Kualitas Udara Capai 117,5, Pemkab Bulungan Hentikan Sekolah Tatap Muka

- Redaksi

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Pemkab Bulungan mengadakan rapat terkait dengan rencana BDR pada Minggu (30/08/2026) malam.

Foto: Pemkab Bulungan mengadakan rapat terkait dengan rencana BDR pada Minggu (30/08/2026) malam.

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan menghentikan sementara pembelajaran tatap muka di seluruh satuan pendidikan mulai PAUD, TK, SD hingga SMP. Kebijakan tersebut menyusul memburuknya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Senin (31/08/20206).

Pemkab Bulungan mulai menerapkan kebijakan tersebut pada Senin (31/08/2026). Selama kebijakan berlangsung, siswa mengikuti pembelajaran melalui sistem Belajar Dari Rumah (BDR).

Pemkab Bulungan menerapkan BDR setidaknya selama tiga hari. Pemerintah akan melihat perkembangan kondisi udara sebelum menentukan langkah berikutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan pemerintah mengambil keputusan tersebut untuk melindungi kesehatan anak-anak dari dampak buruk kabut asap.

“Kualitas udara di wilayah Kabupaten Bulungan saat ini masuk dalam kategori tidak sehat akibat kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan,” kata Syarwani.

Kualitas Udara Jadi Pertimbangan

Data yang menjadi dasar pertimbangan pemerintah menunjukkan angka kualitas udara di Bulungan mencapai 117,5 mikrogram per meter kubik. Kondisi tersebut meningkatkan risiko kesehatan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak.

Baca Juga:  150 PNS Bulungan Kantongi Satya Lencana, Syarwani: Ini Bukan Sekadar Penghargaan Masa Kerja

Syarwani bersama Wakil Bupati Bulungan Kilat dan Sekretaris Daerah Risdianto membahas kondisi tersebut dalam Rapat Koordinasi Penanganan Berkelanjutan Antisipasi Karhutla.

Rapat berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Bulungan pada Minggu (30/08/2026) malam. Hasil rapat tersebut kemudian mendorong pemerintah mengambil langkah cepat terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah.

“Mulai hari ini, Senin, seluruh siswa tingkat PAUD, TK, SD hingga SMP melaksanakan pembelajaran dengan sistem Belajar Dari Rumah,” ujar Syarwani.

Pemkab Bulungan meminta satuan pendidikan mengikuti kebijakan tersebut sampai pemerintah mengevaluasi kembali kondisi kualitas udara.

Perusahaan Diminta Turun Tangani Karhutla

Selain melindungi siswa, Pemkab Bulungan juga mengajak pelaku usaha mengambil bagian dalam penanganan karhutla. Pemerintah meminta perusahaan yang beroperasi di Bulungan ikut mencegah sekaligus menangani kebakaran di sekitar wilayah operasional mereka.

Baca Juga:  Syarwani Letakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Serbaguna, Tanda Di Mulainya Pembangunan

Syarwani menegaskan perusahaan perlu mengerahkan sumber daya yang mereka miliki ketika terjadi kebakaran.

“Seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Bulungan diimbau untuk turut membantu melakukan pencegahan atau pemadaman kebakaran,” tegasnya.

Pemkab Bulungan juga meminta perusahaan menyiagakan peralatan pemadam kebakaran. Dengan kesiapsiagaan tersebut, perusahaan dapat membantu petugas ketika api muncul di sekitar wilayah operasional.

“Perusahaan diminta menyiagakan dan mengerahkan alat pemadam kebakaran milik perusahaan,” kata Syarwani.

Pengusaha Diminta Bagikan Masker

Dampak kabut asap tidak hanya mengganggu aktivitas pendidikan. Kondisi udara juga dapat memengaruhi masyarakat yang harus beraktivitas di luar ruangan.

Karena itu, Pemkab Bulungan mendorong para pengusaha menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat. Salah satunya melalui penyediaan masker secara gratis.

“Kami mengimbau seluruh pemilik usaha dan pengusaha untuk turut berpartisipasi secara sosial dengan menyiapkan dan membagikan masker secara gratis kepada masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah juga meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Kondisi cuaca yang kering dapat meningkatkan risiko munculnya titik api baru.

“Masyarakat kami minta terus menjaga lingkungan sekitar, baik di lahan kosong maupun permukiman tempat tinggal,” kata Syarwani.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Selain itu, warga perlu segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di sekitar tempat tinggal atau lahan terbuka.

“Selalu waspadai potensi bahaya kebakaran di tengah kondisi cuaca seperti saat ini,” pungkasnya.

Pemkab Bulungan kini mengarahkan penanganan karhutla pada dua sisi sekaligus. Pemerintah berupaya mengendalikan kebakaran dan asap, sekaligus mengurangi dampaknya terhadap kesehatan masyarakat.

Baca Juga:  Gas 3Kg Kembali Beredar Di Pengecer Di Balikpapan, Akhiri Perburuan Gas Melon

Penulis : Yudistira

Editor : Red/ADV/Diskominfo Bulungan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi
Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan
Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan
Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan
Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani
Belanja Daerah Bulungan Naik Rp28,2 Miliar, Lima Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
Pemkab Bulungan dan TNI-Polri Tanam 2.500 Pohon untuk Jaga Ekosistem

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:42 WITA

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Selasa, 15 September 2026 - 19:27 WITA

Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WITA

Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan

Senin, 14 September 2026 - 18:46 WITA

Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani

Berita Terbaru