Kukar, Wiyono.

Lintasjejaring.com, Kutai Kartanegara – Penanganan persoalan aliran air di Desa Loa Janan Ulu, Kecamatan Loa Janan, akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan sejumlah pihak. Sabtu (03/10/2026).

Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dan Pemerintah Kota Samarinda terlebih dahulu menyiapkan langkah pengendalian melalui pemasangan pintu air.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam kunjungan lapangan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peninjauan menjadi bagian dari upaya melihat langsung kondisi aliran air dan mencari penanganan yang dapat diterapkan dalam waktu dekat.

Aulia menyampaikan persoalan debit air menjadi salah satu hal yang perlu dikendalikan. Saat air pasang, sekitar 70 persen wilayah Desa Loa Janan Ulu dapat terendam. Risiko tersebut dinilai dapat meningkat ketika curah hujan bertambah.

“Kami menginginkan agar debit air tidak bertambah, terutama ketika curah hujan meningkat. Karena itu, tadi disarankan untuk memasang pintu air,” ungkap Aulia.

Pintu air tersebut ditempatkan sebagai solusi jangka pendek. Pemerintah tetap menyiapkan penanganan yang lebih panjang melalui normalisasi sungai, sehingga pemasangan fasilitas pengendali aliran bukan menjadi satu-satunya langkah penyelesaian.

Baca Juga:  Pemkab Bulungan Resmi Hentikan WFH ASN, Pelayanan Publik Jadi Pertimbangan

Di sisi lain, Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan pengoperasian pintu air nantinya akan melihat situasi di lapangan. Sebelum normalisasi terlaksana dan kondisi aliran mendukung, pintu tersebut akan ditutup.

“Untuk jangka pendek, solusi terhadap polemik yang selama ini terjadi adalah pemasangan pintu air. Selama kegiatan normalisasi sungai belum berjalan dan kondisi aliran masih belum mendukung, pintu air tersebut akan ditutup,” jelas Andi Harun (AH).

Pada tahap berikutnya, pemerintah akan membicarakan kebutuhan normalisasi sungai sekaligus persoalan sosial yang mungkin menyertainya. Pembahasan dapat mencakup kemungkinan relokasi maupun pergantian bagi masyarakat yang terdampak.

Baca Juga:  Komisi IV Dorong Sosialisasi Pencegahan Kekerasan Tetap Berjalan, Meski Anggaran Terbatas

Pemprov Kaltim akan mengambil peran sebagai leading sector dalam penanganan tersebut. Koordinasi juga melibatkan Pemkab Kukar, Pemkot Samarinda dan BWS.

Baca Juga:  Masalah Banjir Belum Teratasi, DPRD Samarinda Akan Panggil Dinas PUPR untuk Evaluasi

Dari sisi pembiayaan, Pemprov Kaltim telah menyatakan kesanggupan mengalokasikan anggaran fisik, sedangkan BWS akan mendukung pembahasan teknis.

Menurut AH, penyelesaian langkah awal perlu dilakukan terlebih dahulu agar polemik yang berkembang di masyarakat tidak berlarut. Penanganan tetap berjalan, sementara pengoperasian pintu air menunggu kondisi di lokasi kembali normal.

“Untuk saat ini, kita selesaikan terlebih dahulu persoalan jangka pendek agar polemik di tengah masyarakat dapat berakhir. Kegiatan tetap berjalan, tetapi fungsinya tidak akan dioperasikan sampai kondisi di lokasi kembali normal,” pungkasnya.

(Adv/Diskominfo Kukar)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPMD Kukar Mulai Sosialisasikan Tata Cara Usulan Pembentukan Desa Baru di Marang Kayu
Penyaluran Mulai Berjalan DPMD Kukar Mulai Kawal Program RT-KU Terbaik
Dinkes Kaltim Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Pendampingan Sasar 24 Faskes di Empat Daerah
Akhir Tahun 2026, Bupati Kukar Prioritaskan Program Internet Jangkau Seluruh Desa
Dispora Kukar Pastikan Perawatan Stadion Aji Imbut Tetap Berjalan Sesuai Kontrak
Bupati Kukar Minta Realisasi Anggaran Tetap Berpijak pada Program
DLH Samarinda Ultimatum Pengusaha Tahu di Lempake, Sepekan Wajib Benahi Limbah
Pemkab PPU Dorong Bandara IKN Jadi Komersial, Jembatan Riko dan Pelabuhan Nenang Ikut Diajukan

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:52 WITA

DPMD Kukar Mulai Sosialisasikan Tata Cara Usulan Pembentukan Desa Baru di Marang Kayu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:43 WITA

Pemkab Kukar dan Pemkot Samarinda Satukan Langkah Tangani Persoalan Aliran Air Loa Janan Ulu

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:48 WITA

Penyaluran Mulai Berjalan DPMD Kukar Mulai Kawal Program RT-KU Terbaik

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:46 WITA

Dinkes Kaltim Perkuat Penanganan HIV/AIDS, Pendampingan Sasar 24 Faskes di Empat Daerah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:05 WITA

Dispora Kukar Pastikan Perawatan Stadion Aji Imbut Tetap Berjalan Sesuai Kontrak

Berita Terbaru