Layanan Adminduk Mulai Mendekat ke IKN, Disdukcapil PPU Siapkan Perluasan untuk Warga Sepaku

- Redaksi

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Disdukcapil PPU Waluyo.

Foto: Kepala Disdukcapil PPU Waluyo.

Lintasjejaring.com, Penajam – Perkembangan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) ikut mendorong perubahan pola pelayanan publik di Penajam Paser Utara (PPU). Kini, warga Sepaku tidak lagi harus menuju pusat pemerintahan di Penajam hanya untuk mengurus dokumen kependudukan. Senin (05/10/2026).

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PPU telah membuka layanan administrasi kependudukan (adminduk) di Mal Pelayanan Publik (MPP) IKN.

Layanan tersebut sudah berjalan sekitar tiga bulan. Kehadirannya menjadi upaya pemerintah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang tinggal di kawasan Sepaku dan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disdukcapil PPU Waluyo mengatakan seluruh layanan adminduk dibawa ke MPP IKN sehingga masyarakat memiliki alternatif lokasi pelayanan yang lebih dekat.

“Layanan ini kita jalankan secara berkala dan sudah berlangsung tiga bulan. Semua layanan adminduk kita bawa, sehingga warga Sepaku punya akses pelayanan yang lebih dekat,” kata Waluyo.

Tak Hanya KTP, Layanan Adminduk Dibawa ke MPP IKN

Pelayanan yang tersedia tidak terbatas pada satu jenis dokumen. Warga dapat mengurus sejumlah kebutuhan administrasi kependudukan, mulai dari KTP-el, Kartu Identitas Anak (KIA), surat pindah datang hingga akta kematian.

Baca Juga:  Disdikbud Diminta Cepat Tanggap Atasi Masalah Pendidikan, Novan Syahronny: Jangan Tunggu Viral

Dengan begitu, keberadaan layanan di MPP IKN berpotensi mengurangi kebutuhan warga Sepaku untuk menempuh perjalanan menuju kantor Disdukcapil PPU di Penajam.

Namun, untuk saat ini layanan tersebut belum dibuka setiap hari. Disdukcapil masih menerapkan pola pelayanan terbatas, yakni dua hari pada setiap akhir bulan.

Pemerintah daerah masih melihat tingkat kebutuhan masyarakat sekaligus menyesuaikan pelayanan dengan kemampuan anggaran.

Jika Permintaan Tinggi, Layanan Bisa Seminggu Sekali

Terbatasnya jadwal saat ini bukan berarti layanan akan berhenti pada pola tersebut. Disdukcapil PPU membuka peluang menambah frekuensi pelayanan apabila kebutuhan masyarakat semakin besar dan dukungan anggaran memungkinkan.

Baca Juga:  32 Pramuka Bulungan Dilepas ke Jamnas XII 2026, Syarwani Titip Kekompakan dan Nama Baik Daerah

Waluyo menyebut peningkatan frekuensi menjadi salah satu evaluasi dari pelaksanaan layanan di MPP IKN.

“Sekarang kita masih dua hari di akhir bulan. Kalau kebutuhan masyarakat terus terlihat dan anggarannya memungkinkan, kita ingin layanan ini bisa lebih sering, bahkan seminggu sekali,” ujarnya.

Rencana tersebut menunjukkan bahwa keberadaan layanan adminduk di MPP IKN masih dalam tahap pengembangan. Pemerintah tidak hanya membuka titik layanan, tetapi juga mengevaluasi apakah pola tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan warga.

Jika kebutuhan terus meningkat, pelayanan yang semula hanya hadir beberapa hari dalam sebulan berpeluang berubah menjadi layanan mingguan.

Baca Juga:  Mudyat Noor Soal Pasar Petung:  Masih Pertimbangkan Lanjutkan Kerjasama Atau Kelola Mandiri

Tantangan Berikutnya: Warga Harus Tahu

Di tengah upaya mendekatkan pelayanan, masih ada persoalan lain yang perlu diperkuat, yakni penyebaran informasi kepada masyarakat.

Disdukcapil PPU menyebut belum seluruh warga mengetahui bahwa layanan administrasi kependudukan telah tersedia di MPP IKN.

Padahal, MPP IKN tidak hanya menyediakan layanan Disdukcapil. Sejumlah layanan dari instansi lain juga dapat diakses masyarakat, termasuk BPJS, Imigrasi, Taspen serta pelayanan perizinan.

Karena itu, informasi mengenai keberadaan layanan menjadi penting agar fasilitas yang sudah disediakan pemerintah benar-benar dimanfaatkan masyarakat.

Bagi warga Sepaku, kehadiran pelayanan adminduk di kawasan IKN bukan sekadar penambahan lokasi pelayanan. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari penyesuaian pelayanan publik terhadap perubahan pusat aktivitas masyarakat seiring berkembangnya IKN.

(Mat/ADV)

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Disdikbud Kukar Tekankan Kualitas Guru dalam Penguatan Pendidikan Sejak PAUD
Distransnaker Kukar Sebut Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan Baru ke Dunia Kerja
Melalui Disbun Kukar, Korban Kebakaran Melayu dan Loa Ipuh Terima Bantuan CSR Rp150 Juta
Dispora Kukar Atur Akomodasi dan Transportasi Kontingen Porprov 2026
Dispora Kukar Atur Jadwal Latihan Atlet ASN Bersama BKPSDM Jelang Porprov Korpri Kaltim
Bupati Aulia Sebut Bankaltimtara Berperan Besar dalam Pembangunan Kukar
Disdikbud Kukar Perpanjang Pendataan Siswa Korban Kebakaran di Kelurahan Melayu
Kendaraan Rusak Milik Pemkab Kukar Berpeluang Diperbaiki Sebelum Dilelang

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:15 WITA

Disdikbud Kukar Tekankan Kualitas Guru dalam Penguatan Pendidikan Sejak PAUD

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:04 WITA

Distransnaker Kukar Sebut Magang Nasional Jadi Jembatan Lulusan Baru ke Dunia Kerja

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:01 WITA

Melalui Disbun Kukar, Korban Kebakaran Melayu dan Loa Ipuh Terima Bantuan CSR Rp150 Juta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:15 WITA

Dispora Kukar Atur Akomodasi dan Transportasi Kontingen Porprov 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:55 WITA

Dispora Kukar Atur Jadwal Latihan Atlet ASN Bersama BKPSDM Jelang Porprov Korpri Kaltim

Berita Terbaru