Gedung Kantor Bupati Bulungan Belum Jadi Prioritas, Pemkab Fokus Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Bulungan, Syarwani.

Foto: Bupati Bulungan, Syarwani.

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan belum memprioritaskan pembangunan kembali gedung utama Kantor Bupati yang terbakar. Kondisi keuangan daerah menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan penggunaan anggaran. Kamis (30/07/2026).

Pemkab Bulungan memilih mengarahkan anggaran untuk kebutuhan yang lebih mendesak. Pelayanan dasar masyarakat menjadi perhatian utama dalam penyusunan skala prioritas tersebut.

Bupati Bulungan Syarwani mengatakan pemerintah belum menetapkan keputusan mengenai pembangunan kembali gedung utama Kantor Bupati. Pemkab masih melihat kemampuan keuangan daerah sebelum menentukan langkah pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Syarwani, pemerintah harus mengatur anggaran secara hati-hati. Keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat setiap rencana pembangunan perlu menyesuaikan kebutuhan yang paling penting bagi masyarakat.

“Masih banyak kebutuhan masyarakat yang harus didahulukan, terutama pelayanan dasar. Karena itu anggaran daerah harus digunakan sesuai skala prioritas,” ujar Syarwani.

Pemkab Bulungan Siapkan Kajian Kondisi Bangunan

Selain persoalan anggaran, Pemkab Bulungan juga belum menentukan apakah gedung utama tersebut akan direnovasi atau dibangun kembali. Pemerintah terlebih dahulu membutuhkan kajian teknis untuk mengetahui kondisi struktur bangunan pascakebakaran.

Baca Juga:  Miris! Akses Muara Ancalong-Busang Rusak Parah, Budianto Bulang : Ini Jalan Utama Masyarakat, Kenapa Begitu Tidak Layak

Kajian itu akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan berikutnya. Jika struktur bangunan masih memungkinkan, pemerintah dapat mempertimbangkan renovasi. Namun, apabila kondisinya tidak memungkinkan, pembangunan baru menjadi salah satu opsi.

Syarwani menegaskan pemerintah tidak ingin mengambil keputusan tanpa mengetahui kondisi bangunan secara menyeluruh. Karena itu, pemeriksaan struktur menjadi tahap penting sebelum pemerintah menghitung kebutuhan biaya.

“Struktur bangunannya harus diperiksa dulu. Dari hasil kajian itu baru bisa diketahui apakah cukup direnovasi atau memang harus dibangun ulang. Setelah itu baru dihitung berapa kebutuhan anggarannya dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Dengan demikian, Pemkab Bulungan masih menempatkan kajian teknis sebagai langkah awal. Pemerintah kemudian akan menghubungkan hasil kajian dengan kemampuan anggaran daerah.

Aktivitas Pemerintahan Tetap Berjalan

Kebakaran gedung utama Kantor Bupati tidak menghentikan aktivitas pemerintahan di Kabupaten Bulungan. Syarwani bersama jajaran tetap menjalankan tugas pemerintahan meski harus menggunakan sejumlah kantor OPD sebagai tempat bekerja sementara.

Baca Juga:  100 Hari Kerja Gubernur Kaltim, Damayanti Sebut Program Pengentasan Pengangguran Harus Utamakan Kualitas

Pimpinan daerah dan jajaran secara bergantian berkantor di beberapa lokasi. Di antaranya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), serta lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Bulungan.

Kondisi tersebut membuat aktivitas pemerintahan berlangsung dengan pola kerja yang berbeda dari biasanya. Meski demikian, pemerintah tetap menjalankan fungsi koordinasi dan pelayanan kepada masyarakat.

Syarwani bahkan melihat pola kerja tersebut memberikan ruang koordinasi yang lebih dekat dengan perangkat daerah. Kehadiran pimpinan di lingkungan OPD memungkinkan berbagai persoalan dibahas secara langsung.

“Dengan berkantor berpindah-pindah seperti ini, komunikasi dengan perangkat daerah menjadi lebih intens. Berbagai persoalan juga bisa lebih cepat dibahas dan dicarikan solusinya,” katanya.

Pelayanan Publik Tetap Menjadi Perhatian

Pemkab Bulungan memastikan kondisi kantor utama yang belum dapat digunakan tidak mengganggu pelayanan publik. Setiap perangkat daerah tetap menjalankan tugas sesuai fungsi masing-masing.

Baca Juga:  Bonus Ilmu untuk Orang Tua, Damkar Kutim Gelar Pelatihan Singkat Tangani Api

Pemerintah juga meminta seluruh OPD mempertahankan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, aktivitas pemerintahan tetap berjalan meskipun lokasi kerja pimpinan daerah sementara berpindah-pindah.

Di sisi lain, rencana pembangunan kembali gedung utama Kantor Bupati masih menunggu sejumlah tahapan. Pemkab perlu menyelesaikan kajian kondisi bangunan, menghitung kebutuhan anggaran, kemudian menyesuaikannya dengan kemampuan keuangan daerah.

Syarwani menegaskan kebutuhan masyarakat menjadi pertimbangan penting dalam menentukan prioritas anggaran. Pemerintah tidak ingin pembangunan gedung menggeser kebutuhan pelayanan dasar yang masih harus dipenuhi.

Untuk sementara, Pemkab Bulungan melanjutkan aktivitas pemerintahan dari sejumlah OPD. Pemerintah juga tetap membuka ruang untuk menentukan langkah terhadap gedung utama setelah hasil kajian teknis dan kemampuan anggaran tersedia.

Dengan pola tersebut, roda pemerintahan Kabupaten Bulungan tetap berjalan sembari pemerintah menyiapkan keputusan terkait masa depan gedung utama Kantor Bupati yang terbakar.

Penulis : Yudistira

Editor : Red/ADV/Diskominfo Bulungan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi
Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan
Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan
Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan
Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani
Belanja Daerah Bulungan Naik Rp28,2 Miliar, Lima Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
Pemkab Bulungan dan TNI-Polri Tanam 2.500 Pohon untuk Jaga Ekosistem

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 10:42 WITA

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Selasa, 15 September 2026 - 19:27 WITA

Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan

Selasa, 15 September 2026 - 18:14 WITA

Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan

Senin, 14 September 2026 - 18:46 WITA

Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani

Berita Terbaru