DPRD Samarinda Desak Penanganan Karhutla Lebih Serius, Asap Ancam Kesehatan Warga

- Redaksi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Adnan Faridhan.

Foto: Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Adnan Faridhan.

Lintasjejaring.com, Samarinda – DPRD Kota Samarinda meminta pemerintah meningkatkan keseriusan dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), menyusul kemunculan kabut asap yang sempat menyelimuti Kota Tepian. Penanganan dinilai perlu diperkuat melalui langkah pencegahan dan kesiapsiagaan, bukan hanya ketika api sudah membesar. Rabu (07/10/2026).

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Adnan Faridhan, menilai karhutla merupakan persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Selain merusak kawasan yang terbakar, asap yang ditimbulkan juga berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas sehari-hari.

“Persoalan kebakaran hutan ini harus menjadi perhatian bersama. Beberapa hari lalu Samarinda sempat diselimuti kabut asap, sehingga penanganannya tidak bisa dianggap sepele,” kata Adnan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi cuaca kering meningkatkan risiko kebakaran, terutama apabila masih terdapat aktivitas pembakaran terbuka yang tidak terkendali. Karena itu, pemerintah perlu meningkatkan pengawasan di wilayah rawan sekaligus mengedepankan upaya pencegahan.

Baca Juga:  Dispora Kaltim : Menjadi Pemimpin Tidak Dicapai Melalui Proses Yang Instan

Adnan menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan lintas sektor. Pemerintah kota, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta masyarakat perlu mengambil peran sesuai kewenangannya agar kebakaran tidak meluas.

Adnan juga mengingatkan masyarakat agar menghindari pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan. Dalam kondisi kering, api yang awalnya kecil dapat merambat ke vegetasi di sekitarnya dan berkembang menjadi kebakaran yang lebih sulit dikendalikan.

“Kita sama-sama menjaga lingkungan. Jangan membakar lahan atau sampah sembarangan, apalagi sekarang kondisi cuaca sedang kering. Jangan sampai tindakan kecil justru memicu kebakaran yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menilai kesadaran masyarakat menjadi bagian penting dalam menekan potensi munculnya titik api baru. Imbauan tersebut perlu disertai pengawasan dan edukasi berkelanjutan agar warga memahami risiko pembakaran terbuka.

Baca Juga:  Peduli Masyarakat Long Mesangat, Budianto Bulang Gencar Sosialisasikan Perda Ketahanan Keluarga

Di sisi lain, pemerintah diminta memastikan langkah pencegahan berjalan seiring dengan kesiapan petugas dan sarana pemadaman. Dengan demikian, potensi kebakaran dapat diantisipasi sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

Dampak karhutla terhadap kualitas udara juga menjadi perhatian DPRD Samarinda. Kabut asap berpotensi meningkatkan paparan polutan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan masyarakat yang memiliki aktivitas tinggi di luar ruangan.

Baca Juga:  DPRD Berau Ingin Bentuk Pansus, Terkait Persoalan Pertanian Dan Pariwisata

Adnan meminta pemerintah tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga memperhatikan dampak kebakaran terhadap kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kalimantan Timur.

“Pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat perlu lebih serius menangani kebakaran hutan ini. Dampaknya buruk bagi anak-anak, masyarakat secara umum, dan lingkungan kita,” tegasnya.

Ia berharap upaya pencegahan dan penanganan karhutla dilakukan secara berkelanjutan, terutama selama kondisi cuaca masih mendukung terjadinya kebakaran.

(Abi/ADV/DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran
Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat
Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa
Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif
Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi
Pemkab Kukar Siapkan Aset di Bukit Biru untuk Pembangunan Gudang Bulog 2027
Distanak Kukar Siapkan Transfer Pengetahuan Pertanian untuk Warga Binaan SAE Pastarung
Pemkab Kukar Dorong Pelaku Usaha Gunakan BBM Nonsubsidi untuk Dukung Kebutuhan Masyarakat

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:40 WITA

MoU Dinkes dan Disdukcapil Kukar Mudahkan Layanan Administrasi Bayi Baru Lahir, Cangkup KK hingga Akta Kelahiran

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:30 WITA

Kepala Dinskes Dorong Dokter Gigi di Puskesmas Perluas Edukasi Kesehatan ke Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:25 WITA

Peringatan Hari Santri 2026, Sunggono Dukung Pendidikan 2.197 Santri Lewat Penyaluran Beasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:55 WITA

Akhmad Taufik Ingatkan Alumni PMII Kukar Tetap Kritis dan Konstruktif

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Sekda Kukar Sunggono Dorong Penguatan Tata Kelola Perusahaan Daerah dan Koperasi

Berita Terbaru