Bupati Bulungan Luncurkan AMDK Kayanku, OPD Wajib Utamakan Produk Lokal

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 16:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupatu Kab. Bulungan, Syarwani saat meresmikan AMDK KAYANKU. (Yudis/Bul)

Foto: Bupatu Kab. Bulungan, Syarwani saat meresmikan AMDK KAYANKU. (Yudis/Bul)

Lintasjejaring.com, Tanjung Selor –  Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., bersama Wakil Bupati Kilat, A.Md., meluncurkan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Kayanku di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sabanar Lama, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Peluncuran itu turut dihadiri jajaran DPRD, Forkopimda, dan perangkat daerah. Senin (06/07/2026).

Syarwani menilai Kayanku bukan sekadar produk air minum. Ia menyebut produk tersebut menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mengembangkan ekonomi lokal.

“Kami ingin potensi yang ada di Bulungan memberi manfaat langsung kepada masyarakat. Kayanku menjadi salah satu upaya untuk menggerakkan ekonomi daerah melalui produk lokal,” kata Syarwani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Bulungan memiliki sumber air yang melimpah. Potensi tersebut perlu menghasilkan nilai ekonomi yang lebih besar bagi daerah.

OPD Diminta Gunakan Kayanku

Syarwani meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memakai Kayanku dalam setiap kegiatan resmi pemerintah.

Baca Juga:  Keterlambatan Pembangunan Didepan Mata, DPRD Berau Desak Kekosongan PPK Tipe B Segera Diisi

Ia menegaskan dukungan pemerintah sangat penting untuk memperkuat posisi produk lokal di pasar.

“Mulai bulan Juli 2026, seluruh OPD agar mengutamakan AMDK Kayanku dalam rapat maupun kegiatan kedinasan sebagai bentuk dukungan terhadap produk lokal,” ujarnya.

Ia menjelaskan kebutuhan air minum kemasan di Bulungan selama ini masih bergantung pada produk dari luar daerah.

Setiap hari, ratusan dus air minum masuk ke Bulungan dari Pulau Jawa. Kondisi itu membuat sebagian besar perputaran ekonomi mengalir ke luar daerah.

“Kami melihat konsumsi air minum kemasan sangat tinggi. Karena itu, kami ingin masyarakat memiliki pilihan produk lokal yang berkualitas,” ucapnya.

Perumda dan Perusda Perkuat Kolaborasi

Proses dan produk AMDK KAYANKU.

Perumda Danum Benuanta mengelola proses produksi Kayanku. Sementara itu, Perusda Persada Bulungan Mandiri menangani distribusi dan pemasaran.

Baca Juga:  Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan

Pemerintah daerah berharap kerja sama tersebut mampu memperkuat bisnis daerah dan memperluas pasar produk.

“Kolaborasi ini harus menghasilkan usaha yang sehat, profesional, dan mampu memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” tutur Syarwani.

Ia juga berharap keberadaan Kayanku mampu membuka peluang kerja baru bagi warga Bulungan.

Pasar AMDK Dinilai Sangat Besar

Syarwani optimistis Kayanku memiliki peluang berkembang. Jumlah penduduk Bulungan yang mencapai lebih dari 160 ribu jiwa menjadi pasar potensial bagi produk tersebut.

Karena itu, ia mengajak para pelaku usaha ikut memasarkan Kayanku.

“Kami mengundang pemilik toko, swalayan, hingga jaringan ritel modern untuk bersama-sama memasarkan Kayanku kepada masyarakat,” katanya.

Pemerintah daerah juga menetapkan harga yang kompetitif agar masyarakat lebih mudah menjangkau produk tersebut.

Baca Juga:  Sakirman Ingatkan Kepala Kampung, Jalankan Tugas Dengan Penuh Tanggung Jawab

Kualitas Terjamin, Lingkungan Tetap Jadi Perhatian

Syarwani memastikan Kayanku telah memenuhi berbagai standar yang berlaku. Produk tersebut telah melalui proses perizinan dan pengujian sesuai ketentuan.

Kayanku juga mengantongi standar SNI, izin BPOM, dan sertifikasi halal.

Meski demikian, Syarwani meminta pengelola tidak mengabaikan dampak lingkungan dari penggunaan kemasan plastik.

“Saya meminta pengelola ikut bertanggung jawab terhadap penanganan sampah plastik. Kebersihan lingkungan harus tetap menjadi perhatian utama,” tegasnya.

Ia berharap pengelola menyiapkan langkah konkret untuk mengurangi dampak limbah kemasan. Menurutnya, keberhasilan bisnis harus berjalan seiring dengan upaya menjaga lingkungan.

Dengan peluncuran Kayanku, Pemkab Bulungan ingin memperkuat kemandirian daerah. Pemerintah juga berharap produk tersebut mampu meningkatkan aktivitas ekonomi dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Penulis : Yudistira

Editor : /Red/ADV/Diskominfo Bulungan

Follow WhatsApp Channel lintasjejaring.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4.959 PBI BPJS Kesehatan Dialihkan ke Bulungan, Pemkab Siapkan Rp500 Juta
DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi
Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan
Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker
Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan
Monev RSDSS Tanjung Selor, Kilat Cek Sarana Medis dan Kebutuhan Pelayanan
Pemkab Bulungan Salurkan 15.830 Bibit Sawit dan Kakao, Dorong Produktivitas Petani
Belanja Daerah Bulungan Naik Rp28,2 Miliar, Lima Prioritas Pembangunan Jadi Fokus

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:17 WITA

4.959 PBI BPJS Kesehatan Dialihkan ke Bulungan, Pemkab Siapkan Rp500 Juta

Selasa, 22 September 2026 - 10:42 WITA

DPRD dan Pemkab Bulungan Sahkan Enam Perda, Fokus Percepat Program dan Investasi

Kamis, 17 September 2026 - 20:41 WITA

Tenguyun Fest 2026 Libatkan 30 UMKM, Syarwani Dorong Pelestarian Budaya Bulungan

Kamis, 17 September 2026 - 13:37 WITA

Khawatirkan Kesehatan Masyarakat, Wagub Kaltim Bagikan Langsung 1.500 Masker

Selasa, 15 September 2026 - 19:27 WITA

Pasokan Ayam Potong Bulungan Defisit 6.500 Ekor per Hari, Syarwani Dorong Desa Kembangkan Peternakan

Berita Terbaru